Diary Hidup "CACA"

Diary Hidup "CACA"
Episode 61


__ADS_3

Pagi terlihat berbeda sekali, Herda memperhatikan perilaku seseorang yang berada di dapur. Ia hanya memandangnya dari kejauhan, seseorang dihadapannya itu terlihat gugup sekali.


Apa yang dilakukannya sepagi ini. Untuk apa ia membuat segelas susu dengan sangat terburu-buru. Lalu bubuk apa yang ia masukkan ke dalam gelas itu.


Setelah seseorang itu selesai dan menaruh segelas susu di atas meja, lalu Herda bergegas pergi karena tidak ingin ada yang melihatnya.


Selang beberapa waktu Caca meminum segelas susu yang telah di siapkan di atas meja untuknya. Herda tidak merasa khawatir karena dia telah menggantinya dengan yang lain, setelah mengawasi Caca meminum susu nya Herda segera bergegas ke dalam kamarnya.


Tidak begitu lama, Herda keluar dari dalam kamarnya.


"Ca, ibu pergi dulu. Ada sesuatu yang harus ibu bicarakan bersama pamanmu" ucap Herda kepada Caca yang berdiri di teras rumah dengan terburu-buru.


"Apakah ada masalah Bu?" ucap Caca dengan perasaan khawatir.


"Tidak Ca, kamu istirahat saja. Tidak ada yang harus di khawatirkan. Ibu pergi hanya sebentar" Herda langsung pergi dengan membawa sepeda motornya.


Caca yang masih mematung di teras rumah merasa ada yang di sembunyikan Herda darinya.

__ADS_1


Apa yang terjadi? hal penting apa yang akan dibicarakan ibu bersama paman sepagi ini. Apa mungkin ada hubungan nya denganku? tapi mengapa ibu menyembunyikan nya dari Caca.


Pertanyaan demi pertanyaan yang melintas di benak Caca, namun dia segera menepis pikiran buruknya jauh-jauh.


Mungkin memang ada hal penting yang ingin di bicarkan ibu bersama paman.


Caca kembali masuk ke dalam rumahnya setelah ibunya sudah benar-benar tidak terlihat dari pandangannya.


"Sayang, kamu dari mana?" suara laki-laki yang sangat dia kenal terdengar sangat jelas.


"Kamu sudah bangun, tunggu sebentar aku siapin sarapan dulu ya" ucap Caca tanpa menggubris pertanyaan laki-laki itu.


Di tanya tapi tidak di jawab. Ya udah deh, lebih baik aku mandi lalu sarapan bersama istri tercintaku. Gerutuk Ardi.


Tanpa mereka sadari seseorang sedang mengawasi mereka dari kejauhan sejak tadi, namun mereka sama sekali tidak menyadarinya.


Ardi kembali masuk ke dalam kamar lalu bergegas mandi. Selang beberapa waktu dia keluar kembali dari kamarnya dan langsung menuju dapur menghampiri istrinya yang sedang menata sarapan pagi Ardi.

__ADS_1


"Sayang, aku tidak melihat ibu dan bik Yumi" tanya Ardi sambil duduk di kursi meja makan kepada Caca.


"Oh ibu tadi pergi kerumah paman, sementara bik Yumi membersihkan halaman belakang rumah. Buruan sarapan ntar terlambat ke kantornya" jawab Caca kepada Ardi.


"Baiklah ibu negara" jawabnya.


Ardi segera menghabiskan sarapannya dan bergegas pergi ke kantor.


Tidak begitu lama Herda pun kembali dengan wajah yang begitu khawatir.


"Ca, dimana Yumi" tanya Herda kepada Caca yang langsung masuk rumah setelah memarkirkan sepeda motornya.


"Ada di belakang Bu, ada pa Bu?" jawab Caca dengan memberikan pertanyaan.


"Ibu harus segera bertemu dengan nya. Ada hal penting yang ingin ibu bicarakan kepadanya" Herda dengan terburu-buru menuju dapur.


"Ada apa Bu?" pertanyaan Caca yang tidak di gubris oleh Herda. Caca pun bergegas mengikuti langkah ibunya yang terlihat cemas itu.

__ADS_1


"Yumi, Yumi" ucap Herda berteriak, namun tidak ada jawaban dari siapa pun.


__ADS_2