
"Hei Sisca ... Apakah kau merasakan hal sama seperti yang aku rasakan sekarang?" (Lyon)
"Ya, apakah itu tentang Richard dan ... Beberapa anggota party nya?" (Sisca)
Lyon menggangukan kepala, dia kemudian memakan hidangan di meja sebelum melirik ke satu arah.
"Dia tidak sesederhana itu ... Kau tahu, sebenarnya tidak ada petualang dengan nama Richard yang terdaftar di Serikat."
"Jadi ... Bukankah itu berarti ..."
***
"Bisa minta waktunya, teman?" Aku menoleh ke samping dan menemukan seseorang tersenyum ke arahku. "Laki-laki dengan zirah?"
Ah, ya. Bagaimana bisa aku lupa dengan orang ini, yang merupakan petualang paling berbakat di serikat, Lyon yang terhormat.
"Jika boleh tahu, bisakah kau menunjukan kartu petualangmu?" Aku mengerutkan dahi setelah mendengar permintaan tiba-tiba dari orang ini. Dia sungguh berniat aku untuk membocorkan ...
"Hei! Jangan tunjukan kepada orang ini. Itu adalah hak semua orang untuk merahasiakannya, apakah kau mengerti itu?" Charlotte yang kebetulan mendengar tentu tidak sependapat dengan itu. Saya tahu itu termasuk permintaan yang mustahil. Yah, aku akan langsung ketahuan jika dia melihat tulisan kota "Tulha" di bagian tertentu.
"Aku tidak bermaksud untuk mengetahui kemampuan rahasiamu, tapi setidaknya biarkan aku melihat sesuatu yang menunjukan kau berasal dari Rithea ..." Sungguh, itu adalah pertanyaan yang tidak aku harapkan keluar dari mulut orang ini. Dia memang menanyakannya, itu berarti dia sudah menaruh curiga kepadaku.
Yah, menurutku itu adalah tindakan yang wajar. Tidak aneh kau mencurigai orang yang bahkan tidak kau kenal atau ketahui, mengaku sebagai bagian dari party mu. Dengan kata lain, dia curiga aku yang kuat ini tidak pernah terdengar namanya di serikat. Itu pasti adalah salah-satu penyebabnya.
"Ah, ayolah ... Kau harus menunjukannya. Dengan begitu kami akan percaya kau bukan musuh yang sedang menyamar." Maaf nona, jika boleh aku mengatakannya, saya memang termasuk itu.
Aku kemudian menoleh ke bawah dan memikirkan sesuatu. Keduanya menolehku agak lama sebelum salah-satunya menerima sesuatu dariku, dan itu berbentuk persegi panjang.
"B-Bagaimana mungkin?"
__ADS_1
"Kau bukan mata-mata?" Yah, begitulah. Aku memberikan mereka apa yang mereka inginkan, lalu tiba-tiba mereka langsung percaya dengan tulisan "Rithea" di bagian belakang kata "Serikat." KABOM! Selamat, anda sudah dibohongi oleh salah-satu keahlian curangku.
[Anda membeli Ahli Memalsukan dan menghabiskan 100 SP]
Itu berkat kemampuan yang bisa mengubah apapun atau lebih tepatnya, bisa membuatmu berganti identitas.
Itu sangat membantu, apalagi dia bisa mengubah tulisan "Tulha" itu dengan sangat cepat menjadi "Rithea."
Tapi tetap saja, mereka hanya bisa bertahan selama beberapa jam saja. Atau dengan kata lain, jika pria ini memutuskan untuk membawa pulang kartu petualangku ...
"Ah, baik. Kurasa kami sudah salah orang." Dia mengembalikannya, tentu itu tidak akan terjadi. Rasanya akan keterlaluan membawa benda yang berharga bagi petualang ke rumah dan menyimpannya. Itu akan menjadi sangat tidak bisa dibiarkan. Jadi aku menyeringai dan mengambilnya kembali.
"Jika kita sudah tidak ada urusan, bisakah kau membiarkan kami pergi? Atau kalian ingin memeriksa kartu petualang semua anggota partyku?" Tentu aku tanpa alasan melakukannya.
Saya tidak akan begitu ceroboh membiarkan Charlotte dan Liya begitu saja menunjukan kartu identitas mereka tanpa modifikasi. Jadi aku menambahkan [Memalsukan] kepada keduanya, ah ... Tidak, itu menjadi ke tiganya karena Bruno juga termasuk.
