
Di rumah mewah David di tanah air, Danis merasa kesepian.Wanita ringkih itu terlihat terisak karena semenjak suaminya menikahi Renata, waktu suaminya betul-betul tersita hanya untuk istri mudanya, setiap malam ia selalu memergoki suaminya tak berada disisinya, sekalipun itu jadwal tidur sang suami dengannya.
Perasaan Danis makin miris dan minder, karena ulah mereka.Sebegitu tidak pekanya dirinya selama ini, jika ia berpikir pelayanan batin yang ia beri pada suaminya ia rasa cukup dan memuaskan.
"Aku terlalu percaya diri pada rasa cinta mas David, mungkin ia berusaha menyenangkan aku saja selama ini, aku saja yang tak tahu diri!"isak tangis mewarnai pikiran wanita ringkih itu.
Tak ada pelayan yang menemani wanita itu, ia ingin sendiri merenungi rencana yang telah ia buat sendiri, langkah yang ia ambil untuk memisahkan sang suami dengan wanita yang saat itu dikabarkan Renata sebagai rivalnya, yang membuat dirinya cemburu dan memutuskan untuk menikahkan sang suami dengan adik sepupunya yang selama ini selalu bersikap baik padanya.Padahal itulah yang selama ini selalu diimpikan oleh Renata, memiliki suami dari saudari sepupunya.
Saat ini di belah bumi yang berbeda, suara de sahan dan gerakan erotis dua pasangan yang sedang digulung bira hi, senangtiasa mewarnai ruang kamar presidential suite yang mewah.
"Re ..ahhmmm kau nikmat sekali sayangku!"David melenguh ketika milik Renata yang rapat mencengkeram miliknya.Kata pujian saat menikmati sensasi bercinta bagai obralan yang minim harga atau bisa jadi gratisan, tapi Renata merasa melambung mendengar ucapan suami sirihnya itu.
"Aku akan terus membuatmu nikmat suamiku, karena aku sangat mencintaimu"Renata bergerak liar di atas tubuh suaminya.
Lenguhan dan de sahan dari bibir lelaki 42 tahun itu terus mengalun sexy, Sungguh ia suka dengan pelayanan sempurna dari sang istri sirih, yang jauh dari percintaan dengan istri sahnya sekalipun rasa cintanya pada Danis terlihat begitu besar.
"Kak..aku mau sampai"suara Renata terdengar bergetar.
David segera membalik posisi, ia memagut lembut bibir Renata, dan memberikan hentakan yang kuat dan dalam pada milik istri sirihnya itu.Tak ada ingatannya tentang Danis istri yang awalnya ia agungkan sebagai yang tercinta.Naf su mengalahkan akal itulah yang terjadi pada David Arya Tama.
"Kita sama-sama sayang, ini sudah dekaaat aahhhmmm"tubuh keduanya saling bergerak mencari penyempurnaan bi rahi yang terhempas dalam penyatuan raga, Saling peluk erat dan salin tekan dititik sensitif masing-masing.
"Oh kak kau perkasa sekali"suara sexy dengan alunan manja itu menbuat David tersenyum bangga.Ia menarik erat tubuh polos sang istri dalam pelukan
"Kau juga sayangku, sangat nikmat dan membuatku ketagihan"David mengecup sekilas bibir merekah istrinya.
Seminggu telah berlalu, namun pusara itu masih basah, Sore itu sepulang kerja, Sukma duduk di samping makan emaknya, hatinya masih tak rela atas kepergian emaknya yang tiba-tiba.Ia selalu berpikir apa yang dilakukan Zain pada emaknya?, hingga mantri pukesmas mengatakan emaknya kena serangan jantung.
__ADS_1
"Aku akan menuntut balas padamu!"Tubuh Sukma seketika bergetar ketika angin mendadak bertiup kencang, langit di atas kepalanya mendadak kelam.
"Sepertinya akan turun hujan, aku harus segera pulang, kasihan Arum di rumah, ia pasti mencariku"guman Sukma seraya bergegas meninggalkan pemakaman.
