
Setelah Anton memanggil semua bawahannya, mereka langsung pergi ke kota UK ketempat dimana Sekte Badak berada, untuk mengantar tuan besar keluarga Du. Dan sebagian lainnya ditugaskan untuk mencari keberadaan Lin Long. Bagaimanapun juga dendam harus terbalaskan.
Ditempat lain.
Lin Long , Wu Wu dan Angel Lin sudah sampai di kota, mereka membutuhkan perjalanan 1 jam naik taksi online.
' Kak kita cari makan dulu yuk, aku sudah sangat lapar' ucap Wu wu sambil mengusap-usap perutnya yang buncit.
' Kakak ipar juga lapar kan ?' . lanjut Wu Wu menoleh Angel Lin.
Angel Lin mengangguk malu , malu karena Wu Wu memanggilnya kakak ipar , wajahnya memerah ada senyum kecil disana.
Plak !
' Kalo ngomong sembarangan' . Lin Long memukul kepala Wu Wu.
' Aiish main keplak aja , bukannya benar begitu kakak ipar? ' . ucap Wu wu mengusap kepalanya sambil menoleh ke arah Angel Lin meminta pembelaan.
Angel Lin tidak menjawab karena malu , dia menjadi semakin salah tingkah .
' Ditanya malah planga-plongo diam aja ' . gumam Wu wu dalam hati.
' Ayok kita cari makan '. ucap Lin Long mengajak mereka mencari tempat makan.
Setelah mereka berjalan cukup lama mencari tempat makan , akhirnya mereka menemukan tempat makan , cukup besar dan mewah , ada banyak juga orang-orang kalangan menengah keatas makan ditempat itu.
Mereka makan sambil mendengarkan alunan lagu yang dinyanyikan oleh band Cafe . Sungguh suasana yang sangat romantis , bagi mereka yang makan membawa kekasihnya.
Kau yang disana terpisah jarak waktu..
Aku disini merindukan bayangmu..
Mungkin kita harus bisa menahan gejolak..
Tapi kita manusia yang punya hasrat jiwa..
Setiap saat ,setiap waktu ,kuingat dirimu..
Setiap saat ,setiap waktu ,kuingin berjumpa..
Entah kenapa saat Lin Long mendengar lagu ( Kau Yang Terindah by Java Jave ) , yang dibawakan oleh Band Cafe itu , dia menjadi teringat Alice Qin.
__ADS_1
' Apa kabarmu Alice Qin, semoga kau baik-baik saja disana'. ucap Lin Long dalam hati mengingat Alice Qin wanita yang pernah hari-harinya. Walaupun tubuhnya bukan tubuh aslinya tapi ingatan Steven Li sudah menyatu dengan ingatannya.
Begitu juga dengan Wu Wu ,mendengar lagu itu dia menjadi teringat kekasihnya yang dikampung, yah walaupun cinta Monyet.
' Aku mendengarkan lagu ini kok jadi ingat sama Nen Nen ya ' . gumam Wu Wu mengingat kekasihnya yang bernama Nen Nen.
Mereka yang sedang terhanyut dalam lamunan masing - masing , tiba-tiba ada beberapa pemuda yang menghampiri mereka.
' Hay nona cantik , bolehkah kita bergabung ?' ucap seorang pemuda yang wajahnya pas-pasan tapi terlihat tampan karena dia kaya, sambil mengedipkan matanya pada Angel Lin.
Sontak membuat mereka yang masih terhanyut dalam lamunan masing-masing menjadi kaget.
' Apa kamu buta ! , banyak tempat lain kenapa harus disini, buta kamu yah ! 'sahut Wu Wu kesal karena merasa terganggu.
' Hay bocah , aku tidak ngomong sama kamu ! ' bentak pemuda itu.
' Tidak usah membentak begitu , pergi sana ! ' bentak Wu Wu balik .
' Apa kamu tahu siapa aku ! , berani menyuruhku ! ' ucap pemuda itu kesal.
' Memang siapa dirimu?! , tidak penting ! '. sahut Wu wu tidak mau kalah.
' Hohoho...namanya As Su toh , pantas' jawab Wu Wu dengan mengejek.
