
David betul-betul seperti didoktrin untuk selalu membuat Renata bahagia.Saat suara merdu sang istri mengalun di ruang tidur mereka, David justru mengelus dada karena rasa sesak yang entah mengapa, dirinya seakan terpaksa melakukan ini demi sang calon bayi.Tapi perasaannya justru ambyar saat sang istri mencapai puncak nirwana.
Entah sejak kapan ia tak bisa menikmati kebersamaannya dengan sang istri.Bisa jadi sejak ia tahu sikap Renata pada Danis, atau sejak hatinya dekat kembali dengan wanita pujaannya.Yang ia tak sadari, jika jerat rasa pada wanita cantik bernama Sukma itu, telah mengikat hatinya kuat.
Waktu terus merangkak naik, pukul 8 pagi David tiba di kantornya, ia langsung ke ruangan Sukma.Namun lelaki itu harus kecewa karena wanita yang ia cari belum datang ke kantor, hingga sampai pukul 10 pagi Sukma masih belum menampakan diri.
David memutuskan untuk mendatangi rumah Sukma, ia ingin mengecek keberadaan wanita pujaannya. David melajukan mobilnya menuju rumah Sukma.Perasaan lelaki gagah itu kembali berdebar lembut, pikirannya sudah terbayang akan perjumpaan dengan wanitanya.
Di dalam rumahnya Sukma masih terlihat malas-malasan di tempat tidurnya, wanita cantik itu memutuskan untuk tak masuk kerja hari ini.Ia sudah mengirim chat pada Boby jika ia tak bisa datang ke kantor.
Sukma kembali merangkai mimpi indahnya dalam dekapan lelaki pujaannya, lelaki yang mulai bucin setengah mati padanya.
Tidak butuh waktu lama, mobil David sudah sampai di rumah Sukma.David gegas turun dan melangkah cepat ke arah pintu depan rumah Sukma.Seminggu tak melihat wanita pujaannya, membuat rindunya mengubun.
David yang menyimpan satu kunci rumah Sukma, gegas membuka pintu.Setelahnya lelaki itu masuk ke dalam rumah wanita pujaannya. Senyumnya mengembang begitu melihat wanitanya masih tertidur pulas di bawah lembutnya selimut berbulu halus.
David melepas dasinya, melinting lengan bajunya sampai siku, tak lupa tali pinggangnya, ia mengeluarkan bagian bawah kemejanya dari dalam bagian celana.
Lelaki itu gegas masuk ke dalam selimut sang wanita, hatinya membucah bahagia. Dikecupnya sekilas bibir yang ia rindukan, lalu ******* lembut, hingga Sukma melenguh.Tubuh wanita itu bereaksi seolah ia kembali mendapat cumbuhan dari pria bawa sadarnya.
David tersenyum atas respon tubuh wanitanya.Beberapa menit kemudian David sudah melesatkan rasa rindunya, mengurai rasa dengan pertemuan raga yang ia sangat dambakan.
Saat ditengah pertarungan, mata cantik Sukma mengerjap, matanya bersirobok dengan mata teduh berkabut gairah dari lelaki gagah yang memandangnya penuh damba.Lelaki yang sedang mengungkungnya.Sukma tak menduga jika David melakukannya disaat dirinya sedang terlelap, ia bahkan mengira semua itu bagai mimpi.
Gerak tubuh Sukma mengikuti irama tubuh David.Hingga diakhir permainan mereka saling berdekapan penuh cinta.
"Kapan kau datang sayangku?"
"Tadi malam"
__ADS_1
"Kenapa mas sulit menghubungimu, kau tahu mas hampir gila karena kau pergi lama sekali"
"Baru hampirkan..belum juga gila"ejek Sukma manja.
"Aku sudah gila sayang, gila akan dirimu"bisik David lembut di telinga Sukma, wanita cantik itu meremang merasakan deru nafas lembut lelakinya.
Hari terus beranjak sore, namun dua sijoli yang sedang kasmaran itu tak jua beranjak dari ranjang panasnya, Sepertinya mereka tak merasakan lapar, mungkin mereka kenyang lahir batin karena pertempuran dasyat yang bertabur rindu yang sangat kental.
