
Setelah Lin Long menghabisi Ma Du tuan besar keluarga Du dan orang - orangnya , Lin Long bergegas menghampiri Wu Wu yang sedang tidak sadarkan diri.
'Wu , Wu Wu ' . ucap Lin Long panik.
' Apa ?' jawab Wu wu santai.
' Sialan , ternyata kamu pura-pura pingsan ! ' sahut Lin Long kesal.
' Bwehehe ..daripada bertarung dengan tua bangka itu mending tidur ' jawab Wu Wu tanpa rasa bersalah.
Sebenarnya Wu wu ketika diserang oleh tetua sekte Badak dia sudah menyadarinya, dan dia bisa menahan serangan tetua sekte Badak.
Karena yakin Lin Long pasti akan membantunya, makanya dia berfikir untuk tidur saja. Bisa ya, orang sedang keadaan bertarung malah tidur , apa gak saklek itu namanya.
' Tapi kamu terluka dalam , ini Pil diminum'. ucap Lin Long menyodorkan Pil penyembuh untuk Wu wu.
' Pil apa ini kak , kok mirip Pil datang Bulan '. sahut Wu wu penasaran.
' Itu Pil penyembuh ! ' jawab Lin Long kesal.
' Bwahahaha kirain Pil datang Bulan , ya maap '. lalu Wu wu menelannya.
' Kak setelah ini kita mau kemana ? ' tanya Wu wu.
' Kita sementara akan tinggal di kota Y ini, setelah itu aku berencana ingin pergi ke barat' jawab Lin Long.
__ADS_1
' Ngapain ke arah barat ? Mengambil Kitab Suci ? sahut Wu wu penasaran.
' Mengambil kitab suci kepalamu , aku merasakan Aura orang yang membantai keluarga Lin berada disana '. Lin Long menjelaskan. Tentu saja dia merasakannya setelah mengedarkan indra illahinya ketika berada dikediaman keluarga Lin.
' Bwahaha..kirain mengambil kitab suci '. jawab Wu wu.
' Berarti yang membunuh keluarga Lin bukan dari orang-orang sekte Badak ?'. lanjut Wu wu penasaran.
' Bukan , aku yakin bukan dari orang-orang sekte Badak , orang ini lebih kuat , dan aura orang ini bukan orang dari dunia ini. ' Lin Long menjelaskan.
' Apakah Dia Adalah Dewa ?' jawab Wu wu
' Bisa jadi' Lin Long mengangguk.
' Kalo begitu kenapa kita harus repot-repot pergi kebarat, buang-buang waktu aja.' jawab Wu wu mengerutkan kening.
' Kita akan meningkatkan kekuatan kita dulu , setelah itu kita cari mereka. ' jawab Lin Long.
Wu Wu hanya manggut-manggut saja, seperti sedang mikirin rencana itu , padahal dia sedang mikir mencari makan.
' Kak ' ayo cari makan, aku sudah lapar. ' ajak Wu wu.
'Yang dipikirin makan mulu, ya udah kita cari makan' . dengus Lin Long tetapi dia tetap menururi Wu Wu. Setelah itu mereka pergi mencari tempat makan .
' Kak , kamu kan tabungannya banyak , apa gak ada keinginan Beli Mobil apa Kuda kek , masa kemana-mana jalan , bentar lagi dapat Rekor MURI nih .' tanya Wu Wu.
__ADS_1
' Ngapain boros-boros , mending nabung buat nikah ' jawab Lin Long.
' Nikah sama Kambing , punya cewek juga nggak'. jawab Wu wu sekenanya.
' Beli mobil aja kak , nanti kalo aku punya gebetan , aku pinjam' . lanjut Wu wu.
' Gak apa-apa lah gebet cewek modal pinjam , yang penting kan kesan pertamanya dulu, bwehehe'. lanjutnya lagi.
' Kamu sudah punya wanita , kenapa ingin cari wanita lagi ? ' tanya Lin Long.
' Itu karena aku laki-laki normal '. jawab Wu wu santai.
' Apakah normal harus seperti itu?' Lin Long penasaran .
' Eiits, ada pepatah mengatakan , Pria lemah karena wanita, dan wanita lemah karena harta' . Wu Wu menjelaskan.
' Makanya beli mobil , nanti aku pinjam bwehehe .' lanjut Wu Wu.
' Ya sudah , beli kuda aja nanti ' jawab Lin Long santai.
' Waduh , kok beli kuda ! emang sekarang jaman dinasti Ming ! sekalian aja beli delman nya , biar jadi pak Kusir ! ' Wu Wu kesal.
' Biar tiap minggu bertamasya ! Mengendarai kuda supaya baik jalannya ! ' lanjut Wu wu semakin kesal.
Lin Long tidak menjawab , lalu mereka berdua pergi mencari makan , tak lama mereka menemukan tempat makan, dan makan ditempat itu. Karena Wu wu ngomong terus minta beli mobil , akhirnya setelah makan mereka berencana pergi ke Showroom mobil.
__ADS_1