Dia Adalah Dewa

Dia Adalah Dewa
Menikah


__ADS_3

Seminggu kemudian acara pernikahan Alice Qin dan Lin Long digelar digedung pertemuan desa . Acara sangat meriah ,banyak para undangan berbagai kalangan telah datang memenuhi gedung pernikahan.


Dua sosok mempelai duduk dipelaminan , sosok pria tampan diatas rata-rata dan sosok mempelai wanita yang sangat cantik , bisa dikatakan seperti sepasang dewa dan dewi, yang tak sedikit orang menaruh rasa iri pada pasangan mereka berdua, sungguh pasangan yang sempurna.


' Pengantin pria sangat tampan sekali , kalo aku belum punya anak dari bapaknya anak ini, si Pentol korek , mungkin aku akan mengejarnya '. bisik ibu - ibu yang sedang menyusui anaknya didepan umum.


' Sadar diri , apa dia akan mau denganmu yang banyak Panu itu '. jawab temannya ibu-ibu yang berias tebal, mukanya putih tapi kakinya hitam mirip kaki badak .


' Mending denganku daripada denganmu'. lanjutnya.


' Kamu juga harus sadar diri , emang dia mau sama kamu , muka putih kaki hitam mirip ular weling '. dengus ibu-ibu yang sedang menyusui anaknya didepan umum, karena marah disinggung oleh temannya dikatain banyak panu dibadannya, walaupun itu kebenarannya.


' Kalian ributin apa sih , seperti tidak pernah liat laki-laki tampan saja '. ucap temannya ibu-ibu yang badanya gendut tapi *********** kecil karena belum punya anak, walaupun dia sangat mengagumi Lin Long tapi pura-pura jaga image .

__ADS_1


Waktu terus berlalu ,hingga waktu malam , suasana acara pernikahan berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun , iringan band akustik melengkapi kemeriahan acara pernikahan. Setelah itu lanjut acara orgen tunggal.


' Alice, Steve..kalo kecapaian kalian istirahat saja dikamar , lagian penyambutan para undangan sudah selesai ,ini juga sudah larut malam'. ucap Maria Tang pada Alice dan Lin Long.


' Iya bu '. jawab Alice malu - malu.


' Ehem ,kalo mau buka segel , mending besok malam saja , kalo sekarang berisik , nanti tidak konsentrasi '. bisik Maria Tang goda Alice Qin.


' Apaan sih ibu , becanda saja '. sahut Alice ,wajah Alice merah merona karena malu, lalu melirik Lin Long yang disebelahnya yang terlihat bingung.


' Ibu dulu juga begitu , terasa sakit , tapi lama-lama jadi ketagihan hihhi'. lanjut Maria Tang.


' Ibu lama lama ngaco , aku masuk dulu '. Wajah Alice semakin memerah , karena digoda terus sama ibunya.

__ADS_1


' Ayo Steve , acara sudah selesai lebih baik kita istirahat dulu '. lanjut Alice sembari gandeng tangan Lin Long masuk kekamar pengantin.


' Kita mau kemana ?'. tanya Lin Long bingung.


' Kita ke kamar yang sudah disediakan oleh gedung ini.'. jawab Alice malu.


' Kalo ingin istirahat biar lebih tenang , apa sebaiknya kita pulang saja , disana lebih sepi?'. jawab Lin Long tersenyum.


' Ide yang bagus lebih baik kita pulang saja'. dengan wajah yang merona Alice Qin menjawab.


Lalu mereka berdua pergi meninggalkan gedung pernikahan menuju kerumah .


Sesampai dirumah mereka langsung mesuk kekamar berdua , walaupun sebelumnya mereka pernah sekamar berdua tetapi masih saja mereka merasa canggung, bingung apa yang harus mereka lakukan .

__ADS_1


' Alice sebaiknya kamu istirahat saja , aku takut kamu kecapaian '. ucap Lin Long pada Alice .


Alice tidak menjawabnya tetapi malah balik bertanya '. Apa kamu kecapaian juga ?'. terlihat wajah merona Alice karena malu.


__ADS_2