DIAW : Girlfriend System In The World

DIAW : Girlfriend System In The World
Chapter 7 - Rumah


__ADS_3

"Seratus ribu?" *Tunggu, bukankah itu cukup mahal? Tapi jika aku memikirkan lebih jauh ... Kupikir itu wajar mengingat kualitas yang dimilikinnya.


Namun tetap saja, 3 tahun? Itu terlalu lama untukku yang menginginkan rumah dalam waktu yang sangat dekat*.


"Ada cara untuk mengatasi hal tersebut. Pertama, tuan bisa membayar lebih dari 100 tembaga per minggu, bisa langsung membayar keseluruhan tagihan dan itu akan membuat anda mendapatkan diskon sebesar 10 persen ..." 90.000? Tidak mungkin, bagaimana bisa aku langsung mendapatkan uang sebanyak itu secepat ini.


"Yah ... Kupikir tidak ada salahnnya untuk mengambil lebih banyak misi dan perlahan mengumpulkannya ..."


[Misi baru]


Oh, baru saja aku mengatakannya ketika sistem tiba-tiba saja mengirim pemberitahuan padaku.


"Apakah ada misi yang bisa membuatku menghasilkan banyak uang?" Begitu aku menanyakan itu ...


BOM!


[Misi : Membasmi 1000 slime!]


[Misi : Menemukan Labirin]


Membasmi slime? Ahh, tidak, jangan lagi! Menghadapi pasukan makhluk berlendir? Itu pasti merepotkan, benar, sudah cukup aku dibuat kesulitan oleh makhluk berlendir itu hari ini, tidak untuk yang kedua kalinya.


Saya juga memerlukan persiapan untuk menghadapi mereka semua sekaligus, tentu, jawaban dari masalah tersebut sudah ada dihadapanku.


"Apakah anda sudah memutuskan?" Aku mengangguk memberi tanda 'iya' kepada sistem begitu dia menanyakan itu.


"Aku memilih misi yang ke dua."


[Memproses ...]


[Menemukan satu dari sepuluh labirin di pulau. Anda memilih Setuju untuk menjalankan misi?]


"Setuju!"


***


"Tadinya aku memang mengatakan itu ... Tapi ..." Aku berada di sebuah tempat, tentu masih di padang rumput untuk menemukan keberadaan labirin yang kami cari.

__ADS_1


"Menemukannya tidak akan sulit, ini hanya tentang waktu ... Saya pikir, ini adalah waktunya untuk menguji kelayakan Walf untuk bergabung dalam party." Oh, semacam ujian untuk membuktikan apakah dia pantas menjadi anggota?


Kau tidak perlu membahas itu lagi, setidaknya beberapa jam yang lalu aku sudah membuat sebuah keputusan untuk menerima mereka dalam party setelah melihat sendiri kemampuan para serigala ... Dengan kata lain, itu cukup menjanjikan.


Kami bisa memanfaatkan mereka sebagai petarung di barisan terdepan, dan ... Emmm? Apakah aku seperti melupakan sesuatu? Fakta bahwa para serigala tersebut adalah penguasa di wilayah ini dan ... Eh, bukan, itu di dalam hutan, lalu bagaimana dengan padang rumput?


"Baiklah, bagaimana jika makhluk berbulu ini menjadi rekan untuk membantu kita mencari sesuatu?"


"Anda bisa mengandalkan mereka."


***


"Secepat ini?"


Apakah aku salah mendengar atau memang ini hanya kebetulan. Siapa yang bilang kau harus menemukannya di wilayah padang rumput?


Eh bukan! Tidak ada penjelasan dimana kau harus menemukannya, dan itu murni kesalahanku yang mengira ada di dekat lokasiku sebelumnya.


Sedikit penjelasan dariku, labirin yang ditunjukan oleh Walf di bagian luarnya menyerupai bentuk gua dan berada dekat dengan sebuah air terjun di tengah-tengah hutan, yang dimana setelah ditelusuri ...


"Ini adalah lokasi pembangunan?"


