
Bulan berganti dan selama itu Zain terus berusaha menemui Sukma, namun anehnya ia selalu menemui kesulitan setiap hendak menemui wanita yang masih sah secara agama sebagai istrinya.
Sedangkan kehidupan Sukma semakin tenang, wanita cantik itu merasa seperti ada seseorang yang terus mengawasinya, dan seperti berusaha melindungi dirinya.
Dan jangan lupa wanita cantik itu kerap bermimpi melakukan penyatuan dengan lelaki tampan berwajah blasteran.Yang membuat Sukma sangat terpuaskan karena perlakuan lelaki itu seperti nyata pada tubuhnya.Dan diam-diam Sukma mulai mendambakan lelaki itu hadir menemaninya disetiap malam.
Malam itu di rumah mewah seorang David Arya Tama, sedang dipenuhi kebahagia, tentu saja yang bahagia hanya David dan Renata, ketika sore tadi dokter mengatakan jika Renata mengandung benih David.
Sikap manja Renata membuat Danis muak, tapi ia menjadi merasa kecil hati karena sang suami menuruti semua mau Renata.
"Kak ayo ke kamar, anak kita ingin dekat papanya"rengek Renata seraya menarik lembut lengan David.
"Baiklah sayang!"David merengkuh tubuh Renata dalam dekapannya.
"Dek..mas temani adik kesayangamu ya, kau tahukan ia perlu perhatian lebih dariku!"senyum David mengembang ketika matanya bersirobok dengan Danis.Saat itu mereka bertiga sedang bercengkramah setelah makan malam.Tentu saja Renata lebih mendominasi sang suami.
Danis hanya tersenyum tipis menanggapi sang suami, yang tanpa mendengar jawabannya langsung menuju kamar Renata.
Danis meminta bibi mengantarnya ke kamar, ia semakin tak bersemangat setelah tahu adik sepupunya itu hamil, apa lagi melihat binar bahagia di mata suaminya ketika mengabarkan Renata hamil anaknya.
"Sabar ya bu, semoga dengan kelahiran anak bapak nanti, rumah ini akan lebih damai"lirih bibi menenangkan Danis.Tapi wanita ringkih itu makin kesal dengan tangan yang mengepal sempurna.
Di rumah almarhum mak Nah, Sukma baru selesai mandi dengan air hangat, ia menggunakan daster dengan lengan setali untuk teman tidurnya.
Sejak diangkat menjadi kepala Operator Ptoduksi, tugas Sukma makin bertambah dan tentunya pekerjaannya pun makin banyak, hingga ia baru bisa pulang larut malam, dan anehnya mobil yang sama selalu mengantar jemput dirinya, Sukma yang tak mau ambil pusing hanya mengikuti alur saja, karena ia yakin sosok lelaki blasteran itu yang berada dibalik semua ini, dan lagi sang sopir tak pernah macam-macam padanya, hingga Sukma seperti diharuskan menerima semua itu dengan nyaman.
Wanita cantik itu merebahkan raganya di atas ranjang, Sukma merasakan jika ada yang sedang mengawasinya.Wanita cantik itu hanya tersenyum tipis.Ia tahu jika sosok lelaki blasteran itu sudah berada di dalam kamarnya.
Tapi kali ini Sukma ingin bisa melihat sosok itu dalam keadaan sadar, bukan saat dibawah alam sadarnya, yang seperti sedang mengalami mimpi saja.
__ADS_1
Sukma tersenyum ketika soaok itu sudah duduk di pinggir ranjang, menatapnya dengan sorot penuh cinta.Sosok yang tahu apa yang ada dipikirannya.Dan selalu berusaha menjaganya.
"Kau merindukan diriku istriku!"
"Istri mas?"Sosok lelaki itu mengangguk dan tangannya yang dingin mengelus lengan Sukma lembut.
"Semenjak penyatuan kita malam itu, kau adalah istriku sayang.Hanya aku yang boleh memuaskan hasratmu!"Sukma mengangguk dan bergeser memberi ruang untuk suami gaibnya berbaring di sampingnya.
Akal wanita cantik itu tiba-tiba menjadi pendek, lelah dan sakitnya berumah tangga dengan lelaki, membuat wanita itu seperti berpikir jika sosok inilah yang lebih baik untuk hidupnya.
