
Sejak kejadian itu perasaan Airin menjadi tidak karuan. Apakah harus kembali memohon kepada Ardi ataukah pergi menjauhinya. Hatinya benar-benar bimbang. Sampai saat ini Ardi belum memaafkan Airin. Kejadian tempo hari hanya menambah kebencian Ardi.
Apa istimewanya gadis itu, semua orang sangat menyukainya? Lihat saja nanti aku akan merebut kembali milikku. Wanita yang hanya dijadikan pelampiasan, dengan sangat mudah aku akan menyingkirkannya.
Airin dibutakan cintanya kepada Ardi. Airin sosok wanita yang beberapa waktu bersama Ardi. Namun hubungan keduanya menjadi hancur karena penghianatan Airin bersama Yudha. Airin hanya memanfaatkan keduanya untuk mengangkat namanya sebagai seorang model. Karena obsesinya dengan kariernya itu, dia tidak segan-segan mempermainkan keduanya. Namun Airin menjatuhkan hatinya untuk Ardi setelah Ardi menikah dengan Caca.
"Aku harus mencari tahu soal wanita sialan itu, dasar wanita bodoh! Apa kamu tahu sedang berhadapan dengan siapa. Aku Airin tidak akan semudah itu melepaskan yang ditakdirkan untukku kepada orang lain" gumam Airin.
Airin mencari ponselnya untuk menghubungi seseorang.
" Hallo Yud, Apa kamu mendengarku?" ucap Airin. Dia tergesa-gesa berbicara kepada seseorang.
"Iya ada apa Airin. Aku sangat jelas mendengarmu. Tolong menjauhlah dariku, kamu pikir aku pionmu yang dapat kamu mainkan sesuka hatimu" jawab laki-laki itu dengan ketusnya.
"Kamu kenapa sayang, bukankah kamu sangat mencintaiku?" Airin merayu laki-laki itu dengan kata-kata manisnya.
"Sudahlah Airin. Bukankah telah aku jelaskan padamu. Menjauh lah dari hidupku. Kamu telah menghancurkan hidupku. Caca lah wanita yang sangat aku cintai, berhenti lah berhayal terlalu jauh" tegas Yudha kepada wanita itu.
"Hei, kamu lupa dengan kejadian malam itu. Apa sama sekali kamu tidak mengingatnya? Apa kamu sudah melupakannya, bagaimana kamu menyentuh ku dengan sangat lembut" ucap Airin dengan santainya.
"Hentikan sandiwaramu itu Airin. Kamu pikir aku sebodoh itu, aku tidak mengingat semua itu. Jangan pernah kamu ingatkan aku malam itu. Jika saja malam itu aku tidak bertemu denganmu, mungkin aku lah saat ini yang bersama Caca bukannya Ardi" teriak Yudha. Dia sangat geram mendengar ucapan wanita yang menelponnya itu.
"Jika kamu menginginkan Caca kembali aku bisa membantumu dan sebagai imbalannya, kamu juga membantuku mendapatkan Ardi" tawaran yang di berikan Airin. "Bagaimana apa kamu setuju?"
"Dasar wanita licik. Obsesi gilamu itu yang akan menghancurkan dirimu sendiri, kembali lah ke dunia nyata. Bangun lah dari tidur panjangmu itu" jawabnya lagi.
"Diam kamu Yudha. Bukankah itu adalah penawaran yang cukup adil. Aku dan kamu akan mendapatkan apa yang kita inginkan, jangan menjadi laki-laki yang munafik. Dalam cinta semua cara itu adil" ucapnya lagi.
__ADS_1
"Untuk pertama kalinya aku berbicara dengan iblis yang begitu nyata. Tidak ada wanita di dunia ini seperti dirimu, Ardi sangat beruntung terhindar dari wanita licik seperti kamu Airin. Kamu lebih rendah dari yang aku bayangkan." teriak Yudha.
"Hahahahha laki-laki munafik. Jika kamu laki-laki baik mana mungkin kamu menghianati Caca. Aku dan kamu itu tidak ada bedanya. Mana mungkin kamu berada di atas tubuh ku jika cinta di atas segalanya" ledek Airin. Airin tertawa dengan girangnya.