"Kau, setidaknya berikan misi itu setelah terlebih dahulu membawa kami ke tempat pembangunan! " Inginnya aku mengatakan itu, tapi bukankah ini bagus? Jika lokasinya sedekat ini bukankah itu terdengar menguntungkan bagiku?


[Misi selesai]


[Menemukan 1 dari 9 labirin]


[Hadiah, 500 tembaga. 100 tembaga dipotong untuk tagihan ...]


"Tidak, kau bisa mengambil semuanya. Kami sudah sepakat untuk memprioritaskan membangun rumah secepat mungkin!" Aku dan Liya menganggukkan kepala bersamaan.


Itu benar, menurutku tidak ada yang lebih penting dari mendapatkan tempat tinggal terlebih dahulu.


[Dimengerti ... Menyiapkan, pembersihan!]


Apa yang- Kacau, itu yang terlintas di dalam kepadaku begitu tanah mulai bergetar dengan sendirinya diikuti pepohonan yang tiba-tiba roboh.

__ADS_1


"Apa yang terjadi?"


"Sebuah gempa?" Tidak, itu lebih dari hanya sekedar goncangan.


Pohon yang sudah jatuh kemudian diambil batangnya untuk diubah menjadi berbagai ukuran, membentuk potongan demi potongan menyerupai papan yang kemudian tersusun rapi membentuk sebuah bangunan.


"Ini masih kurang dari 1 persen pembangunan." Wah, aku masih belum bisa mengalihkan keterkejutanku ketika sistem memberitahuku ada 99 persen lagi sampai ini menjadi rumah.


"Tuan, bagaimana jika kita mulai membangun tenda?" Liya membuat aku tersadar dari lamunan.


"Ah, um ... Tentu ..."


Itu ide yang tidak buruk, setelah kejadian ini aku merasa menyiapkan tempat bermalam terlebih dahulu lebih baik daripada membangunnya setelah kami selesai menjelajah.


Yah, kami bisa memulai penjelajahan setelah selesai dengan urusan ini, dan ketika aku memutuskan setuju, ini ... Mengapa terasa ada benda cair yang jatuh dari atas kepalaku?


"Ini air?"


"Saya pikir sedang turun hujan." Eh, tunggu dulu! Hujan? Di saat seperti ini?


Kupikir hari ini keberuntungan tidak berpihak padaku karena berkali-kali mendapatkan kesulitan.


Ah, tidak ada gunannya membahas hal tersebut sekarang, Karena ... Hei! Hei! Itu membuat hujan memiliki cukup waktu untuk menjatuhkan lebih banyak air.


"Kali ini benar-benar terasa dingin ..." Aku menggengam erat selimut yang menutupi seluruh tubuhku setelah seluruh pakaian saya basah karena hujan.


Ugh ... Ini benar-benar tidak nyaman, setelah tenda selesai dibangun aku memutuskan untuk berlindung di dalamnya. Benar, di balik kain ini tubuh saya sudah tidak memiliki sehelai benangpun yang menutupinya begitupun dengan seseorang dihadapanku yang ...


"Ngomong-ngomong Liya ... Kenapa kau ikut melepas pakaianmu?"


"Ah, um ... Itu ... Karena semuanya ikut basah, jadi ..." Cukup, kau tidak perlu menjelaskan semuanya. Aku mengerti, Liya tidak memiliki busana lain yang bisa dikenakannya selain pakaian murah tersebut.


Ini adalah salahku, aku tidak memberikannya pakaian lebih! Oh tidak, seharusnya aku memperhatikan hal ini sebelumnya.


Sekarang, Liya hanya menggunakan kain tipis untuk menutupi tubuhnya, beruntung aku memiliki kain tambahan, jadi tidak membuatnya telanjang seperti sebelumnya.


Dan, tetap saja, masalah tidak berhenti, karena tenda juga terbuat dari kain, itu membuatnya mudah untuk air membanjiri bagian dalam tempat kami.

__ADS_1


"Ini buruk, aku benar-benar tidak menduga ini akan terjadi dan tidak mempersiapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Kupikir kita tidak akan bisa tidur nyenyak malam ini ..."


__ADS_2