Dia Ibuku

Dia Ibuku
CEO Baru


__ADS_3

David sampai di rumahnya hari sudah malam, lelaki itu seperti biasa selalu disambut hormat dan penuh harap


oleh Susi.Wanita itu membawa tas kerja David dan membantu lelaki itu untuk mandi. Menyiapkan air hangat dengan aroma terapi yang menenangkan di dalam bathtub.Bahkan Susi ikut memandikan tubuh polos majikan tercintanya itu.Jika David menginginkan lebih sekedar memandikan dengan sukarela Susi akan melayani hasrat majikannya itu.


Namun malam ini lelaki itu seperti enggan ditemani Susi, ia menolak wanita itu yang ingin memandikan dirinya.Susi akhirnya keluar dari kamar utama dan masuk ke kamarnya.


"Mungkin tuanku lelah dengan aktivitasnya hari ini, aku harus membuatkan jamu agar tuanku sehat dan perkasa kembali"guman Susi dalam hati.


Malam itu setelah makan malam, David masuk sendiri ke kamarnya, biasanaya ia akan menunggu Susi sampai selesai membereskan sisa makan malam mereka.Namun entah malam ini ia ingin sendiri.


Susi hanya melihat tingkah lelakinya yang tak seperti biasa, tiba-tiba ada perasaan takut di hati wanita kampung itu.Takut jika David melupakannya.


"Kreeeekkk"


David menoleh ke arah pintu ketika mendengar suara pintu dibuka.Susi masuk dengan dengan segelas minuman di tangannya.


"Minum dulu ini sayang, biar besok badannya segar dan enakan"David yang ingin sendiri dengan cepat menghabiskan minuman di tangan Susi, Susi yang merasa ditolak hanya tersenyum smirk melihat sikap majikannya.


Beberapa menit berlalu, David merasakan sesuatu yang mendesak dari dalam tubuhnya.Lelaki itu menatap ke arah pintu kamar mandi dimana Susi berada.


Nafas David menderu begitu melihat Susi yang keluar dari kamar mandi dengan mengenakan lingerie sexy.Susi memekik ketika tubuhnya sudah melayang dalam gendongan David.Lelaki itu menghempaskan lembut tubuh Susi di atas ranjang tidurnya.Susi tersenyum bahagia atas keberhasilan misinya.


Malam itu David kembali membuktikan keperkasaannya, ia menabur benih cinta dalam perangkap artnya yang sudah ia anggap seperti seorang istri.


Hari beranjak pagi, David mengerjapkan matanya menyesuaikan dengan cahaya yang menyapa.Ia tersenyum melihat Susi yang masih terlelap sembari memeluk pinggangnya.Semalaman ia menghajar wanita itu dalam perangkap bi rahi yang disulut oleh Susi.Minuman apa yang Susi berikan dwngan alasan kesehatan itu memang manjur, bukan hanya ia mampu mencetak gol berkali-kali di gawang Susi namun saat ini ia merasa stamina sangat fit.

__ADS_1


David melepaskan tangan Susi dan pinggangnya, dikecupnya kening wanita yang selalu setia padanya itu, ia gegas menuju kamar mandi.


David pergi ke kantor tanpa membangunkan Susi, wanita itu benar-benar kelelahan karena baru tertidur setelah subuh.


"Wooow nggak kepagian nih pak"ejek Emil memulai pembicaraan begitu menyambut David.


David hanya tersenyum lebar menanggapi tanya Emil.Sungguh mujarab minuman hasil ramuan Susi, bukan hanya badan jadi bugar, namun pikirannya pun terasa enteng, mungkin karena semua bebannya sudah mengendap di rahim Susi.


"Hari ini ada pertemuan bos besar dengan CEO perusahaan raksasa dari amrik pak, saya dengar penanam modalnya dalam jumlah fantastis".


David hanya tersenyum mendengarnya, ia berpikir bos kali ini memang luar biasa dari dirinya.Dulu ia kesulitan menggaet perusahan dari benua Amerika tapi bos kali ini malah menggaet perusahaan raksasa seperti ExCorporation.


"Entah sehebat apa bos baru itu, pastinya ia lulusan terbaik dari luar negeri".guman Emil yang dibenarkan David dalam hati.


