
Maksudku, itu adalah sihir saya. Aku tahu itu. Karena setahuku, satu-satunya tempat untuk mendapatkannya adalah di toko skill sistem mungkin?
"Aku mempelajarinya dari seseorang ... Dan, heh! Kenapa aku harus memberitahumu tentang siapa yang mengajarinya?!" Itu terdengar tidak membantuku untuk saat ini!
Jadi, memang benar ada orang lain yang memiliki skill yang sama denganku? Tapi, yah, asalkan mereka tidak lebih baik dari skill [Speed Up] ku, maka aku mungkin bisa sedikit bernafas lega.
Setelah melakukan perburuan di pesisir pantai, kami kemudian mendatangi Serikat untuk mengambil misi baru. Itu adalah semacam pencarian untuk mengalahkan sesuatu yang agak besar.
"Seekor ikan? Benar! Itu adalah ikan yang kami cari!" Charlotte menunjuk ke satu arah.
Kata Resepsionis tadi, dia mengatakan bahwa kami harus menangkap sesuatu yang merupakan ikan.
Tidak tahu ikan yang dimaksud adalah jenis spesies apa? Tapi satu-satunya petunjuk adalah ... Dia mengatakan bahwa itu benar-benar tidak wajar menurut ukuran.
"Apakah kita bisa menyeretnya?" Saya menarik tongkat pancing kayu yang baru saja kami beli, bersamaan dengan menyewa sebuah perahu kecil. Yup, tangkapan kami cukup besar hari ini, dan sepertinya dia memberontak untuk naik ke permukaan. "Tapi aku tidak akan kalah!"
__ADS_1
Ikan akhirnya melompat ke atas air setelah aku mengalirkan kejutan [Shock] ke tali. Dia sungguh sangat besar dan panjang. Kira-kira menyerupai ikan tuna mungkin? Ah, aku tidak terlalu mempedulikan bagian itu.
"Hiyaaa!" Gadis naga disampingku dengan cepat mengeluarkan tombak tajamnya lalu menusuk bagian perut tuna yang melayang di udara.
Ah, anda terlalu menusuk daripada melumpuhkan. Maksud saya, bukannya tuna menjadi lebih jinak, dia justru menjadi menggelepar tidak terkendali karena alasan tertentu.
"Masih! Dia masih bisa bertahan!" Liya yang kebetulan melihat ikut membantu kami, tentu dia harus berhati-hati dengan sihirnya karena itu mungkin bisa membuat tangkapan kami gosong sebelum dimasak.
Pertarungan selesai ketika ikan tidak bergerak lagi setelah berada di atas perahu. Dia memang-memang memiliki tubuh lebih besar dari dugaanku dan tentunya berat. Tapi tidak masalah, asalkan kapal ini sanggup membawa kami sampai ke daratan.
***
"Terimakasih." Aku menerima hadiah dari Resepsionis, seperti biasa itu terlalu mudah untuk hanya sekedar memancing. Kupikir saya akan bergulat cukup lama dengan tuna.
Bahkan ketika aku percaya akan membutuhkan waktu beberapa puluh menit sebelum kami bisa mengatakan pertarungan selesai ... Ikan sudah menyerah lebih cepat tiga puluh menit dari perkiraan.
__ADS_1
Yah, mungkin karena tusukan mematikan Charlotte sangat membantu untuk melumpuhkan atau setidaknya mengurangi kekuatan tuna. Tapi saya yakin, tetap saja ikan ini tidak akan sanggup bertahan lama ketika berurusan dengan skill [Shock] ku.
"Ada waktu?" Bersamaan ketika aku melihat-lihat papan pencarian, ada gadis dengan jubah hitam mendatangi saya untuk bertanya sesuatu.
"Sepertinya aku memiliki waktu luang, adakah yang bisa aku bantu, nona?" Ah, dia memang terlihat seperti itu dari penampilan. Maksudku, gadis ini setidaknya berusia mungkin di bawah enam belas tahun atau aku bisa menyebutnya 15 tahunan, mungkin?
"Kami sedang dalam masalah ketika berada di kota ini. Lalu, sepertinya aku tidak bisa mengambil misi tersulit di awal." Hmmm? Apa yang gadis ini coba katakan kepadaku? "Sederhana saja, bisakah kau membantuku untuk mengambilkan misi sulit?"
Maksudmu? Ah, oh! Jadi begitu, "Anda menginginkan saya untuk berbuat curang?"
Jadi seperti itulah yang aku sebut sebagai melanggar. Memang, itu memang licik dan tidak sesuai dengan peraturan. "Biarkan aku menebak, kau pasti adalah anggota pemula, bukan?"
"Ya, kau bisa menyebutku seperti itu." Gadis itu menggangukan kepala, seperti yang aku duga. Dia memang baru mulai, tapi, bukankah ini cukup tidak masuk akal? "Karena satu alasan kami memerlukan sedikit uang untuk menyewa petualang dan pulang. Tapi sepertinya mereka menginginkan bayaran di muka."
"Tunggu? Jadi kamu melakukanya untuk seseorang?" Jika dia mengatakan tentang 'Kami' kurasa dia membawa orang lain disini. Dan ketika aku menanyakannya, wajahnya itu terlihat sangat-sangat pucat seolah-olah merasa bersalah karena suatu hal.
__ADS_1
"Seseorang yang penting tepatnya." Seseorang yang penting? Apakah dia berasal dari keluarga terkenal? Ah, jika memang demikian ... Aku mengeluarkan senyuman yang menyerupai kata "jahat." tanpa sadar membuat gadis tersebut menatapku curiga. "Jadi, jika kau bisa membantuku apakah kita bisa melakukannya sekarang? Aku akan membayar dengan jumlah berapapun yang kau minta, asalkan keluargaku sanggup melakukannya."
"Tunggu, jika itu berarti pada akhirnya kamu akan memberiku tembaga. Bagaimana jika kau menyerahkan semua tugas itu kepadaku."