David merasa hatinya sangat bahagia, ia tak ingin pergi dari sisi wanitanya, ia takut jika Sukma kembali menjauhi dirinya. Namun ia teringat pada istrinya yang sedang hamil, wanita itu akan kembali membuat ulah jika keinginannya tak dipenuhi.David yakin jika saat ini istrinya itu sedang meraung, karena ia mengaktipkan mood silent pada ponselnya.
"Sayang mas balik ya, tadi pagi mas belum ada bertemu Emil, mas begitu merindukanmu, sampai lupa mengabarinya"Sukma tersenyum samar mendengar alasan lelakinya, namun wanita cantik itu tetap mengangguk.
David gegas berpakaian, ia kepikiran akan bayi dikandungan istrinya, ia takut Renata bertingkah semaunya karna tak bisa menghubunginya.
Sukma tak mengantar kepergian David, wanita cantik itu tetap bergelung di dalam selimut hangatnya.Sampai suara deru mobil David yang mulai samar terdengar di telinganya, wanita cantik itu mulai beranjak dari ranjangnya.
Sukma gegas mandi, setelahnya wanita itu masuk dapur untuk membuat masakan untuk mengisi perutnya yang mulai terasa lapar.
Lelaki itu turun dari mobilnya, dan berjalan dengan langkah gagah masuk ke dalam rumah.
"Ada apa lagi?"
"Ibu menangis sedari siang tadi, bahkan menolak makan siang pak"jelas art yang menyambut kedatangan David.
David menghela nafasnya kasar, kebiasaan Renata menekan dirinya melalui bayi dalam kandungannya, sebenarnya David sudah begitu muak dengan kelakuan Renata.Tapi ia bertahan demi anaknya.Jika saja bayi dalam perut Renata sudah keluar, lelaki itu tak akan ambil pusing dengan sikap istri sirihnya itu.
David melihat istrinya yang terisak di sudut ranjang, tangan wanita cantik itu meremas perutnya.Wanita itu belum menyadari kehadirannya.
"APA YANG KAU LAKUKAN RE!!!"suara David mengelegar melihat kelakuan Renata pada bayinya.
__ADS_1
Renata terkejut mendengar suara suaminya yang bagai guntur, tangis wanita itu makin menjadi.
"Kau tahu aku kerja, seharian ini ada klien yang harus aku temani, hingga aku tak bisa menyentuh ponselku sama sekali, kenapa kau tak mengerti juga!"keluh David dengan suara tinggi.
"Anakmu rindu padamu, apa aku salah jika ingin melihat wajahmu melalui vc saja, agar bayimu tak terus bergerak aktip, kau tahu ia akan tenang saat mendengar suara papanya"suara Renata terdengar kesal.
David membeku mendengar penuturan istrinya, lelaki itu melangkah lunglai menuju ranjang, ia naik dan meratakan posisi wajahnya pada perut Renata.Tangan besarnya mengelus lembut kulit perut Renata yang membuncit, karena kehamilannya sudah masuk trimester 2.
David terteguh ketika merasakan gerakan lembut dari bayinya, hatinya mendadak melow, benarkah bayinya merindukan dirinya. Bisakan janin yang masih dalam kandungan merindukan orangtuanya?. Pikiran David menjadi ragu.
Istirahatlah, aku mandi dulu"David turun dari ranjangnya, lelaki itu langsung masuk ke dalam kamar mandi.Namun ia tak langsung mandi, ia justru menghubungi seseorang.Tapi setelahnya ia menghela nafasnya kasar.
"Apa yang ia katanya benar, maafkan papa sayang!"guman David seraya menguyur tubuhnya di bawah shower.
Haaaiii pembaca setia😘😘😘
Sesuai janji aku untuk umumkan pemenang dari giveaway yang bakal aku umumkan hari ini(1 Pebuari 2023)
Aku pilih 4 orang pemenang (Masuk persyaratan), dengan Vote tetap jadi syarat utama ya.Dan yang udah jadi keputusan tidak dapat diganggu gugat🙏
Selamat kepada:
ADRIAN❣dewi
Sang Dewi/wawa
AA.ANOM
Ms
__ADS_1
Silahkan buat nama di atas, untuk klik mengikuti saya.(Kita konfirmasi lebih lanjut😊)Dan buat yang belum terus pantengin cerita aku ya, akan ada giveaway berikutnya😘😘😘
BERSAMBUNG😊