Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Wu Wu berlatih


__ADS_3

' kak, kamu manusia apa batu , tidak peka sama sekali , kasian kakak Angel , dia sepetinya sedang sedih , bukanya kakak menyemangatinya malah santai saja kayak di pantai '. ucap Wu Wu setelah melihat Angel pergi diantar Becak.


' Jadi laki-laki itu yang peka '. lanjut Wu wu.


' Peka Itu apa Wu ' . jawab Lin Long.


' Peka itu kalo kamu nyeduh Kopi sama Garam ' . jawab Wu Wu sekenanya , saking kesalnya dengan Lin Long.


' Itu PEKOK , saklek '. sahut Author tiba-tiba.


' Gak usah ikut-ikutan ngomong ! , aku masih kesal sama kamu ! , nyesel jadi tokoh dari Novel Amatiran ini , gak jelas sama sekali' . balas Wu wu kesal sama Author.


Author diam saja, bagaimanapun perkataan Wu Wu semuanya benar. Mau mendebat Wu Wu pun percuma , mending debat sama tembok.


' Wu, kamu akhir-akhir ini sering ngomong sendiri mirip orang gila, nyebut-nyebut Author, siapa itu Author?' tanya Lin Long penasaran.


' Kakak tidak perlu tahu dia , dan jangan sampai kenal orang saklek itu , aku aja nyesel'. sahut Wu Wu memberi tahu.


Memang disini yang bisa bicara dengan Author cuma Wu Wu , karena dia punya indra ke 10, dipantatnya.


---------------------------


Satu minggu setelah kepulangan Angel Lin. Lin Long dan Wu wu melakukan aktifitas seperti biasa , setiap pagi mencari rumput untuk makan kambing, mencangkul di sawah dan aktifitas lainnya.


' Kak , aku ingin menjadi kultivator '. ucap Wu Wu penuh tekad.


' Apa kamu yakin?'. jawab Lin Long penasaran. Tidak ada angin tidak ada hujan entah kenapa Wu wu ingin menjadi kultivator.


' Apa mukaku sangat tidak meyakinkah?' sahut Wu Wu kesal.


' Tapi pelatihanku cukup berat loh Wu' . sahut Lin Long mencoba menegaskan.


' Mau berat mau ringan , aku sudah bertekad untuk menjadi kultivator'. jawab Wu Wu dengan tangan mengepal karena tekadnya sudah bulat.

__ADS_1


Lin Long berfikir sambil menatap kearah tubuh Wu wu dengan mata illahinya. Melihat apakah ada keistimewaan dalam tubuh Wu Wu, apakah cocok menjadi kultivator, karena tidak semua orang mempunyai tubuh cocok untuk menjadi kultivator.


' Sepertinya tubuhmu jauh dari kata cocok untuk menjadi seorang kultivator Wu'. ucap Lin Long .


' Memang kenapa Kak?. Wu wu penasaran.


' Tubuhmu mempunyai tubuh tulang Babi '. sahut Lin Long.


' Jangan becanda kak '. sahut Wu Wu tidak percaya.


' Benar , setidaknya kalau ingin menjadi kultivator kita harus mempunyai tubuh tulang Besi, tulang perunggu, tulang perak , tulang emas dan yang paling tinggi adalah tulang Naga. ' Lin Long menjelaskan.


' Tetapi kamu jauh dari semua itu , Tulang manusia biasa saja tidak bisa menjadi kultivator , apalagi tulang Babi'. Lanjut Lin Long yang membuat tekad Wu Wu hancur seketika.


Tekad ingin menjadi kultivator , ingin melindungi orang-orang yang ia sayangi, melindungi orang-orang ia cintai, dan melindungi orang-orang lemah .


Malah hancur karena dia mempunyai tubuh tulang Babi.


' Yakin Kak ! , aku akan tetap menjadi kultivator, untuk melindungi orang-orang yang lemah, keluarga dan teman.' jawab Wu Wu penuh tekad .


' Baiklah kita sekarang akan berlatih di hutan belakang rumah , disana enegi Qi sangat padat cocok untuk kamu berlatih '. kata Lin Long.


Setelah itu meraka pergi ke hutan dimana Wu wu akan berlatih , tentu saja sudah ijin dengan orang tua Wu wu. dan orang tua Wu Wu dengan senang hati mengijinkannya, karena mereka juga ingin anaknya menjadi kultivator agar bisa menjadi pelindung keluarga.


Sesampai di hutan Lin Long membuat kolam kecil yang berisi air berwarna emas pembetukan tulang untuk menempa tubuh Wu wu, dengan tekad yang kuat Wu Wu terus berlatih, walaupun sangat berat dan menyakitkan.


-----------------


Satu bulan kemudian.


Sekarang Wu Wu sudah mencapai ranah Pondasi tahap 2 puncak, Wu wu sudah menjadi seorang Master bela diri hanya dalam satu bulan , itu karena sumber daya yang melimpah dari Lin Long dan tentu juga karena tekad Wu Wu yang kuat pastinya.


Jika ada orang yang mendengar Wu Wu sudah mencapai ranah pondasi tahap 2 dalam waktu satu bulan , orang itu bakal muntah Bubur sama ayam-ayamnya.

__ADS_1


' Kak apa nama teknik yang kakak ajarkan padaku?' tanya Wu Wu.


' TINJU BADAK'. jawab Lin Long sekenanya.


' Tinju Badak ? namanya aneh sekali '. gumam Wu Wu dalam hati.


' Namanya kok tidak keren sama sekali , beneran tinju Badak kak?' . tanya Wu wu penasaran.


' Beneran lah ' jawab Lin Long membohongi Wu Wu. karena yang ia ajarkan sebenarnya teknik tinju Dewa.


' Ya sudah aku akan mencoba teknik ini sekarang kak'. ucap Wu Wu ingin mencoba teknik yang ia pelajari.


Lin Long hanya mengangguk setuju, tak perlu lama-lama Wu Wu langsung mempraktekan tekniknya.


Teknik TINJU BADAK !


BOOOOOOM !!


Aduh !


' Kak , tolong kak tolong , pantatku kebakar , aduh , tolong woy tolong ! ' . teriak Wu Wu minta tolong sambil berlari kesana kemari.


BUGGH !


BYUUURRR !


Dengan cepat kilat Lin Long menendang Wu Wu kearah sungai .


' Kok bisa begitu Wu ?' tanya Lin Long penasaran.


' Gak usah banyak tanya ! ' jawab Wu wu kesal sambil memegang pantatnya yang panas kebakar oleh tekniknya sendiri.


Bagaimana ceritanya bisa membakar pantatnya sendiri, ini tekniknya yang salah apa Wu Wu nya yang saklek.

__ADS_1


__ADS_2