DIAW : Girlfriend System In The World

DIAW : