DIAW : Girlfriend System In The World

DIAW : Girlfriend System In The World
Chapter 43 - Monster Laut


__ADS_3

"Aku akan memulainya untuk pertama kali!" Charlotte segera maju dengan tombaknya setelah sesuatu muncul, dan segera setelahnya, aku menemukan tanganku sudah memegang sesuatu.


"Apakah ini adalah ..." Ughh, dia licin dan agak lengket. Aku pikir ini adalah bagian dari salah-satu tentakelnya, tidak tahu bagaimana nasib cumi-cumi setelahnya. "Kita maju sekarang, Liya!"


Begitulah, pertarungan kami melawan monster laut tersebut.


Pada awalnya kami hanya melakukan serangan yang hanya menggunakan senjata tajam dan beberapa sihir api untuk melumpuhkan tentakel-tentakel menggangu tersebut, lalu pada beberapa kesempatan berikutnya saya menggunakan [Shock] untuk mrmbuatnya berhenti bergerak.


"Sepertinya dia belum mati." Ah, saya memang tidak terlalu mengharapkan sesuatu yang seperti itu karena sudah pernah menemukan hal serupa setelah aku melakukannya pada Charlotte.


Sungguh, jika gadis naga itu saja masih bisa bertahan setelah aku menggunakannya sampai yang ke seribu, lalu untuk monster ini sampai ke berapa?


"Bagus, kau lanjutkan untuk kejutanmu. Sekarang adalah waktunya untuk memanen cumi-cumi raksasa." Apa kau baru saja memasukan monster ini dalam menu makan malammu? Ah, semuanya menjadi jelas sekarang! Anda pasti menginginkan makanan dari laut, bukan?


"Sama! Aku juga tidak ingin melewatkan kesempatan ini!" Saya tahu ini akan mudah pada awalnya. Dan, tentu semuanya berjalan mulus bahkan ketika aku melumpuhkannya dengan sepuluh ribu [Shock], dia langsung menjadi tidak berkutik sama sekali.


Serius? Bahkan siapapun akan kalah melawanku jika mereka berhadapan dengan skill mematikanku ini.


Yah, pada awalnya mungkin ini hanya akan bekerja untuk menyetrum daripada melumpuhkan. Aku tidak mengira, karena tidak terbatas pada bagian "MP" lah yang membuat itu menjadi tidak mustahil dilakukan.


Maksudku, dengan kekuatan ini bukankah aku sama saja seperti nge cheat ataupun curang dalam pertarungan?


"Hahaha ... Tangkapan besar ..." Aku melihat sudah ada Charlotte yang menyeret cumi-cumi ke daratan.


Itu memang besar dalam ukuran, kira-kira panjangnya mencapai belasan meter, mungkin? Atau lebih? Aku tidak membantah, siapapun yang melihat penampakan monster ini mungkin akan merasa takut untuk pergi ke lautan.

__ADS_1


Bahkan, dari beberapa yang pernah aku dengar, cumi-cumi. Ah, maksudku monster ini mampu menenggelamkan satu kapal bahkan dalam sekali tarikan, sungguh mengerikan.


"Wah ... Yang benar saja, mereka mengalahkan makhluk legenda itu?"


"Ah, jangan berdesakan! Aku juga ingin melihatnya!" Dan, tentu. Kemunculan makhluk tidak biasa tersebut di daratan merupakan hal yang sanggup menarik perhatian banyak orang.


Bahkan dari yang kulihat, jumlah mereka terus bertambah setelah beberapa detik berlalu. Whoah, sekarang sudah ada puluhan, bahkan mendekat angka ... Lima ... Enam ...


"Sistem ... Bisakah kau membantuku menyembunyikan tubuh cumi-cumi ini?" Aku yakin, satu-satunya yang bisa membantuku dalam situasi ini adalah sistem yang sedang berada di dalam pikiranku.


"Maksudmu memindahkannya? Yah, anda hanya perlu membuat semacam [Penyimpanan] di dalam sistem dan itu akan membuat benda apapun yang tidak hidup tentunya, akan tersimpan dengan aman. Dan, juga, mereka tidak akan membusuk, karena beberapa alasan." Aku tidak tahu apa yang sistem maksud sebagai penyimpanan sistem, tapi bukankah itu terdengar membantu sekarang?


"Bagaimana caraku untuk bisa mendapatkannya?"


Yah, aku tidak bisa menyembunyikannya, bahwa aku tidak rela melepaskannya semudah itu. Tapi para penonton yang bertambah membuatku menggangap itu sebagai pilihan terakhir.


"Sepakat!" Lalu, setelahnya saya seperti mendapatkan semacam pemberitahuan.


"Mulai dari sekarang, anda hanya perlu pergi ke jendela menu, lalu memilih pilihan untuk [Penyimpanan] dan selesai! Anda akan menemukan apa yang anda simpan disana sebelumnya." Oke, sepertinya penjelasan itu cukup masuk akal. Kalau begitu, bukankah aku sekarang bisa ...


"Satu lagi."


"Apa itu?"


"Aku ingin kau menyisakan satu potongan untuk bukti."

__ADS_1


***


"Ini pasti akan berhasil ..." Aku tidak sabar melihat wajah orang yang meragukanku sebelumnya setelah melihat ini. Di bahuku, saya sedang membawa sesuatu yang agak besar dan lengket, itu adalah bagian salah satu tentakel yang aku putuskan untuk dibawa.


"Hmmm ... Hei, Richard. Bagaimana jika kau membiarkan aku membawanya ..." Sungguh? Anda ingin memegang benda seberat ini sendirian? Ah, tentu karena dia naga aku tidak perlu khawatir dia akan kesulitan. Tapi, tetap saja, rasanya agak aneh mendengar kalimat itu keluar dari mulut Charlotte. "Awww ... Sakit ..."


"Sudah aku bilang, kita akan memakannya setelah menyerahkan ini dulu." Aku memberikannya jitakan di dahi, tidak tahu salah sedikit saja mungkin tangan Charlotte sudah mengambilnya dan membawa pergi.


Ini aneh, biasanya Charlotte agak dingin dan menyebalkan. Kenapa sikap dia bisa berubah hanya karena makanan?


Maksudku, mungkin karena dia adalah naga yang menyebabkan perutnya mampu menampung lebih banyak makanan dari manusia, dengan kata lain ... Hohoho, sepertinya saya menemukan sesuatu yang menarik dari ini.


"Yo, sedang merayakan kemenangan, ya? Ah, kupikir anda harus berbagi sedikit dengan kami." Baru saja aku ingin melakukan suatu hal menarik kepada Charlotte ketika beberapa pria dengan senjata mendatangiku.


"Dilihat dari penampilan, mereka adalah petualang mungkin?" (Liya)


Yah, kupikir demikian. Ada urusan apa orang-orang ini sampai menghadang kami ketika sedang berjalan?


"Hei! Bagaimana jika kita membuat kesepakatan. Biarkan aku yang mengambil hadiahmu, dan selesai. Kau dan seluruh partymu akan kami biarkan pergi tanpa terluka." Ini terdengar konyol bagiku, mengapa mereka menantang lawan yang jelas lebih kuat dari mereka?


Maksudku, tentunya mereka tahu benda apa yang sedang aku bawa. Itu seharusnya memberikan tanda kepada siapapun bahwa aku cukup kuat untuk mengalahkan monster berukuran besar.


Tapi masuk akal juga menggangap saya kehabisan MP untuk melawan, mungkin saja. Mereka mengira aku kelelahan atau semacamnya setelah melewati pertarungan sengit, sehingga orang-orang ini berani mengancamku. Sungguh perbuatan yang sangat licik.


"Hmmm ... Jadi kalian menginginkan makananku?" Sebelum aku bisa berbicara, Charlotte menatap tajam salah satu yang berbicara tentang, "Menyerahkan Daging." tersebut kepadaku sebelumnya. Dan jelas gadis ini tidak sependapat dengan itu.

__ADS_1


__ADS_2