Entah seperti apa mulanya mereka sudah saling berpa gutan, lidah sosok lelaki itu sudah menerobos masuk ke dalam mulut Sukma, begitu liar dan panjang, deru nafasnya terdengar bergemuruh.Sukma yang mulai terbuai tak menyadari sesuatu yang aneh pada tubuh sosok lelaki tampan itu.
"AKU MENCINTAMU ISTRIKU, AKU AKAN MEMBUATMU BAHAGIA!"suara berat yang terdengar sexy itu membuat Sukma mabuk kepayang, apalagi ketika lidah panjang sosok itu bergelut di inti tubuhnya, wanita cantik itu hanya bisa terpejam menikmati sensasi bercinta yang luar biasa, yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
Sukma mendekap erat tubuh yang mulai terasa hangat dengan keringat berbau khas yang tak dipedulikan Sukma, karena kenikmatan yang semakin membekukan akal.
Jeritan manja dari bibir tipis Sukma membuat sosok itu makin bersemangat membahagiakan wanita yang sudah ia klaim sebagai istrinya itu.
"Kau suka sayangku?"
"Iiiya mas..aaaku suka."rintih Sukma manja.
"Aku siap menjadi budakmu jika kau inginkan, kau bersedia sayangku"
"Iya mas aku bersedia..aku akan selalu menunggumu"
"Berjanjilah kau hanya mencintaiku, dan anak-anak kita nantinya sayang"
"Iya mas..awwhhh..mas aku hampir sampai"
__ADS_1
"Siap sayangku, mas akan membuatmu tak bisa melupakan ini!"
Suara jeritan kenikmatan wanita cantik itu diredam oleh bibir berlendir kuning, yang terlihat menjijikan bagi mata manusia normal, dan tak lama sosok lelaki tampan yang dipenuhi peluh itu mengejang, lalu semburan benih bagai nanah yang hangat berwarna kehijauan itu membuat tubuh Sukma ikut mengejang nikmat,Sekalipun ia tak bisa bermain liar seperti biasa di alamnya, tapi bermain dengan wanita tercinta dengan mengikuti perasaan terasa berbeda.
"MAS MENCINTAMU ISTRIKU!"
"AKU JUGA MENCINTAIMU MAS!"
Beberapa menit kemudian Sukma mengerjap, menyaksikan sosok tak berbusana di sampingnya, wanita cantik itu menurut saja ketika tubuhnya ditarik lembut dalam dekapan Sosok itu.
"AKU SANGAT BAHAGIA ISTRIKU"
Sukma mengangguk dan mendekap erat sosok yang baru memuaskan hasratnya dengan cara yang luar biasa nikmat.
"Mas..siapakah dirimu?, haruskan aku tak mengetahui namamu dan asalmu jika aku ini kau anggap istrimu?"
Sosok itu terlihat menghela nafas kasar, tak lama ia mengecup kening Sukma sangat dalam.Dan tangannya menyentuh dagu Sukma, hingga mata mereka bersirobok.
"Berjanjilah kau tak akan takut padaku, dan berjanjilah kau tak akan pergi setelah mengetahui hal ini"
Sukma menatap mata keabu abuan dan tajam milik suami gaibnya.Hingga mata itu beralih meredup.Dan beberapa detik kemudian wanita cantik itu mengangguk.
Dalam hitungan menit tubuh Sukma sudah melesat dalam dekapan sosok itu, entah apa yang terjadi, wanita cantik itu bagai tak sadarkan diri.
"Bangunlah istriku, kau telah tiba di istanamu!"suara lembut itu menyapa pendengar Sukma, hingga mata lentik itu mengerjap sempurna.
Sukma menatap perubahan yang terjadi atas tubuhnya, pakaian bak seorang ratu yang ia kenakan terasa asing baginya.Apa lagi sosok di sampingnya yang berpenampilan bak seorang raja, dengan wajah sangat tampan dan mata abunya yang tajam.
"Aku adalah Raja BARCA, aku mengenalmu dari putramu, dan dari awal aku sudah jatuh cinta padamu"tutur Barca lembut.
__ADS_1
"Putraku?kau seorang raja?"Sukma terpaku mendengar semua yang terasa janggal baginya.
BERSAMBUNG😊