
Alice Qin hanya pasrah dengan keadaannya,badannya lemas , pikirannya melayang-layang, tetapi dia selalu untuk mencoba untuk dirinya sadar, ada air mata yang terus mengalir dipipinya , ingat teringat orang yang paling ia cintai.
' Steve maafkan aku , hiks, hiks, hiks'. gumam Alice Qin dalam hati yang terus menangis,dia sangat tak perdaya , dan hanya pasrah menerima kenyataan jika dia ternodai nanti oleh tuan Tama, pria laknat pilihan keluargannya.
' Steve, semoga tahu ,jika aku sangat cintamu'. lanjut Alice Qin yang mulai kehilangan kesadarannya.
Tuan Tama si tuan Badak melihat Alice Qin yang sudah mulai kehilangan kesadarannya , tak mau buang-buang kesempatan, ia segera melepas celannya dan siap untuk menggahi wanita cantik dihadapannya. Tuan Tama segera ingin melepas baju Alice Qin, tetapi sebelum ia menyentuh kancing baju Alice Qin , tiba-tiba..
BOOOOOM !
Tiba-tiba tubuh Alice Qin mengeluarkan cahaya putih , yang membuat tuan Tama dan Dina terpental menabrak tembok .
Brak !
Ugh ! , ugh !
Tubuh Alice Qin melayang , rambutnya yang hitam pekat tiba-tiba menjadi putih seperti salju, gaun merah yang ia pakai berubah menjadi gaun putih seperti seorang putri jaman kuno, kelopak matanya yang hitam berubah menjadi putih , Alice Qin kini sangat cantik seperti seorang Dewi.
' Si, siapa kamu '. ucap tuan Tama ketakutan ,lidahnya kelu, tubuhnya gemetaran , biji yang yang tadinya sudah tegang kini mengkerut masuk kayak kura.kura.
Alice hanya diam tidak menjawab pertanyaan tuan Tama, Matanya menatap tuan Tama dengan tatapan tajam niat membunuh yang sangat kuat.
' Pengawal ! tolong aku pengawal ! ' teriak tuan Tama minta tolong pada pengawal yang berada diluar .
__ADS_1
Brak !
Semua pengawal masuk dengan paksa mendobrak pintu kantor , ada 10 pengawal berbadan tegap masuk kedalam , dengan membawa pistol ditangannya. Tetapi Alice Qin tidak memperdulikan para pengawal , ia terus menatap tuan Tama penuh kebencian.
' Cepat bunuh dia !, teriak tuan Tama menyuruh para pengawalnya , tetapi sebelum para pengawal menyerang Alice Qin , dengan santainya Alice Qin , menghempaskan selendangnya tanpa menatap para pengawal.
BOOOOOOM !
Seluruh kepala para pengawal pecah meledak terkena hempasan selendang dari Alice Qin , melihat para pengawal mati begitu saja , tuan Tama semakin ketakutan, dia sangat menyesali perbuatannya.
' To tolong ampuni nyawaku, tolong ,, aku sangat menyesal , aku janji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi '. mohon tuan Tama sembari membenturkan kepalanya kelantai.
Tetapi Alice Qin tetap diam tidak perduli dengan perkataan tuan Tama, lalu ia dengan santainya mengacungkan jari telunjuknya ke arah jidat tuan Tama, setelah itu ke arah jidat Dina yang dari tadi pingsan dilantai , saat dia terbentur dinding.
Ada cahaya putih yang keluar dari jari telunjuk Alice Qin dan melesat ke arah jidat tuan Tama dan Dina , dan akhirnya kepala mereka meledak. Sungguh tidak disangka - sangka oleh tuan Tama , ingin hati bersenang - senang , malah berujung dengan kematian .
Alice Qin setelah membunuh mereka semua akhirnya wujudnya berubah seperti semula , rambutnya kembali menjadi hitam, kelopak mata dan gaunnya pun kembali seperti semula, dan dia langsung jatuh kelantai tak sadarkan diri mengeluarkan banyak darah dari mulutnya, seperti terkena luka dalam yang sangat berat.
-------------
Ditempat lain dimana Lin Long yang sedang bersemedi kini terkejut , ia merasakan Alice Qin sedang dalam keadaan berbahaya .
' Alice ! ' ucap Lin Long tersentak, lalu ia mengedarkan indra illahinya.
__ADS_1
' Alice dalam bahaya ' lanjut Lin Long kemudian menghilang dan melesat kearah Alice Qin berada.
Wush ! tap, tap.
Lin Long mencari keberadaan Alice Qin , ia melihat banyak mayat yang tergeletak dilantai , dan menemukan Alice Qin tak sadarkan diri dengan mulut yang mengeluarkan banyak darah.
' Alice , kemu kenapa ! ' teriak Lin Long panik , lalu dengan cepat menghampiri tubuh Alice Qin , dan memangkunya . Lin Long lalu mengeluarkan pil penyembuh tingkat dewa , didalam ruang penyimpanan dan menelankannya pada Alice Qin.
Melihat seperti ada banyak orang dari pegawai tuan Tama yang akan datang ketempat tersebut , karena ada kegaduhan, Lin Long dengan cepat menghilang dari tempat tersebut , dan melesat terbang membawa Alice Qin ke hotel yang ia tempati.
Wush ! tap,tap..
Setelah dikamar hotel , Lin Long langsung membaringkan tubuh Alice Qin yang masih tak sadarkan diri, lalu ia menyalurkan energi semestanya kedalam tubuh Alice Qin dan menelankan pil energi kedalam mulut Alice Qin.
Kini setelah menelan pil energi dan mendapat energi semesta dari Lin Long akhirnya Alice Qin pun tersadar.
' Aku dimana ini?' ucap Alice Qin lemah dan masih setengah sadar.
' Kamu ditempatku Alice , sekarang kamu aman '. jawab Lin Long tersenyum .
Lalu Alice Qin menoleh dimana suara itu berada , terlihat sosok pria tampan yang selama ini ada dihatinya.
' Steve?' ucap Alice Qin ketika melihat pria tampan didepannya, lalu ia dengan cepat memeluk Steven Li.
__ADS_1
' Steve , aku takut , hiks hiks hiks'. tangis Alice Qin pecah sambil memeluk erat Steve , dia masih trauma dengan kejadian dikantor tuan Tama , karena akan digagahi oleh tuan Tama , tentunya dia tidak tahu dengan dirinya sendiri setelah ia pingsan, lalu berubah wujud menjadi seperti seorang Dewi dan membunuh tuan Tama.