Tubuh Sukma mendadak kaku, ketika sosok lelaki dengan tatapan tajam menatapnya tanpa ekspresi.Lelaki yang tiba-tiba berada di belakangnya, menaunginya dengan payung berwarna hitam. Wajah lelaki itu tak terlalu jelas tapi bisa dipastikan wajah itu terlihat blasteran.
Entah karena udara sedang dingin, atau karena apa.Sukma merasakan tengkuknya meremang dan tubuhnya merasakan hawa dingin yang mencekam.
Sukma menghindari lelaki yang saat ini berada di hadapannya, namun kakinya mendadak tak mampu ia gerakkan.
Sukma hanya bisa bingung ketika tubuhnya sudah berada di dalam mobil klasik yang mewah dengan warna hitam mengkilat.Di depannya duduk sosok lelaki yang tadi berada di makam.
"Siapa anda tuan, tolong biarkan saya turun"pinta Sukma dengan wajah ketakutan.Tanpa menjawab ucapan Sukma lelaki itu menekan tombol yang ada di tempat duduknya, seakan diperintah mobil itu melaju meninggalkan area pemakaman.
Sukma merasa bingung sendiri, tadi ia sama sekali tak melihat ada orang selain lelaki di hadapannya, lalu siapa yang menyetir mobil di kursi pengemudi.Lalu bagaimana ia bisa ada di dalam mobil ini tanpa berjalan.Keanehan itu membuat bulu kuduk Sukma meremang.
"Mbak sudah pulang, naik apa?"
Sukma tergagap mendengar pertanyaan Wati yang baru saja keluar dari kamarnya.
"Ya Tuhan jika aku bilang diantar Joko pasti terlihat aneh dengan pakaianku yang kering ini, karena hujan deras begini pastinya pakaianku basah bahkan bisa jadi kuyup"batin Sukma bingung.
Belum sempat Sukma menjawab, suara guntur terdengar menggelegar membuat Sukma bergidik dan gegas masuk ke dalam kamar.
"Dia tidur dari habis mandi sore tadi mbak, dia pintar tidak rewel"Wati menjelaskan perihal Arum yang ia jaga tadi.
"Terimakasih Ti, kamu sangat membantu mbak"Wati mengangguk dan tersenyum ramah.
__ADS_1
"Mbak maaf kalau nanti mbak kerja siapa yang akan menjaga Arum?"Wati bertanya ketika mereka duduk berdua menikmati makan malam.
Sukma menghentikan suapannya, ia menatap mantan adik iparnya.Wanita cantik itu menghela nafas panjang.
"Aku akan mencari pengasuh Arum dek"lirih Sukma sembari menyuapkan nasi ke dalam mulutnya.
"Mbak... jika mbak setuju usulku, bolehkan jika aku membawa Arum ke rumah, disana ada ayah dan ibu yang akan menjaganya, mereka selalu menanyakan Arum mbak, tapi mereka malu untuk datang kemari"
Sukma menatap Wati dengan sorot tak suka, ia tak akan melepas Arum pada orang lain.Orang lain?
Wati dan keluarganya bukan orang lain bagi Arum, mereka keluarga Arum..mbah dan tantenya.
"Maaf jika aku lancang,maksudku tadi biar mbak bisa bekerja dengan tenang tanpa khawatir dengan Arum, karena ini juga pesan mas Afit sebelum ia meninggal" Wati menunduk takut.
Wati tahu perasaan Sukma, wanita cantik itu pasti tak mau berpisah dengan Arum, putri yang selalu menemaninya dan satu-satunya miliknya saat ini.Tapi membiarkan Arum dengan orang lain juga bukan hal yang baik kan?.
Haaaiiii pembaca setia๐๐๐
Author akan buat giveaway buat yang rajin menyimak cerita DIA IBUKU.
Akan ada hadiah pulsa @50k untuk 5 orang dengan vote terbanyak sampai akhir tahun (31 Desember 2022)
Dan Author akan beri pulsa untuk 2 orang @25k dengan komen yang paling menarik.
Ayooo..aku masih menanti komenmu loh๐ terus tunggu episod selanjutnya yaa...๐๐๐
BERSAMBUNG๐
__ADS_1