"Kalau begitu, aku akan dengan senang hati akan melakukannya" Sisca yang terlihat tidak mempercayai tangannya sudah bergerak untuk mengambil kartu Li-
"Sudah ... Hentikan."
"Tapi ... Mereka ..."
"Maafkan kami karena sudah menggangu kalian, dan untuk kau Sisca ... Bukankah sudah aku bilang, kita salah orang?" Lyon menatap rekan party nya. Gadis berambut sebahu itu menundukan kepala. Andai dia dilengkapi sepasang telinga kelinci ... ummm, tentu dia bukan termasuk setengah hewan, tapi aku bisa mengatakan dia akan terlihat cocok dan imut jika ditambahkan itu.
Baiklah, karena semua sudah selesai aku berjalan menuju lantai selanjutnya bersama Liya dan yang lainnya. Tidak mempedulikan Sisca yang menatap kami sepanjang perjalanan dan terlihat sangat kesal.
"Kau serius akan membiarkan mereka pergi? Apakah kau percaya kita salah orang, Lyon?" (Sisca)
"Untuk saat ini. Aku hanya mempercayai itu untuk sementara waktu." (Lyon)
__ADS_1
"Bukankah itu berarti ..."
"Ya, sepertinya kita harus membicarakan masalah ini kepada orang yang lebih tahu tentang siapa saja yang merupakan anggota petualang peraknya."
***
"Richard ... Apakah kamu merasa tidak aneh dengan gadis itu yang selalu menatapmu ..." Jadi Liya juga menyadarinya, ya? Baik, kurasa aku harus membuat semuanya menjadi lebih cepat.
"Pertama-tama aku harus memberitahu tentang ini kepada kalian ..." Yah, itu hanya penjelasan tentang kemampuan baru [Memalsukan] ku, itu adalah termasuk sihir gelap yang murah.
Tentu, jika kau menginginkan identitasmu dipalsukan bisa tahan lama, atau permanen, mereka harus ditingkatkan sampai batas tertentu. Dan aku merasa tidak perlu menjelaskan bagian ini kepada semuanya.
"Hohoho ... Seperti biasa, kau penuh dengan misteri, sobat." Bruno tertawa sambil menepuk punggungku. Awww, itu agak sakit, kau tahu?
"Hmmm ... Lumayan, ternyata ada kemampuan seperti itu ..." Charlotte juga memiliki maksud yang sama seperti yang dilakukan Bruno, tapi dia tidak mengatakannya dengan antusias. Dan, yang terakhir, sepertinya ...
"Aku tahu kamu sangat bisa diandalkan, karena kamu adalah pacarku?" Ahahaha ... Tebak itu adalah pertama kalinya Liya mengatakannya dengan tidak kaku dan sepertinya itu membuat pipiku agak memerah.
"Ehem ... Mengesampingkan soal itu, sepertinya kita harus menyelesaikan misi ini lebih cepat dari jadwal." Mungkin beberapa hari lagi? Ah, bukan! Besok tepatnya. Aku pasti bisa menyelesaikan untuk mencapai lantai ke dua puluh.
Dan hari itu sudah tiba lebih cepat dari perkiraanku.
Kami berhasil sampai di lantai 20 tepatnya. Setelah berbagai informasi yang aku dapatkan, diketahui ini merupakan sarang monster terkuat yang akan kami masuki.
Itu adalah ruangan bos dalam labirin ini, dan merupakan tempat yang sempurna untuk menaikkan level. Jika itu berarti bos akan selalu muncul, dikalahkan, lalu muncul lagi, tebak berapa orang yang akan menjadi kuat setelah melakukannya selama berturut-turut.
Dan, begitulah laporanku kepada Nona Elina yang terhormat. Aku memberitahukannya bahwa disini merupakan tempat yang cocok untuk meningkatkan peringkat atau mempelajari sesuatu, karena selain monsternya yang hanya setara dengan petualang paling kuat peringkat D ke bawah, itu juga bisa membuatmu kaya jika mengumpulkan dan menjual batu permata.
Itu adalah kesimpulan sederhana yang bisa aku dapatkan di tempat ini. Ya, begitulah. Semuanya menjadi jelas sekarang.
__ADS_1