"Apa pertemuannya di kantor ini?"


"Benar pak".


"Tok..tok..tokk..!"


David menatap Emil yang saat bersamaan juga menatapnya, Emil beranjak ke arah pintu.Ia membuka pintu dan menatap wajah wanita yang yang sering ia lihat bersliwiran di dekat ruang CEO.


"Tolong sampaikan ke pada bapak David Arya Tama, untuk ikut meeting di ruang pertemuan, jam 10"Gayatri menatap takjub lelaki di hadapannya.


"Masuklah dan katakan sendiri!"Emil mundur dan memberi jalan untuk Gayatri masuk.

__ADS_1


"Maaf bapak David Arya Tama diminta ikut meeting jam 10 di ruangan pertemuan!".


"Hanya pak David mbak?"


"Mas boleh ikut, nanti duduk di samping saya saat pertemuan berlangsung". Gayatri terkekeh diikuti suara tawa David.


"Baru loh dapat saingan tukang bully!". tawa David pecah melihat wajah Emil yang cemberut saat Gayatri keluar seraya terkikih geli menatapnya.


Beberapa menit menuju jam 10, David sudah berada di ruang pertemuan.Ada bebarapa kepala bagian yang hadir di ruangan itu termasuk dirinya dan tentu saja Emil.Lelaki itu terpaksa mengikuti kemauan David untuk ikut, entah rasanya perlu suport dari mantan asistennya yang cakap itu.


Di ruang pertemuan itu meja dan kursi di atur melingkar, dengan proyektor yang berada di dinding belakang dari kursi khusus CEO.Jadi semua kepala bagian bisa saling menyapa dan berinteraksi.


Di saat suasana cukup ramai karena interaksi antar sesama kabid, nampak Gayatri masuk dengan menunduk memberi salam sekaligus memberi jalan seorang wanita cantik yang berjalan bersebelahan dengan lelaki asing.Sedang di belakang pasangan beda negara itu nampak sang asisten yang mengekori mereka, ia adalah Nadif Rajana.


Posisi Sukma yang berada di sebelah kiri Mark Gates ketika masuk ruangan membuat wanita cantik itu tak langsung menarik oandangan orang di ruangan itu. Namun di saat Sukma sudah berada di kursi kebesarannya. Beberapa lidah kabid lelaki mulai berdecak kagum akan kecantikan wanita di hadapan mereka.


David dan Emil yang tak menyangka CEO baru mereka adalah Sukma, seperti terhipnotis untuk terpelongo dalam waktu lama.Mereka baru tersadar ketika Sukma memberi sambutan dengan suara tegasnya yang memukau mata bawahannya.


"Selamat pagi bapak ibu kepala divisi, saya perkenalkan lelaki tampan di samping saya ini, dia Mr.Mark Gatez, CEO ExCorporation.Dan ini kali pertama saya berhadapan langsung dengan bapak dan ibu, pagi ini kita meeting untuk membicarakan hal-hal terkait kontrak kerjasama kita yang disetujui oleh perusahaan raksasa di bawah kendali Mr Mark.Mohon kerjasamanya untuk bersama memajukan perusahaan ini, ini ladang kita bersama untuk mengais rezeki bukan semata milik saya pribadi, tapi ada jerih payah anda semua sebagai bagian dari DuaPutra!".Suara lembut namun terdengar sangat tegas itu di iyakan oleh para hadirin di ruangan itu.


Hingga saat Mr. Mark Gatez mengenalkan diri, dan menjelaskan perihal kerjasamanya dengan DuaPutra tentu saja dibarengi pujian untuk sang CEO yang cantik rupawan, David masih merasa semua bagai mimpi untuknya, lutut lelaki itu bergetar dengan pikiran yang tak bisa ia ungkap dengan kata.


"Ya Tuhan dia bu Sukma, wanita itu semakin cantik saja, tampilannya sekarang sungguh berbeda.Ia terlihat berkelas".racau Emil sembari mengelus punggung David yang masih juga terpelongo entah karena terkejut atau karena terpesona.


BERSAMBUNG😊

__ADS_1


__ADS_2