Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Kematian Leluhur Du


__ADS_3

' Zi Long , lindungi semua orang yang ada disini dan bawa mereka pergi '. ucap Lin Long pada Zi Long lewat telepati.


' Baik Tuan'. Zi Long mengangguk lalu menjentikan jarinya dan semua orang yang ada ditempat itu berpindah ketempat yang lebih jauh .


Zi Long membuat pentagram pertahanan untuk melindungi semua orang dari dampak pertarungan Lin Long dan leluhur Du.


Para warga yang mendengar keributan dan ledakan yang sangat kuat dari tempat keluarga Tan pun banyak yang berdatangan karena penasaran.


' Dirumah keluarga Tan ada ledakan , sekarang rumahnya hancur lebur , apa jangan - jangan Tan Ming sedang buat petasan , terus petasannya meledak '. ucap ibu - ibu yang buru-buru berlari kearah kediaman keluarga Tan sambil gendong anaknya yang sedang menyusu.


' iya , tadi aku juga dengar ada ledakan disana, ayo kita lihat '. jawab ibu-ibu yang sedang nyapu , lalu mengikuti dari belakang.


Banyak sekali warga yang berdatangan karena mendengar ledakan yang sangat kuat , tapi tidak berani mendekat .


' Apa Tan Ming sedang buat petasan , terus petasannya meledak pak '. tanya ibu-ibu yang tadi menggendong anaknya, pada suaminya yang sedang menonton juga.


' Petasan matamu , itu ada pendekar yang sedang bertarung dirumah keluarga Tan'. jawab suaminya sembari menunjuk kearah orang yang sedang bertarung.


' Wah hebat bener ya, pendekar Angling Darma apa ?'. tanyanya lagi.


' Sekarepmu'. jawab suaminya kesal.


Sementara ditempat Lin Long dan leluhur Du.


' Hohoho..ternyata hebat juga kau anak muda , bisa bertahan dari seranganku'. ucap leluhur Du yang sebenarnya kaget karena Lin Long bisa bertahan dari serangannya.

__ADS_1


' Sebaiknya kau menyerah saja anak muda , hancurkan basis kultivasimu lalu potong belutmu , nanti aku akan mengampunimu , hahaha'. lanjut leluhur Du tertawa mengejek.


' Kalo kau mampu lakukanlah sendiri'. jawab Lin Long santai .


' Aku akan memberitahumu apa itu rasa putus asa'. ucap leluhur Du lalu melesat kearang Lin Long dengan kekuatan penuhnya.


' Rasakanlah ini '.


' Matilah kau anak busuk !'.


' Pukulan Langit penghancur Bumi tahap puncak '.


Wush !


' Tapak Dewa Iblis '.


' Tahap pertama '.


Wush !


BOOOOOOOOOM !


Pukulan Lin Long dan leluhur Du saling bertabrakan , membuat ledakan yang sangat dahsyat , area sekitar berjarak 300 meter semua bangunan runtuh rata dengan tanah.


Beruntung Zi Long membuat array pelindung yang sangat kuat , untuk melindungi orang-orang , jika tidak , mungkin akan banyak korban yang berjatuhan terkena efek pertarungan Lin Long dengan leluhur Du.

__ADS_1


Lin Long mundur 2 langkah , sedangkan leluhur Du terpelanting kebelakang 100 meter dan jatuh ketanah mengeluarkan seteguk darah.


Tulang tuanya terasa remuk , ingin bangkit tetapi tak berdaya.


Sungguh tak disangka hidupnya selama ratusan tahun untuk menjadi kuat , ia kalah oleh pemuda yang baru umur 20 tahunan.


Lin Long tak menyia nyiakan kesempatan , ia langsung melesat dengan cepat mendekati leluhur Du yang tergeletak tak berdaya.


Wush ! tap , tap.


Lin Long berhenti tepat didepan leluhur Du yang tergeletak ditanah.


' Si siapa kau sebenarnya '. ucap leluhur Du terbata-bata, kini ia merasa takut melihat Lin Ling yang menatap tajam kepada dirinya.


Ia merasa didepannya seperti malaikat maut yang ingin mencabut nyawanya.


' Kau tidak layak mengetahui siapa aku'. ucap Lin Long datar.


' To tolong , tu tuan , ampunilah saya, saya orang tua yang tidak tahu tingginya gunung'. ucap leluhur Du ketakutan.


' Terlambat '. jawab Lin Long singkat , lalu ia mengeluarkan teknik serap jiwa , untuk meningkatkan kekuatannya.


Lin Long terpaksa mengeluarkan teknik terlarangnya untuk meningkatkan kekuatannya , dikarenakan ia harus cepat cepat meningkatkan kekuatan untuk menghadapi orang-orang kuat yang akan memburunya nanti.


Selain itu , alasan Lin Long menggunakan teknik terlarangnya adalah, karena di Bumi sangat langka sekali sumber daya .

__ADS_1


__ADS_2