
Ada pepatah baru mengatakan ' Harimau mati meninggalkan Loreng, Gajah mati meninggalkan Gading dan Erik Wang mati meninggalkam Biji'. yang ntah dimana rimbanya. Itulah kiranya kata-kata yang cocok untuk Erik Wang.
Singkat cerita setelah satu minggu kematian Erik Wang , kini keluarga Qin sedang panik , karena masa akhir pelunasan pinjaman Bank telah jatuh tempo .Dan hari ini semua orang sedang berkumpul untuk membicarakan masalah keluarga Qin.
Bagaimanapun juga keluarga Qin harus melunasi pinjaman kepada pihak Bank, menantu yang digadang-gadang untuk bisa menyelamatkan keluarga Qin dari kebangkrutan, malah mati kena Ayan.
Keluarag Wang ternyata tidak mau meminjamkan modal kepada keluarga Qin ,dan tidak memberikan kompensasi sepeserpun kepada Alice Qin mantan menantu keluarga Wang.
' Nenek apa yang harus kita lakukan sekarang, orang-orang Bank hari ini akan datang '. ucap Dono Qin panik , dia adalah keponakan Alice Qin.
Dono Qin termasuk cucu dari menek Elisabet Qin yang paling dimanja , makanya kerjaannya cuma ,tidur, bangun ,mandi ,baca novel, tidur , bangun ,mandi , baca Novel .
' Nenek tidak tahu' . jawab nenek Elisabet menghela nafas berat.
' Alice apa kamu punya kenalan yang bisa menyelamatkan keluarga kita ? ' tanya Elisabet kepada Alice Qin.
' Tidak nek ' . jawab Alice singkat.
__ADS_1
' Nenek , apa nenek ingat tuan Tama direktur perusahaan Utama grup? dia juga menyukai Alice , bagaimana kalau kita minta bantuan dia?. sahut Dono Qin memberitahu .
Nenek Elisabet tidak menjawab pertanyaan Dono Qin, ia diam mengingat-ingat tentang tuan Tama, yang dulu pernah menyukai Alice Qin , pernah juga datang melamar Alice Qin untuk menjadi istri ke sepuluhnya, tetapi ditolak oleh keluarga Qin waktu itu .
Setelah beberapa saat diam , memikirkan tentang tuan Tama, direktur perusahaan Utama grup, sekarang ada senyum licik diwajah nenek Elisabet Qin.
' Alice , kamu adalah harapan kami , kamu lah orang yang bisa menyelamatkan keluarga Qin , apakah nenek boleh minta bantuan padamu?' ucap nenek Elisabet .
' Bantuan apa nek ?, jika aku sanggup ,maka aku akan menyanggupinya.' jawab Alice Qin.
' Tuan Tama dulu pernah menyukaimu ,dan juga pernah melamarmu , keluarga Qin sekarang sedang diujung tanduk ,nenek mohon padamu untuk pergi minta bantuan tuan Tama'. sahut Elisabet Qin memohon.
' Alice kamu adalah satu-satunya harapan ibu dan harapan kami semua, ibu mohon padamu dengarkan apa kata nenek ' . mohon Maria tang pada Alice, dan di iyakan oleh semua keluarga Qin.
Alice Qin menjadi bimbang , dia juga baru kehilangan suami, setidaknya masih dalam masa berkabung, walaupun dia tidak menyukai suaminya, tetapi nenek sudah menyuruh dia untuk mencari laki-laki lain, kasarannya begitu.
Apakah dia akan menuruti keegoisan keluarganya atau tidak , jika menuruti jelas itu akan menyakiti perasaanya sendiri, jika tidak menuruti, maka dia akan di cap sebagai anak yang tidak tahu balas budi. Sungguh pilihan yang sangat berat baginya.
__ADS_1
' Aku baru berkabung nek , aku baru kehilangan suami , apa tidak ada cara lain selain minta bantuan pada tuan Tama?'. jawab Alice sedih.
' Lupakan Erik Wang, yang penting keluarga kita selamat dari kehancuran !' jawab Elisabet kesal.
' Iya Alice , apa kamu tidak kasihan kepada kami ?, apakah kamu ingin keluarga Qin hancur?!' sahut Maria Tang membujuk dan di iyakan oleh semua keluarga Qin.
Alice Qin menjadi semakin bimbang , kenapa semua itu harus terjadi padanya , bagiamanapun dia adalah seorang wanita , yang tidak selayaknya menjadi tulang punggung keluarga , sekuat-kuatnya wanita tetap layaknya menjadi tulang rusuk bukan menjadi tulang punggung, karena itu adalah kodrat wanita dari sang maha pencipta.
Yang seharusnya wanita itu dilindungi ,dicintai dan disayangi , bukan menjadi tameng keluarga.
Kerena desakan semua keluarga Qin , akhirnya Alice Qin menyanggupi permintaan nenek Elisabet Qin. Karena Alice Qin sudah mensetujui permintaan keluaraga Qin dan pihak Bank juga memberi kesempatan satu minggu lagi untuk melunasinya akhirnya pertemuan keluarga dibubarkan, dan mereka pulang kerumah masing-masing.
Dikamar Alice Qin.
Saati ini Alice sedang berbaring sambil memandangi foto Steve dan dirinya, ada air mata yang mengalir diwajah cantiknya ,sungguh apa yang dirasakan Alice saat ini adalah kesedihan yang teramat dalam , itu semua karena disebabkan oleh Keserakahan Keluarga Qin.
' Steve , aku butuh kamu , kenapa HP kamu susah dihubungi ?' gumam Alice sambil menangis.
__ADS_1
' Steve ,aku benar-benar sangat rapuh , aku membutuhkanmu..kamu dimana steve ..hiks,,hiks,hiks..' lanjut Alice yang terus saja menangis , ingin datang ke hotel dimana Steve berada , jelas tidak boleh oleh ibunya , karena hari sudah malam, menghubungi lewat Hp , Hp steve tidak aktif.
Dan yang bisa Alice Qin lakukan saat ini adalah hanya menangis.