DIAW : Girlfriend System In The World

DIAW : Girlfriend System In The World
Chapter 28 - Petualang Perak


__ADS_3

Jadi, begitulah semuanya dimulai. Elina mengatakan tugas pertamaku adalah membasmi monster di dalam sebuah bangunan.


Aku tidak tahu mengapa pada saat dia menjelaskan detail misi Elina tiba-tiba membisikan semacam, "Disana mungkin agak menyeramkan." Dan, dari sinilah pembicaraan mulai terdengar agak menegangkan ketika dia menambahkan satu lagi kalimat, "Hati-hati, disana ada hantu!"


"Tuan?" Whoah? Mengangetkan saja, aku membalikkan badan dan menemukan Liya berada disampingku sambil menunjuk ke satu arah, "Sepertinya ini adalah lokasi yang dimaksud ..."


"Ya ... Kau benar ..." Akhirnya kami sampai di sebuah bangunan, tapi aku tidak menggangapnya demikian, "Bukankah ini kastil tua atau sebuah ..."


"Tidak, ini hanya kastil yang telah ditinggalkan ..." Oh, jadi kau mengetahuinya? Liya menggangukan kepala ketika saya menanyakan itu, lalu, karena penasaran aku sedikit ingin tahu tentang, "Nona Elina yang memberitahu saya. Dia mengatakan kastil ini dihuni oleh beberapa monster ..."


"Beberapa monster?" Ini menjadi semakin menarik saja, "Lalu ... Selanjutnya?"


Liya menjelaskan lebih detail lagi, dan pada saat itulah aku benar-benar yakin bangunan tua ini adalah semacam kastil yang tidak selesai dibangun.


Yah, seperti itulah. Mereka gagal berdiri karena pekerja yang sedikit. Maksudku, atau lebih tepatnya menyebut mereka menghilang satu per satu.


"Ada yang mengatakan tukang bangunan itu dimakan serigala lalu kecelakaan di tempat kerja." Dan, pada saat pekerjaan mencapai hampir 80 persen selesai, itu sudah benar-benar ditutup karena alasan, "Kekurangan orang."


Ya, seperti itulah ... Kau tahu, kerajaan disini bukan hanya membangun satu kastil saja. Di ibu kota mereka sibuk membangun rumah-rumah, lalu di perbatasan tentang memperbaiki benteng pertahanan dan ... Ah, masih banyak lagi.


"Ngomong-ngomong Liya ... Jika ini adalah kastil tua yang ditinggalkan, mungkinkan ada bandit yang menjadikannya sebagai markas?" Ya, itu bukan ide yang buruk. Kastil tua ini meskipun terlihat agak kacau, tapi saya yakin dia masih bisa digunakan hanya untuk bermalam, atau jika seseorang bersedia memperbaikinya ...


"Benar, menurut saya kita harus menghancurkannya sebelum mereka mengubahnya menjadi markas." Baik, sudah diputuskan. Jadi ini tentang menghancurkannya saja, ya?


Menatap ...


Dan tiba-tiba aku merasa ada seseorang yang melihaku dengan mata penuh harapan. Wah, itu adalah tatapan yang sama ketika dia memohon untuk sesuatu.

__ADS_1


"Kau bisa melakukan itu setelah kita berkeliling sebentar." Aku memang tidak terlalu berharap menemukan semacam emas disana, tapi tidak ada salahnya, bukan? Berjalan-jalan sebentar ke dalam.


"Maksud Tuan kita akan berburu?" Ya, mungkin. Kau bisa menyebutnya seperti itu.


"Aku curiga ini bisa jadi adalah semacam labirin." Dan ketika aku sembarangan menebak.


[Misi Baru!]


Eh? Ada apa? Tiba-tiba sistem mengeluarkan bunyi agak berisik.


[Misi : Kalahkan 50 monster.]


[Hadiah : 10.000 tembaga]


"Sistem ... Misi apa lagi ini?"