"Wanita tidak tahu malu. Bukan dirimu yang menjebakku, hingga aku dalam keadaan yang sangat memprihatinkan" Yudha semakin kesal dengan ucapan wanita itu.
"Berbicara lah dengan lembut kepadaku. Aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan" Airin mencoba menggoda dengan ucapnya yang kurang sopan.
"Airin, aku dapat memiliki tubuh wanita mana pun tetapi tidak dengan dirimu" Yudha sedikit tertawa dengan ucapannya.
"Apa, kamu pikir aku seperti Caca. Dapat kamu tiduri lalu kamu tinggalkan."
"Dengar Airin yang terhormat. Caca bukan wanita seperti diri yang tidur dengan sembarang laki-laki bahkan tidak terhitung jumlah. Dia adalah wanita yang tidak pernah tersentuh oleh pria mana pun. Caca sangat menjaga kesuciannya" Yudha semakin kesal dibuatnya. Kedua tangannya mengepal seperti akan memukul seseorang.
"Hahaha, kamu terlalu bodoh. Tidak ada wanita yang seperti itu lagi di dunia ini" Airin tertawa menggila.
"Hahaha, laki-laki kuno."
Kita lihat saja nanti sampai kapan kamu akan tertawa memalukan seperti itu. Rasanya tidak sabar melihat kehancuran mu Airin.
Tut Tut Tut
Yudha mengakhiri panggilannya.
"Dasar laki-laki sialan. Aku sangat yakin, kamu yang akan membawaku kepada Ardi" tegas Airin.
Dengar aku akan merebut Ardi kembali. Siapa yang tidak tergoda dengan wanita cantik sepertiku. Caca hanya wanita kuno, berbeda sekali denganku yang sangat fashion dan modis ini. Ardi hanya memanfaatkanya setelah dia merasa puas maka dia akan meninggalnya dan kembali kepadaku. Ardi hanya mencintaiku. Hanya aku wanita satu-satunya yang sangat di cintai Ardi. Tersenyum licik.
__ADS_1
Airin melupakan ancaman yang di berikan Man dan Ardi padanya. Airin membutuhkan Ardi untuk menambah ketenarannya yang hampir musnah. Tentu hanya Ardi yang dapat membantunya. Ardi adalah orang ternama. Dengan mudah dia dapat melakukan apapun termasuk mendongkrak nama Airin menjadi model terkenal seperti saat bersamanya, hanya saja Airin bertingkah seakan-akan memiliki prestasi yang lebih sehingga memanfaatkan dua sahabat sekaligus.
...
Kriiiiing Kriiiiing
Suara ponsel mengagetkan lamunan yang ingin Airin rancang.
Tertera nama Man di layar ponsel. Airin segera mengeser layar ponselnya ke atas.
"Airin aku harap kamu akan mengerti dengan apa yang aku ucapkan tempo hari hari" ancam Man dari seberang telpon.
"Hahaha laki-laki bodoh. Siapa kamu yang dapat menghentikan aku. Lihat saja nanti kamu akan berlutut memohon kepadaku, meminta maaf lah kepadaku jika kau tidak ingin di lempar dari perusahaan Ardi" ucapnya dengan tawa licik. Airin benar-benar licik, ia tidak takut kepada siapa pun.
"Apa? aku sangat takut mendengarnya. Tunggu saja kejutan- kejutan yang akan kamu dapatkan setelah matahari terbit. Kamu akan lihat siapa aku dan siapa kamu. Mengerti" ucap Man dengan tegas dan segera memutus panggilannya.
"Laki-laki tua tidak berguna" teriak Airin kesal.
Lakukan apa yang dapat kamu lakukan. Kita lihat saja nanti, dapatkah kamu menghentikan aku.
***
Hay kakak jangan lupa untuk memberikan like, komentar dan votenya ya untuk membantu semangat author berkarya...
Terima kasih untuk dukungannya selama ini..
Maaf author selalu telat up...
__ADS_1
Harap maklum dengan kesibukan yang author lakukan di dunia nyata....