Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Melawan Su Lang bersaudara


__ADS_3

Jaman memang sudah jaman edyan , melakukan hal seperti itu dianggap sudah biasa saja, tak perduli dimana tempatnya , di kandang ayam , di kandang kambing atau kandang babi pun tidak masalah ,yang penting enak , aroma taik pun bisa menjadi aroma terapi , asalkan hasrat bisa terpenuhi.


' Jadi gimana neng sudah siap ?'. bisik pemuda yang ingin menggagahi gadisnya.


' Tapi sakit gak bang ?'. jawab gadis itu ragu-ragu.


' Sakit sebentar kok neng , habis itu nikmatnya seumur - umur '. jawab pemuda itu merayu , ia tidak ingin membuang-buang kesempatan didepan matanya. Ingin cepat memasuki lembah kenikmatan sang gadis yang masih terkunci rapat adalah tujuannya.


' Tapi aku takut bang ?'. jawab gadis itu yang masih merasa takut dan ragu.


' Kenapa takut , kalo neng hamil abang akan tanggung jawab.' jawab pemuda itu merayu.


' Abang juga melakukan ini cuma sama Neng doang , karena abang cinta sama Neng '. lanjutnya memberi kepastian , padahal cuma rayuan gombal saja , jika si gadis hamilpun belum tentu dia mau tanggung jawab.


Dengar rayuan maut dari kekasihnya, si gadis itu langsung percaya saja, dia mau serahkan satu - satunya barang berharganya kepada laki - laki yang belum sah menjadi suaminya , yang belum tentu laki - laki itu akan bertanggung jawab ,atau juga akan menjadi jodohnya nanti.


Itulah kelemahan wanita , jika disentuh perasaannya oleh lelaki yang ia sayang , maka akal logikanya tidak bisa berjalan dengan sebaiknya ,kadang mereka mau melakukan hal bodoh demi menyenangkan hati orang yang dia sayang , walaupun tidak semuanya.


Melihat gadisnya sudah pasrah , pemuda itu buru - buru memberi pelumas pada bijinya dengan air liurnya , agar bijinya masuk dengan mulus, karena dia lupa tidak membawa baby oil.


Tetapi sebelum batang bijinya masuk tiba - tiba...


Slassh !

__ADS_1


Aduh Biyung !


' Bijiku ! , bijiku ! '. teriak pemuda itu menahan kesakitan , ada banyak darah yang keluar dari pangkal bijinya.


' Ada apa bang?!'. sahut gadisnya kaget dan penasaran .


' Bijiku hilang neng ! ' jawab pemuda itu nangis kejer , dan menahan sakit didaerah bijinya yang terpotong itu.


Wush !


Tap , tap ,tap !


' Hahaha , hay bocah mesum ,bagaimana rasanya tidak punya biji !'. ucap Su Lang dan kawan kawannya tiba - tiba datang . dia yang memotong biji pemuda itu.


' Si siapa kalian ?!'. jawab pemuda itu ketakutan karena wajah mereka terlihat menyeramkan , meski terlihat samar-samar dalam kegelapan malam yang bersinarkan rembulan.


' Kamu tidak perlu tahu siapa kami '. ucap Ku Lang sembari menebaskan pedangnya dengan cepat kearah kepala pemuda itu. Dan pemuda itu mati dengan keadaan kepala terpotong , mata membelalak seakan tidak percaya.


Melihat kekasih pujaan hatinya mati dengan kepala terpotong jatuh menggelinding ketanah , Gadis itu tidak bisa berteriak karena Su Lang telah menembakan energi kepadanya , yang membuat tubuhnya menjadi kaku tak berdaya.


' Cepat bawa gadis itu , sebelum orang-orang kampung mengetahuinya'. Suruh Su Lang pada saudara lainnya.


Dengan sigap mereka membawa gadis itu dalam keadaan tidak berdaya dan tidak memakai celana , mereka langsung melesat membawa gadis itu menuju ke markas mereka, tetapi ditengah perjalanan mereka dihadang oleh dua orang pemuda, mereka adalah Lin Long dan Wu Wu.

__ADS_1


Wush !


Tap , tap .


' Siapa kalian , kenapa menghalangi kami ! '. teriak Su Lang .


' Tidak usah banyak tanya , serahkan gadis itu pada kami ! '. jawab Wu Wu mengintimidasi.


' Hahaha langkahi dulu mayat kami '. jawab Wu Lang ,dia langsung menyerang Wu wu dengan menggunakan teknik kuatnya.


Teknik tinju iblis !


Wu Wu yang mengetahui dirinya diserang , ia pun langsung mengeluarkan teknik andalannya.


Teknik tinju Badak !


BOOOOOOOM !


Ugh !


Mereka berdua terpental kebelakang , kekuatan mereka sama sama kuat , ada seteguk darah yang keluar dari mulut mereka.


' Kamu cepat telan pil penyembuh ini Wu '. ucap Lin Long yang mengetahui Wu Wu terluka , dia dengan cepat melesat kearah Wu Wu dan mengeluarkan pil penyembuh dalam ruang penyimpanannya .

__ADS_1


' Kita harus hati-hati , mereka bukan lawan sembarangan , sebaiknya kita lawan mereka bersama-sama, karena kekuatanku juga belum sepenuhnya pulih '. lanjut Lin Long memberi saran.


' Baik kak , ayo kita lawan mereka bersama-sama'.


__ADS_2