
Alice Qin yang mendengar ucapan Lin Long langsung tersipu malu , bagaimanapun juga ucapan Lin Long masih terasa tabu ditelinganya .
Apakah dia harus telanjang ?.
Apakah dia harus menuruti kemauan pria didepannya ?
Pertanyaan - pertanyaan itu tiba-tiba muncul dibenaknya. Apa yang dia lakukan ? menuruti kah ?
' Kenapa kamu diam sayangku ?, apakah kamu malu ?'. tanya Lin Long membangunkan lamunan Alice Qin.
' Eh tidak , aku cuma..'. jawab Alice Qin yang tidak melanjutkan ucapannya. Dia takut salah ucap .
' Tidak mengapa sayang , apa kamu tidak mandi dulu ?'. lanjut Alice Qin balik bertanya.
' Maunya dimandiin hehe..'. jawab Lin Long genit.
' Aiis ..apa ga bisa mandi sendiri?'. sahut Alice Qin yang masih tidak peka dengan kode yang Lin Long berikan.
' Hadeeh..kamu memang tidak peka '. sahut Lin Long yang langsung me lu mat bibir mungil Alice Qin, membuat Alice Qin kaget.
mmm..
Alice Qin tidak bisa bicara , karena Lin Long terus memainkan lidahnya kedalam mulut Alice Qin. Tanpa memberi kesempatan kepadanya.
ini nikmat !
ini surga !
Alice Qin terkejut .
Alice Qin baru merasakan apa itu ciuman yang sesungguhnya , walaupun dia sudah tahu , tetap diai hanya lihat di film saja.
Tanpa ia sadari ,Alice Qin mulai membalas ciuman Lin Long dan membuat keduanya saling membalas serangan demi serangan.
Melihat isterinya sudah terjebak dalam permainannya , Lin Long tidak berhenti disitu saja , tangan nakalnya mulai bergerilya untuk menyerbu tubuh indah wanita cantik didepannya.
Tangan Lin Long dengan lembut masuk kedalam handuk Alice Qin ,tepatnya berada bagian bawah belakang , dan me re mas nya dengan lembut.
__ADS_1
owh..
Alice Qin mengerang .
Menikmati apa.yang suaminya lakukan, merasakan nikmat yang baru ia dapatkan dan yang tak pernah ia bayangkan.
Malihat Alice Qin yang sudah mulai memuncak , Lin Long tidak sampai disitu saja.
Kemudian tangan kanan Lin Long dengan lembut menelusuri bagian depan isterinya, tepatnya bagian yang terlarang , yaitu lembah suci milik Alice Qin yang dikelilingi bulu - bulu halus yang tumbuh dengan rapi.
Seerr..
Alice Qin sekali lagi dibuat terkejut, usapan lembut tangan Lin Long benar-benar membuatnya tak berdaya , rasanya sangat sulit diungkpan dengan kata-kata .
Walaupun dia pernah melakukannya dengan tangannya sendiri sesekali dalam hidupnya , tapi tetap rasa dan sensasinya berbeda .
Tangan Lin Long terus mengusap dengan lembut lembah surga milik Alice Qin , yang membuat air suci Alice Qin keluar membasahi seluruh area sekitarnya.
' Kamu sangat nakal sayang '. ucap Alice Qin rancu dengan tatapan penuh nafsyu.
' Cepat lakukanlah suamiku ,aku sudah tidak tahan , lakukanlah kewajibanmu '. lanjut Alice membimbing Lin Long keatas ranjang.
' Sekarang bukalah kedua kakimu , agar aku leluasa menghukummu '. Lin Long mengarahkan.
' Ini akan sedikit sakit , kamu harus bertahan , kemudian rasakan hasilnya'. Lin Long memberitahu.
'emm '
Alice Qin mengangguk mengerti.
Setelah Alice Qin sudah siap , kemudian Lin Long mengarahkan pedang besarnya tepat dilubang kecil milik Alice Qin.
Bleesh..
' Aduh sakit '. Alice Qin menjerit pelan.
' Tenang ini tidak lama, bertahanlah '. jawab Lin Long memberi semangat.
__ADS_1
Jleb !
Pyar !
Darah mengalir keluar dari lubang sempit Alice Qin , ketika pedang besar milik Lin Long menacap sepenuhnya.
Lin Long segera mencabutnya dengan lembut , lalu menusuknya lagi pelan-pelan. Lin Long terus melakukan hal itu dengan hati-hati.
' Apakah kamu masih merasakan sakit ?'. Lin Long bertanya.
' Tidak suamiku , sekarang jauh lebih baik, '. jawab Alice Qin jujur.
' Apakah ingin dilanjutkan ?'. Lin Long bertanya.
' Jangan tanyakan itu , kamu sudah tahu jawabannya.' jawab Alice Qin malu - malu.
Beberapa menit kemudian.
' Sayangku , aku ingin pelepasan '. erang Lin Long yang sudah dipuncak.
' Jangan pelepasan dulu suami..
Jangan...suami..
Aku ingin terus...
jangan..aku tidak mau ..
Pinta Alice Qin dengan suara rancu . Walaupun begitu , tetap saja Alice Qin yang melakukan pelepasan terlebih dahulu.
Aahh..
Akhirnya mereka berdua ambruk bersama, dengan cucuran keringat yang membasahi keduanya.
' Sayang '. ucap Alice Qin sembari memeluk Lin Long.
' Iya sayang '. jawab Lin Long singkat.
__ADS_1
' Setelah ini kita pelepasan di kamar mandi ya ?'. sahut Alice Qin tersenyum malu .
' Dengan senang hati '. Lin Long meng ecup lembut kening Alice Qin .