Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Melawan para Vampir


__ADS_3

Malampun tiba , pria paruh baya yang menjaga penginapan Bulan Merah Jambu ternyata seorang Vampir , dia menggunakan penginapan untuk memancing orang yang datang sebagai targetnya. Jelas untuk santapan mereka.


' Bagaimana pemimpin ,apa kita akan eksekusi mereka sekarang?' tanya seorang bawahan kepada pemimpin Vampir.


' iya , tapi kita akan dibagi menjadi 2 kelompok , yang satu eksekusi pemuda yang bertubuh gempal , dan yang lainnya eksekusi pemuda yang satunya. ' jawab pemimpin mereka.


' Baik pemimpin , apakah pemimpin tidak ikut?' tanya seorang bawahan.


'Tidak , tapi aku minta sisakan segelas darah mereka , dan bawa kesini' jawab pemimpin Vampir.


' Siap pemimpin ' jawab mereka serempak , lalu mereka membagi menjadi dua kelompok , dan melesat pergi.


Wush ! Tap , tap , tap !


Sampai ditempat dimana kamar Wu Wu dan yang lainya sampai juga ditempat dimana kamar Lin Long dimana ia tidur.


' Wah kita akan bersenang-senang sekarang , hehehe ' ucap salah satu Vampir melihat Wu Wu tidur .


' Sepertinya pemuda bertubuh gempal ini darahnya sangat manis sekali dan sangat banyak , kekuatan kultivasi kita pasti akan meningkat hehe ' sahut vampir lainnya.


' Ayo , jangan sia-siakan waktu , lebih cepat lebih baik' ucap vampir yang lainnya juga.


BOOM !


Semua Vampir terpental menabrak dinding .


Sebelum mereka menggigit leher Wu Wu , tiba-tiba ada energi keemasan yang keluar dari tubuh Wu Wu , Jelas itu energi dari Lin Long , yang diam-diam ia menyalurkan sedikit energinya pada Wu Wu sebelum mereka berpisah tadi .


Karena Lin Long tahu pasti ada sesuatu yang tidak beres dalam penginapan Bulan Merah Jambu , ternyata dugaannya benar , penginapan Bulan Merah Jambu adalah tempat Klan Vampir .


Yang hanya sebagai perangkap untuk mencari mangsa manusia yang akan diambil darahnya, untuk meningkatkan kekuatan mereka.

__ADS_1


'Ugh ! , sial , ternyata pemuda ini bukan pemuda sembarangan ' ucap salah satu Vampir tadi yang ingin mencoba menggigit Wu Wu, mulutnya jontor , taringnya patah.


Bagaimana ceritanya seorang Vampir taringnya bisa patah , mending ngedot aja seperti Bayi.


Mereka terjatuh ketanah dan badanya sama sekali tidak bisa digerakan , lemas tak berdaya , seperti rambut habis dikeramas. Karana energi keemasan dari Lin Long yang terus menyedot kekuatan mereka.


Sementara ditempat kamar Lin Long berada.


Wushh ! tap , tap , tap !


Beberapa Vampir telah berada dikamar Lin Long.


' Kemana pemuda itu pergi ? ' tanya salah satu Vampir memandang teman - temannya.


Mereka tidak menjawab, karena mereka juga tidak tahu kemana Lin Long pergi , malah ditanya.


' Apakah kalian mencariku?' kata Lin Long yang entah darimana sudah berada dibelakang para Vampir tersebut , yang membuat mereka kaget.


Sebelum mereka tersadar karena kaget , tanpa basa-basi Lin Long menjentikan jarinya kearah mereka , ada cahaya keemasan yang keluar dari jarinya .


Teknik Api Surgawi !


Wush !


Cahaya melesat kearah mereka semua , cahaya tersebut berubah menjadi api emas dan membakar tubuh para Vampir sampai menjadi abu tak tersisa.


' Ternyata teknik ini mampu membunuh mayat hidup ' seringai Lin Long kejam, melirik kearah dimana pimpinan Vampir berada.


' Tunggu saja mayat hidup , aku akan membuat pelajaran kepadamu' gumam Lin Long melesat pergi kearah pemimpin Vampir.


Wush ! tap, tap.

__ADS_1


Dalam sekejap Lin Long telah sampai ditempat pemimpin Vampir , ternyata ia tidak menyadari jika Lin Long sudah berada didepannya , karena ia sedang sibuk membaca Novel Dewasa.


Dasar kelakuan mayat hidup, ada-ada saja.


' Hay mayat hidup , sebentar lagi kamu akan mati masih saja santai membaca buku seperti itu ' kata Lin Long yang mengagetkan pemimpin Vampir.


' A apa ?! , ini tidak mungkin ' kaget pemimpin Vampir .


' Hahaha dasar mayat bodoh , kamu kira aku tidak tahu apa rencana kalian?! seringai Lin Long kejam.


' Sial , pemuda ini ternyata tidak bisa diremehkan , aku merasa kekuatanya sungguh mengerikan' gumam pemimpin Vampir dalam hati.


' Mungkin kekuatanya sama dengan Sang Raja Vampir, aku harus hati-hati , lebih baik aku melarikan diri saja' . lanjutnya dalam hati.


' Apa kamu yakin bisa mengalahkan aku anak muda ?' pemimpin Vampir tersenyum licik.


' Hahaha , semut sepertimu tidak pantas aku anggap .' sahut Lin Long menyeringai kejam.


' Hahaha, sungguh besar nyalimu anak muda, satu seranganku saja belum tentu kamu bisa menahannya. ' sahut pemimpin Vampir pura-pura berani padahal takut.


BOOM !


Dengan liciknya pemimpin Vampir itu melempar bom asap berwarna pink , lalu dengan cepat kilat menghilang , jelas dia pergi kemarkas para Vampir .


Tetapi Lin Long malah menyeringai kejam melihat kepergian pemimpin Vampir , dia memang sengaja membiarkan pemimpin Vampir itu pergi, tentu dengan tujuan ingin melacak keberadaan markas Raja Vampir.


' Kamu kira aku sebodoh itu mayat bodoh, aku sengaja membiarkanmu pergi dan memasang segel pelacak ditubuhmu tadi ' gumam Lin Long menyeringai kejam.


' Agar aku bisa melacak markasmu dan membantai kelompokmu , mayat hidup tidak pantas berada di dunia ini' lanjut Lin Long .


Setelah itu Lin Long melesat pergi menuju kamarnya, melanjutkan tidur indahnya, sapa tahu nanti bisa mimpi ketemu Bidadari.

__ADS_1


__ADS_2