
Seminggu kemudian acara pernikahan Alice Qin dan Lin Long digelar digedung pertemuan desa . Acara sangat meriah ,banyak para undangan berbagai kalangan telah datang memenuhi gedung pernikahan.
Dua sosok mempelai duduk dipelaminan , sosok pria tampan diatas rata-rata dan sosok mempelai wanita yang sangat cantik , bisa dikatakan seperti sepasang dewa dan dewi, yang tak sedikit orang menaruh rasa iri pada pasangan mereka berdua, sungguh pasangan yang sempurna.
' Pengantin pria sangat tampan sekali , kalo aku belum punya anak dari bapaknya anak ini, si Pentol korek , mungkin aku akan mengejarnya '. bisik ibu - ibu yang sedang menyusui anaknya didepan umum.
' Sadar diri , apa dia akan mau denganmu yang banyak Panu itu '. jawab temannya ibu-ibu yang berias tebal, mukanya putih tapi kakinya hitam mirip kaki badak .
' Mending denganku daripada denganmu'. lanjutnya.
' Kamu juga harus sadar diri , emang dia mau sama kamu , muka putih kaki hitam mirip ular weling '. dengus ibu-ibu yang sedang menyusui anaknya didepan umum, karena marah disinggung oleh temannya dikatain banyak panu dibadannya, walaupun itu kebenarannya.
' Kalian ributin apa sih , seperti tidak pernah liat laki-laki tampan saja '. ucap temannya ibu-ibu yang badanya gendut tapi *********** kecil karena belum punya anak, walaupun dia sangat mengagumi Lin Long tapi pura-pura jaga image .
__ADS_1
Waktu terus berlalu ,hingga waktu malam , suasana acara pernikahan berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun , iringan band akustik melengkapi kemeriahan acara pernikahan. Setelah itu lanjut acara orgen tunggal.
' Alice, Steve..kalo kecapaian kalian istirahat saja dikamar , lagian penyambutan para undangan sudah selesai ,ini juga sudah larut malam'. ucap Maria Tang pada Alice dan Lin Long.
' Iya bu '. jawab Alice malu - malu.
' Ehem ,kalo mau buka segel , mending besok malam saja , kalo sekarang berisik , nanti tidak konsentrasi '. bisik Maria Tang goda Alice Qin.
' Apaan sih ibu , becanda saja '. sahut Alice ,wajah Alice merah merona karena malu, lalu melirik Lin Long yang disebelahnya yang terlihat bingung.
' Ibu dulu juga begitu , terasa sakit , tapi lama-lama jadi ketagihan hihhi'. lanjut Maria Tang.
' Ibu lama lama ngaco , aku masuk dulu '. Wajah Alice semakin memerah , karena digoda terus sama ibunya.
__ADS_1
' Ayo Steve , acara sudah selesai lebih baik kita istirahat dulu '. lanjut Alice sembari gandeng tangan Lin Long masuk kekamar pengantin.
' Kita mau kemana ?'. tanya Lin Long bingung.
' Kita ke kamar yang sudah disediakan oleh gedung ini.'. jawab Alice malu.
' Kalo ingin istirahat biar lebih tenang , apa sebaiknya kita pulang saja , disana lebih sepi?'. jawab Lin Long tersenyum.
' Ide yang bagus lebih baik kita pulang saja'. dengan wajah yang merona Alice Qin menjawab.
Lalu mereka berdua pergi meninggalkan gedung pernikahan menuju kerumah .
Sesampai dirumah mereka langsung mesuk kekamar berdua , walaupun sebelumnya mereka pernah sekamar berdua tetapi masih saja mereka merasa canggung, bingung apa yang harus mereka lakukan .
__ADS_1
' Alice sebaiknya kamu istirahat saja , aku takut kamu kecapaian '. ucap Lin Long pada Alice .
Alice tidak menjawabnya tetapi malah balik bertanya '. Apa kamu kecapaian juga ?'. terlihat wajah merona Alice karena malu.