Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Permintaan Alice Qin


__ADS_3

Jelas keluarga no 3 di kota Y tidak dianggap keberadaannya, keluarga no 3 dikota Y dianggap keluarga kaya biasa, yang tidak perlu diperhatikan .


Jadi wajar jika Mahesa Lin tidak tahu tentang ada keluarga Qin di kota Y.


-------------------------


Ditempat lain.


Setelah Steven Li cukup puas melihat keindahan kota Y , waktupun sudah sore . Dia memutuskan untuk balik pulang kerumah , tentu saja pulang kerumah Alice Qin.


Sebenarnya dia ragu , mau balik kerumah atau tidak , tapi bagaimanapun besok dia juga akan melakukan proses pencerainnya. Kalau tidur diluar rumah takutnya dibilang mau melarikan diri tidak mau bercerai pikirnya.


Jadi dia memutuskan untuk pulang kerumah Alice Qin saja.


Sesampai dirumah sudah jam 9 malam . Tanpa basa - basi Steven Li langsung masuk kekamarnya. Untung Maria Tang sudah tidur , kalau belum mungkin bakal perang mulut .


Cklek .


Kreeeett..


Alice Qin yang tadi sedang menangis kaget mendengar suara pintu kamar dibuka.


" Kamu kemana saja ? aku kira kamu tidak mau pulang lagi kerumah ." tanya Alice Qin dengan suara serak akibat banyak menangis.

__ADS_1


" Maaf , tadi ada sedikit urusan" jawab Steven Li


" Maafkan aku , yang tidak bisa mempertahankan hubungan ini" kata Alice Qin dengan wajah menunduk disertai isak tangis .


" tidak apa-apa , setiap orang pasti punya pemikiran masing-masing, punya tujuan masing-masing' jawab Steven Li atau Lin Long yang mulai bermain kata-kata.


' apa yang telah mereka ambil keputusan ,pasti ada tujuan yang hanya mereka yang tahu kenapa mereka mengambil keputusan itu ' sambung Steven Li.


' kadang kita butuh pengorbanan untuk mencapai suatu kebahagiaan' lanjut Steven Li


' Tapi aku adalah seorang istri , yang seharusnya selalu ada disamping suami , disaat suka maupun duka' jawab Alice Qin.


' maaf , sebagai seorang istri yang seharusnya wajib selalu ada disamping suami , wajib melayani suami , tapi apa nyatanya, aku memutuskan untuk berpisah denganmu , hanya karena keogisan keluargaku' sambung Alice Qin.


' aku sungguh istri yang durhaka, yang selalu jahat kepadamu, aku sungguh jahat!' lanjutnya sambll menahan tangis.


' mungkin sekarang kita sedang diuji dengan kesusahan , kepahitan hidup , tapi dibalik semua itu ada pelajaran yang bisa kita petik' sambung Steven Li.


' kita akan menusia yang lebih kuat , menjadi manusia yang lebih siap untuk menghadapi cobaan-cobaan yang akan datang, karena hidup ini adalah cobaan ' lanjut Steven Li.


' jadi, kamu tidak perlu terus-terusan terpuruk seperti itu , yakin apa yang menjadi keputusanmu adalah yang terbaik, dan kamu harus iklas menjalaninya' kata Steven Li yang mencoba menguatkan Alice Qin


Sementara waktu suasana menjadi hening , mereka mencoba memikirkan apa yang telah menjadi keputusan mereka, apakah keputusan itu baik atau buruk , bagaimanapun mereka harus siap menjalaninya.

__ADS_1


' Bolehkah aku minta satu permintaan?' tanya Alice Qin memecah keheningan.


'mungkin ini permintaan pertama dan terakhirku' lanjutnya.


' permintaan apa , selagi aku bisa mewujudkannya , pasti aku akan menerimanya' jawab Steven Li.


' aku ingin....' jawab Alice Qin ragu-ragu.


' ingin apa , katakan saja' sahut Steven Li.


' aku ingin ..malam ini kita ..' jawab Alice Qin yang masih ragu-ragu dan ada sedikit rasa malu dihatinya.


" coba katakan yang jelas' sahut Steven Li.


' mungkin ini sangat konyol , tapi aku harus memberanikan diri mengatakanya kepadamu , aku ingin..malam ini kita melakukan kewajiban sebagai pasangan suami istri " jawab Alice Qin dengan wajah memerah karena menahan malu.


' ini adalah permintaan yang mungkin pertama kali dan terakhirku , aku selama ini jahat kepadamu , aku ingin menebus semua kesalahanku dimasa lalu kepadamu ' lanjit Alice Qin sembari menitikan air matanya.


DEG !


Steven Li kaget mendengar permintaan Alice Qin , bagaimana tidak kaget , tak disangka seorang Alice Qin yang bisa mengucapkan permintaan seperti itu , selama ini dia dikenal gadis yang dingin .


Yah , walaupun wajar juga seorang istri minta jatah pada suaminya, itu tidak tabu .

__ADS_1


Tapi yang jadi permasalahanya , Steven Li ini bukan Steven Li yang dulu , Steven Li yang dulu telah mati , sekarang raganya telah ditempati oleh Lin Long.


Jadi wajar jika Lin Long kaget, dia tidak tahu harus berbuat . Apakah dia akan menuruti keinginan Alice Qin ?


__ADS_2