
Sungguh bahagia hati Alice Qin saat inj, orang yang selama ini dia sebut dalam setiap doa-doanya akhirnya bisa bertemu kembali.
Ibarat sungai yang kering tiada air, menanti hujan turun dari langit, itulah kerinduan Alice Qin kepada Steve selama ini.
' Steve aku tidak mau kelingan kamu lagi , jangan tinggalkan aku ,hiks,hiks,hiks ' tangis Alice Qin yang terus memelut erat Steven Li.
' Apa kamu tidak merindukan aku ? , apa kamu sudah ada yang lain ? selama ini kamu tidak pernah memberi kabar, hiks, hiks,hiks..' lanjut Alice terus menangis.
' Juga merindukan kamu Alice ' jawab Steve sambil memejamkan matanya.
' Tapi ada satu hal yang membuat aku rindu padamu, yaitu senyum kamu , aku ingin kamu tersenyum lagi ' ucap Steve memandang wajah cantik Alice Qin .
' Aku tidak ingin kamu menangis lagi, aku ingin melihat senyum indahmu seperti dulu , jangan menangis lagi ya?' lanjut Steve tersenyum sembari mengusap air mata yang menetes di pipi Alice Qin.
Alice tidak menjawab , hanya mengangguk dan mencoba untuk tersenyum , terlihat ada lesung pipinya yang membuat senyumnya semakin indah diwajahnya.
Wu Wu yang dari tadi diam mematung hanya bisa bergumam dalam hatinya.
' Baru kemaren nangis-nangis kehilangan Angel , sekarang udah pelukan aja sama cewek laen , ternyata kakak Badak juga'. gumam Wu Wu dalam hati.
' Bilangnya sih setia , aslinya Badak , ternyata selama ini kakak pencitraan?!, hemm.' lanjutnya .
' Tapi emang gak apa-apa sih , laki-laki emang gitu , binik meninggal langsung nikah lagi juga gak apa-apa , Bwahahaha '. Tawa Wu Wu dalam hati.
Wu Wu terus diam mematung melihat Steve dan Alice yang masih berpelukan melepas rindu yang selama ini mereka pendam. Rindu yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, rindu pada orang yang selama ini ada disetiap doa-doanya.
' Nah gitu dong senyum , bidadari hatiku akan terlihat lebih cantik jika dia tersenyum'. Goda Steve pada angel .
'Apaan sih ,, berarti kalau aku tidak tersenyum tidak cantik .' jawab Alice manyun sembari mencubit perut Steve.
__ADS_1
' Aw ! , Apapun adanya dirimu , kamu akan selalu cantik dimataku '. jawab Steve kaget dicubit Alice sembari mencium kening Alice.
Sungguh yang membuat hati Alice terbang melayang , bagaimana tidak melayang-layang, orang yang memujinya adalah orang paling dia sayang, orang yang selama ini ada dihatinya.
Dan tanpa mereka sadari ajah mereka semakin mendekat , dekat ,dekat , dan......
' Weh , ada orang disini ! jangan ciuman disini ,saklek kalian yah ! ' teriak Wu Wu yang melihat Steve dan Alice akan berciuman.
BYAAR ...!
Mereka baru sadar jika ada Wu Wu disitu, dengan reflek mereka menjauhkan wajah mereka masing-masing, dan melepas pelukannya.
' Maaf Wu , kirain kamu sudah mati ,xixixi..' kekeh Steve.
' Sialan ,malah disumpahin mati'. gerutu Wu Wu.
' Alice , kenalin si Badak ini namanya Wu Wu '. ucap Steve memperkenalkan Wu Wu pada Alice.
' Aku Wu Wu kak, sang Master Legendaris' jawab Wu wu menyalami Alice.
' Tangannya lembut banget kayak bedak Bayi ' gumam Wu Wu dalam hati.
' Apa kalian mau menginap disini ?' tanya Alice menoleh kearah Steve.
' Iya , kami mau menginap disini ' jawab Steve tersenyum.
Alice Qin terdiam sejenak .
' Apakah aku boleh ikut kalian ?' tanya Alice memberanikan diri.
__ADS_1
Bagaimanapun juga dia masih ingin terus bersama Steve , tidak ingin membuang-buang kesempatan yang selama ini ia inginkan, selalu ingin bersama dengan orang yang dia cintai. Wajar jika Alice Qin tidak ingin berpisah terlalu cepat.
' Bukannya kamu masih ada urusan Alice ?' jawab Steve.
' Aku sudah selesai urusannya disini , apakah kamu menolakku ? ' sahut Alice Qin sedih.
' Bukan begitu Alice , tapi..' jawab Steve tapi tidak menyelesaikan ucapannya ,karena takut menyakiti hati Alice Qin , sebenarnya dia juga tidak ingin berpisah dengan Alice Qin.
' Ya sudah , kalo kamu ingin ikut kami' lanjut Lin Long.
' Terima kasih ' jawab Alice bahagia sembari mencium pipi Steve.
Akhirnya mereka bertiga pergi menuju kamar masing-masing , Wu Wu ke kamarnya sendiri sambil terus menggerutu, sedangkan Alice ke kamar Steve.
Alice dan Steve saling mencurahkan isi hatinya, saling bercerita hal-hal yang kadang yang membuat mereka sedih , kadang membuat mereka bahagia, canda dan tawa , seperti kekasih yang telah lama tidak bertemu.
Setelah beberapa jam mereka mengobrol dikamar , tak terasa waktu begitu cepat berlalu , dan malampun telah tiba.
' Maaf Alice , bukan maksud aku mengusirmu , waktu sudah malam , tidak baik wanita berada diluar rumah , sebaiknya kamu pulang dulu '. ucap Steve yang agak tidak enak hati.
' Tenang saja , aku masih lama disini kok, jika kamu ingin bertemu aku, kamu bisa menemui aku disini'. lanjut Steve tersenyum .
' Aku tidak mau, malam ini AKU INGIN TIDUR DENGANMU, aku tidak ingin berpisah denganmu lagi'. jawab Alice sembari langsung memeluk Steve.
-------000--------------
PEMBERITAUAN :
Sebenarnya Author di Novel ini ingin ada adegan J.A.V kakek Sugiono 60++
__ADS_1
Tapi Author urungkan saja lah , takut ada reader yang masih balita.