Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
bab 2 . Kebangkitan


__ADS_3

Disebuah kota yang cukup besar , disebuah rumah mewah ada seorang yang tiba tiba tersadar dari pingsannya .


" hem ? dimana aku ? apakah aku hidup lagi , oh tidak , aku kan belum mati hehe.. duh badanku terasa sakit sekali . ' batin Lin Long .


hah , ternyata ini bukan tubuhku, ah sial tubuh ini sangat lemah sekali , cahaya sialan kenapa aku dikirim ketubuh lemah ini ! gumam Lin Long.


sebaiknya aku periksa tubuh ini " ucap Lin Long langsung mengambil posisi orang yang sedang bermeditasi.


hem ? tubuh ini benar -benar lemah , tapi masalah wajah cukup tampan juga , bwehehe..


" Aku harus cepat - cepat memulihkan kekuatanku , untung kekuatan yang aku gunakan dihidupku sebelumnya tidak dihapus , cuma disegel saja, seiring dengan kekuatanku yang semakin meningkat , segel otomatis akan terbuka. " gumam Lin Long


hoho..cincin ruangku juga masih ikut bersamaku , berbaik hati juga si tua cahaya itu , aku bilang si tua cahaya , emang suaranya mirip orang tua , bweheh..kalo begitu aku harus siap-siap mulai sekarang . Gumam Lin Long sambil mengeluarkan Pil penempaan tubuh .


Teknik Semesta tahap satu !


Teknik penempaan tubuh mulai !


arrgh..tulangku terasa sakit sekali , aku harus kuat !


Waktu terus berlalu , sudah hampir satu hari Lin Long terus menyerap energi dan mererap esensi pil penempaan tubuh didalam tubuhnya , karena Lin Long pada dasarnya mempunyai teknik semesta yang bisa menyerap energi alam dengan mudah , maka tidak butuh lama untuk memulihkan kekuatanya, walau sebatas kulit luarnya saja , karena tubuh barunya belum kuat menerima kekuatan yang begitu besar.


Sekarang tulang Lin Long sudah terbentuk kembali , kuat seperti baja.

__ADS_1


Selang berapa lama , terdengar dentuman didalam tubuh Lin Long .


BOOM


BOOM


BOOM


Sampai 10x


hem ? aku sudah mencapai tahap pondasi tingkat 1 , lumayan ..ibarat pukul kepala orang biasa bisa langsung meledak , " gumam Lin Long sambil tersenyum bahagia.


Sekarang tubuh Lin Long yang tadinya lemah , kurus tidak terawat jadi semakin berisi , berotot , kulit semakin bersih , wajahpun semakin tampan , bak seorang dewa yang turun dari langit.


Kotoran-kotoran berwarna hitam keluar dari tubuh Lin Long dengan aroma yang tidak mengenakan.


5 menit kemudian .


" Namanya Steven Li , menantu dari keluarga kaya , istrinya bernama Alice Qin..ya ya..orang ini mati karena depresi , seperti menahan beban yang terlalu berat, hidup tak mau , matipun enggan, terlalu banyak pikiran , punya riwayat jantung , mungkin orang ini mati karena serangan jantung"sambil mengangguk- angguk.


terhanyut dalam lamunan , tiba-tiba ada suara teriakan dari seorang perempuan.


" Sampah ! sampah ! dimana kamu ! sudah jam berapa ini , masih belum bangun ! dasar sampah tidak tahu malu ! , teriak seorang wanita paruh baya yang lumayan cantik itu.

__ADS_1


" Siapa yang dia panggil ? apakah orang ini ? kenapa dipanggil sampah ? bukanya nama orang ini Steven Li ? " gumam Lin Ling kebingungan .


" hai sampah ! cepat keluar buatin kita sarapan ! kita sudah lapar ! , Alice sudah mau berangkat ke kantor , kamu masih saja malas-malasan ! dasar tidak guna ! " teriak wanita paruh baya itu dengan marah , yang tidak lain adalah ibu mertua dari Steven Li .


" Siapa yang kamu panggil , sampah ? " jawab Lin Long dengan tatapan dingin .


Dalam hati " orang ini memang tidak berguna sama sekali , sial kenapa aku harus dimasukan ketubuh orang yang tidak berguna ini , sungguh sial sekali nasibku !


" Kamu sudah berani melawan ya ! " teriak Maria Tang yang tidak lain adalah ibu mertua Steven Li .


Steven Li tetap diam tidak bergeming , dengan tatapan dingin dia menatap Maria Tang.


" Sudah , sudah bu , jangan berisik pagi-pagi malu sama tetangga. ' ucap seorang wanita yang cukup cantik , yang tidak lain adalah Alice Qin istri Steven Li.


Dia baru keluar dari kamar mandi , dengan mengenakan handuk , terlihat kulit putihnya dengan kaki yang panjang , jika ada pria yang melihat bisa dipastikan akan terpesona dengan kecantikannya.


" Kamu sekarang membela dia ? orang yang tidak bergjna ini ? " kata Maria Tang.


"Siapa yang membela orang tidak berguna itu , aku hanya tidak mau pagi-pagi sudah berisik seperti ini. "kata Alice


" Cepat Steve ! masak untuk kami, aku harus pergi ke kantor ! " ucap Alice


Tanpa mengucapkan kata - kata Steve langung pergi ke dapur.

__ADS_1


" Orang ini sungguh tidak berguna sekali , setiap harus mengurus rumah tangga, " gumam Lin Long dalam hati.


"


__ADS_2