
Setelah menjelaskan semuanya kini Erik Wang hanya berharap istri yang sangat dicintainya bisa memaafkan dia, Erik Wang hanya bisa pasrah , bagaimanapun yang namanya pernikahan butuh bahagia Lahir dan Batin.
Bagaimana mungkin pernikahan bisa bahagia jika salah satunya tidak saling melengkapi, Banyak harta tapi punya pasangan yang cacat seperti Erik Wang yang tidak punya Biji, mana ada wanita yang mau , adapun seandainya ada yang mau ,bisa saja dia ada laki-laki lain yang bisa memuaskan hasratnya diluar rumah.
Dan juga sebaliknya. Jika punya suami yang punya biji sekuat paku bumi pun kalau tidak menafkahi lahir ya sama saja, apa pernikahan itu hanya tentang bercocok tanam saja? Maka dari itu kebahagiaan dalam pernikahan itu harus memenuhi Lahir dan Batin. Jika salah satunya tidak ada, maka akan susah untuk menjadi keluarga yang bahagia dan sejahtera.
Alice Qin yang mendengar semua penjelasan dari Erik Wang yang diam terpaku , dia bingung harus bagaimana , mau marahpun itu semua sudah terjadi , seandainya Erik Wang jujur dari dulu mungkin Alice sudah memutuskan pertunangannya, tapi nasi sudah menjadi bubur , mau bagaimana lagi.
Alice Qin yang masih terdiam tiba-tiba melihat tubuh Erik Wang terjatuh tersungkur, lalu kejang-kejang dan mulutnya keluar busa.
' Erik , Erik kamu kenapa Erik ! ' teriak Alice panik.
Erik masih terus kejang-kejang dan busa dimulutnya semakin banyak .
' Ibu ! Ibu tolong bu !, ini Erik kenapa ! ' teriak Alice pada Maria Tang ibunya.
Maria Tang yang sedang santai nonton TV dikamar tengahpun sontak kaget mendengar teriakan Alice Qin dalam kamarnya.
' Ada apa nak ! ' jawab Maria Tang yang segera berlari menuju kamar Alice Qin.
Setelah Maria Tang membuka pinta kamar , dia langsung kaget melihat Erik Wang yang sedang kejang-kejang dan keluar busa dari mulutnya.
' Kenapa Erik nak ! ' teriak Maria Tang panik.
__ADS_1
' Tidak tahu bu , tiba-tiba dia terjatuh dan seperti itu ! ' jawab Alice menjelaskan.
' Ayo kita cepat bawa kerumah sakit !' sahut Maria Tang.
Lalu Maria Tang berlari keluar ke garasi untuk menyiapkan mobil , setelah itu dia dan Alice mengangkat Erik ke mobil dan membawanya kerumah sakit terdekat.
Setelah sampai dirumah sakit terdekat , Erik Wang langsung dibawa keruang gawat darurat, untuk ditangani para dokter. Tidak berapa keluarga Erik Wang pun datang. setelah Alice menghubungi mereka.
' Tadi bagaimana ceritanya Alice ?! ' tanya Antonio Wang ayah Erik Wang dengan panik.
' Tidak tahu ayah , tiba-tiba Erik terjatuh kejang-kejang dan keluar busa ' jawab Alice.
Antonio Wang diam saja , karena dia sudah tahu kalau anaknya punya riwayat penyakit Ayan. Akhirnya semua keluarga menunggu Erik dengan cemas.
' Bagaimana keadaan anakku dok !' ucap Antinio Wang panik kepada dokter yang menangani Erik Wang.
' Maaf tuan , kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan sebaik mungkin , anda harus merelakan anak baoak'. ucap dokter yang menangani Erik Wang.
' Maksud anda bagaimana ?! . sahut Antonio Wang semakin panik.
' Anak anda nyawanya tidak bisa ditolong , karena pembuluh darah diotaknya pecah , bapak yang iklas ya?' ucap dokter itu sambil menepuk pundak Antonio Wang lalu pergi.
BUUUUM !
__ADS_1
Mendengar pernyataan dokter , semuanya kaget ,dari keluarga Erik Wang maupun keluarga Alice Qin, isak dan tamgispun pecah , kecuali hanya Alice yang hanya diam mematung , dia bingung harus bagaimana, mau sedih atau bahagia, oleh sebab itu ia hanya diam tidak bereaksi apa-apa.
Singkat saja , setelah urusan dirumah sakit seleasi ,akhirnya mereka membawa Erik Wang pulang untuk dikremasi. Dan tanpa sepengetahuan orang lain , Alice Qin diam-diam memberi kabar duka kepada Steben Li.
------------------
Ditempat lain .
Dimana Lin Long dan Wu Wu yang sedang berada direstoran Hotel tempat ia menginap , mereka sedang asik menikmati makan malamnya , tiba-tiba Lin Long dikejutkan pesan dari Alice Qin.
' Apa ?, Erik mati ?' Lin Long terjut ketika membaca sms dari Alice.
' Siapa yang mati kak ! ' ucap Wu wu menyelidik karena ia mendengar apa yang diucapkan Lin Long tadi.
' Erik suami Alice , kita harus ketempat Alice sekarang '. ucap Lin Long berdiri ingin cepat-cepat pergi ketempat Alice.
'Jangan !' sahut Wu wu menghentikan Lin Long yang buru-buru ingin pergi.
' Kenapa !'ucap Lin Long penasaran.
' Jangan dulu, karena mereka sedang dalam keadaan marah dan sedih , kalau kakak datang takutnya hanya menyebabkan keributan . ' sahut Wu wu menjelaskan.
Lin Long pun menjadi bingung , karena apa yang dikatakan Wu wu ada benarnya juga, kalau Lin Long kesala bisa jadi malah hanya menyebabkan kekacauan , maka dari itu Lin Long memutuskan untuk tidak pergi kesana dulu, karena situasi yang tidak memungkinkan, dan takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
__ADS_1