"Tepat, seperti yang Tuan katakan tadi. Tidak ada yang tahu itu adalah kastil dengan labirin." Aku masih tidak mengerti, labirin katamu? "Dari ceritamu, mereka meninggalkan kastil karena kekurangan orang bukan?"


"Tentang mereka diculik itu ... Mungkin karena hantu ..." Wow, wow ... Aku terdiam cukup lama, sebelum.


"Kau mengatakan disana ada hantu?!" I-ini akan menjadi sangat menyeramkan jika sistem juga mengatakan, "Roh orang yang meninggal itu menghuni kastil." Tapi sungguh, jika memang itu yang keluar dari mulut sistem.


"Aku tidak percaya ..."


"Tenang, mereka hanya monster. Yang dikendalikan oleh sihir." Oh, jadi ada yang seperti itu? "Ya, mereka disihir oleh seseorang yang membenci pembangunan kastil."


Maksud sistem adalah, dulu sebelum kastil dibangun ada seorang penyihir yang tinggal wilayah ini, dan. Karena rumah penyihir tersebut berada di lokasi proyek, maka dengan paksa prajurit mengusirnya.

__ADS_1


"Dia marah dan membalas dendam dengan mengirim monster kontrak nya untuk menakuti seseorang yang datang ke kastil, termasuk menculik orang." Jadi, begitulah semua cerita tentang hantu ini dimulai. Jadi mereka hanya monster yang kontrak yang ditugaskan untuk mengacaukan pembangunan, tapi mengapa mereka belum pergi setelah selesai melakukannya?


"Karena penyihir tersebut menginginkan kastil ini. Bukan untuk dihancurkan, melainkan ..." Ah, aku tahu sekarang. Jadi, alasan ada monster disana, ditambah beredarnya cerita hantu hanya untuk mengusir orang-orang yang memiliki niat memasuki rumah tanpa izin, termasuk petualang?


Aku bahkan sudah menduga ini yang akan kudengar. Jadi sekarang bukankah tidak ada yang perlu dikhawatirkan?


"Menambahkan, saya menyarankan Tuan untuk tidak membunuh pelaku." Tunggu, bukankah itu perlu? "Tidak, dia bukan seperti apa yang tuan pikirkan."


Aku masih tidak mengerti, tapi. Ya sudahlah. Sistem mengatakan tidak perlu melakukannya berarti satu hal untuk ini, "Kau pasti menyembunyikan sesuatu bukan?"


"Tepat ..." Eh, dia bahkan tidak berusaha menyembunyikannya, "Anda akan mengetahuinya setelah masuk ke dalam."


Oke, lalu, "Liya ... Kita pergi."


"Perlukah aku menyalakan obor, Tuan?" Ya, mungkin disana akan terasa agak gelap. Aku kemudian membuat Liya menyalakan api kecil di ujung tongkatnya.


"Itu sangat mirip obor bagiku." Aku tahu aku tidak salah menebak, menurutku siapapun yang melihatnya pasti akan mengira demikian.


***


Memasuki kastil, kami menemukan ruangan luas yang berada tidak jauh dari pintu masuk. Kami menebaknya sebagai, ruang tamu.


"Ini cukup besar untuk sebuah kastil." Bertanya-tanya jika semuanya berhasil dibangun 100 persen. "Dengan semua kemegahan ini, bisakah kita memasukkannya ke dalam kategori kastil besar?"


"Mungkin saja bisa, mereka memang dirancang untuk menyamai ukuran kastil besar." Oh, sayang sekali jika harus meninggalkannya. Ternyata ini tidak seburuk yang aku kira, mereka bahkan masih terlihat baru dan terawat.


"Tunggu, sepertinya ada yang mengawasi!" Aku menoleh ke sekitar, dan menemukan. Sebuah kursi, meja, vas bunga, dinding, jendela, zirah yang bergerak, sofa ... Eh?

__ADS_1


"Mereka hidup?!"


Apa yang?! Aku langsung menarik pedang ketika sesuatu tiba-tiba berbunyi. Ada dua, emmm ... Maksudku, tiga, atau ... Sepuluh mungkin armor-armor yang mengelilingi kami?


__ADS_2