' Apa maksudmu! ' gertak As Su tangannya sambil mencengkram kerah baju Wu Wu.
'Wow , ingin main kasar denganku ? ' ucap Wu Wu lalu berdiri dari tempat duduknya.
' Tenang kak , MASALAH KECIL ini biar serahkan saja padaku.' ucap Wu wu menoleh Lin Long dan Angel Lin.
Lin Long dan Angel Lin mengangguk sambil tersenyum kecil. Mereka sengaja ingin Wu Wu menyelesaikan masalahnya sendiri, kecuali nanti ada hal yang membahayakan Wu Wu, baru mereka membantu.
Kerena pemuda yang berurusan dengan Wu Wu bukan kultivator sama seperti Wu Wu , jadi mereka tidak perlu kawatir.
Orang-orang yang melihatnya hanya diam saja , mereka tidak ingin ikut campur , karena masalah seperti itu sudah dianggap biasa , bagi orang kota.
' Ingin maju satu-satu apa sekalian , silahkan terserah kalian '. ucap Wu wu percaya diri.
' Hahaha melawan aku saja belum tentu kamu mampu bocah '. sahut As Su mengejek.
' hehe terlalu percaya diri kamu , ayo kita bertarung '. sahut Wu wu sambil mengambil kuda-kuda untuk bertarung.
__ADS_1
Tak mau kalah , As Su langsung melancarkan serangannya , ia langsung menendang Wu Wu.
Bugh !
Tendangannya masih bisa ditangkis oleh Wu Wu , tak mau kalah juga Wu Wu juga balik menendah As Su.
Bugh !
Tendangan Wu Wu juga masih bisa ditangkis oleh As Su. mereka benar seimbang , Walaupun usia baru 14 tahun jauh dari As Su yang berumur 20 , tapi tubuh Wu Wu yang gempal dan ototnya kuat karena sering mencari rumput disawah , jadi bisa mengimbangi kekuatan As Su.
Bugh ! Bugh ! bugh ! ,
Mereka saling serang, saling pukul , saling tendang terus menerus ,tapi masih saling bisa saling tangkis, tapi pada akhirnya Wu wu sedikit lengah.
Bugh !
' Aduh ! ' ucap Wu Wu kaget sambil mundur 5 langkah karena terkena pukulan dari As Su diwajahnya.
' Sial , orang ini kuat juga , kalo begini terus aku bisa kalah nih , hemm ..aku ada akal ' pikir Wu wu sambil menyeringai licik.
As Su yang melihat Wu wu sedang lengah tidak membuang-buang kesempatan ,dia langsung melangkah maju , tapi dia tidak memikirkan pertahanan lagi, karena ingin sekali mengalahkan Wu wu.
Belum sempat As Su sampai ke Wu Wu , tiba-tiba dengan cepat Wu Wu menendang buah Pisang As Su yang tersembunyi didalam celananya.
Bugh ! brakh ! arrkkh !
As Su yang ditendang buah Pisangnya langsung jatuh ketanah menabrak meja . Meronta-ronta kesakitan karena merasa buah Pisangnya akan pecah , As Su nangis kejer .
' Kamu curang aaa, awas kamu yah , aku akan laporkan pada orang tuaku ,aaaa . " ucap As Su nangis kejer , sambil memegang buah Pisang dibalik celananya.
' Hahaha tidak ada kata curang dalam pertarungan, kamu saja yang bodoh .' ucap Wu Wu mengejek .
' Siapa lagi yang akan melawanku sini maju '. lanjut Wu Wu pada teman-teman As Su.
' Kamu Ton lawan dia ,aku tidak berani , As Su saja kalah ,apalagi aku ' . bisik teman As Su yang bernama Dodo kepada temannya yang bernama Tony.
' Aku juga tidak berani , lebih kita bawa pulang saja si As Su ayo' jawab Tony pada Dodo.
' Iya kita bawa pulang saja '. sahut Dodo.
Lalu mereka membawa As Su pulang , sungguh sial nasib As Su , buah pisang satu-satunya yang sangat berharga malah remek ditendang Wu Wu.
__ADS_1