Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Lin Long vs Karin Liu


__ADS_3

Penjelasan Lin Long sangat masuk akal sekali, dia tidak ingin menang dengan mengambil kesempatan Karin Liu yang sedang lelah karena sudah banyak bertarung dengan para kultivator lainnya. Sekaramg waktu istirahat sudah selesai , dan pertandingan akan dimulai lagi. Para penonton yang telah beristirahat untuk mencari makan atau hanya sekedar mengobrol-ngobrol saja kini telah berkumpul kembali untuk menyaksikan pertandingan selanjutnya.


Wush ! tap , tap .


Kini seorang pria paruh baya telah berdiri di arena pertandingan, dia adalah Wasit yang memimpin pertandingan tersebut namanya Ji Ran seorang Grandmaster pengawal pribadi keluarga Liu.


' Apakah kalian sudah siap untuk melanjutkan pertandingan ?!'. teriak pria paruh baya tersebut.


' Jika tidak ada yang ingin bertanding , pertandingan ini akan dianggap telah selesai'. lanjutnya lagi.


Tak ada satupun penonton yang menjawab pertanyaan Wasit tersebut, karena mereka sudah tidak ingin bertarung lagi , jelas percuma saja jika mereka bertarung , seorang jenius seperti Daren Qu saja mudah dikalahkan , apalagi mereka hanya seorang master tingkat awal saja, jelas buang-buang waktu saja.


Wush ! tap , tap .


Kini Karin Liu telah masuk arena dengan bangga dan senyum mengejek pada para penonton pertandingan.


' Ayo siapa lagi yang ingin bertarung denganku !,' teriak Karin Liu dengan keras .


' Jika kalian tidak ada yang ingin bertarung denganku berarti kalian hanya sekedar sampah tak berguna !'. lanjut Karin Liu sembari mengacungkan jempol kebawah.


Wu Wu yang mendengar keangkuhan Karin Liu menjadi kesal, dia langsung menoleh kearah Lin Long dan menyuruhnya untuk keatas pertandingan melawan Karin Liu.


' Kak ! ayo , cepat kesana , jangan diam saja, malah planga - plongo !' . ucap Wu wu greget.


Mendengar ucapan Wu Wu , Lin Long mengangguk dan langsung pergi kearah arena pertandingan dengan santainya, orang-orang yang melihat Lin Long berjalan dengan santainya melihatnya dengan tatapan jijik, ada juga yang melihatnya dengan wajah kasian dan ada juga yang terpana dengan ketampanan Lin Long , terutama para penonton wanita, tak terkecuali Karin Liu pun terpana dengan ketampanan Lin Long.

__ADS_1


' Pemuda itu sepertinya ingin menyerahkan nyawanya saja , kasian '. ucap seorang penonton.


' Iya , kasian , baru operasi plastik malah , ntar hancur tuh mukanya '. sahut pemuda lainnya.


' Aduh ngapain ikut pertandingan ini , mending sama aku aja , hehe' . ucap seorang wanita yang terpana melihat ketampanan Lin Long.


' Aku juga mau kok dimadu hehe'. sahut seorang wanita temannya yang lain.


Sementara itu Lin Long sudah sampai diatas arena , kini dia sedang berhadapan dengan Karin Liu , dia menatap Karin Liu dengan wajah datar, Karin Liu yang ditatap Lin Long menjadi sedikit salah tingkah, ada perasaan campur aduk dihatinya , apakah itu dinamakan cinta pada pandangan pertama? , semua itu hanya Karin Liu yang tahu.


' Apakah kamu akan mengikuti pertandingan ini anak muda ?'. kata Ji Ran memastikan Lin Long.


' Iya '. jawab Lin Long singkat.


' Kalo begitu apakah nona Liu sudah siap ?'tanya Ji Ran pada Karin Liu, Karin Liu tidak menjawab karena dia masih terpana dengan ketampanan Lin Long.


'I iya aku siap '. jawab Karin Liu sedikit tersadar dalam lamunannya.


' Tidak perlu membuang waktu, hari mulai sore. sebaiknya pertandingan segera dimulai saja'. sahut Ji Ran .


' Apakah kalian siap ?! '. lanjutnya memastikan.


' Siap '. jawab Lin Long dan Karin Liu serempak.


' Mulai !'. teriak Ji Ran mempersilahkan mereka bertarung dan langsung pergi dari arena pertandingan.

__ADS_1


' Sebaiknya kamu hati-hati langsung saja gunakan teknik terkuatmu '. ucap Karin Liu pada Lin Long .


Lin Long tidak menjawabnya , dia hanya tersenyum saja , melihat seperti diremehkan oleh Long , nona Liu menjadi sedikit geram dan wajahnya menjadi jelek , tak perlu buang-buang waktu Karin Liu langsung menyerang Lin Long .


Wush ! , wush ! , Wush !.


Serangan Karin Liu yang kuat sangat mudah dihindari oleh Lin Long , melihat serangan Karin Liu yang bertubi-tubi , Lin Long tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya , seperti orang yang sedang mempermainkan anak kecil, Lin Long menganggap serangan Karin Liu sangat lambat seperti siput.


Melihat Lin Long meremehkannya Karin Liu kini menjadi sangat geram , ia sangat marah baru kali ini dipermainkan lawannya, tanpa menunggu lama dengan marah Karin Liu mengeluarkan jurus andalannya.


Teknik Tinju Api !


Wush !


BOOOM !


Serangan Karin Liu tidak mengenai Lin Long , padahal Lin Long hanya bergeser sedikit , serangan Karin Liu hanya mengenai Formasi pembatas .


' Ternyata ada orang yang bisa mengimbangi puteriku'. ucap tuan Kota ayah Karin Liu, Franks Liu.


' Bukan mengimbangi lagi tuan , tapi jauh diatas nona Liu .' sahut Ji Ran memberi tahu Franks Liu.


' Apakah pemuda itu masih menyembunyikan kekuatannya ?'. tanya Franks Liu pada Ji Ran.


' Jelas sekali tuan , jika pemuda itu serius ,mungkin hanya satu jurus saja , nona Liu langsung bisa dikalahkan, itu juga belum tentu pemuda itu mengeluarkan seluruh kekuatanya'. jawab Ji Ran.

__ADS_1


' Aku yakin pemuda itu sangat mengerikan'. lanjut Ji Ran memastikan.


__ADS_2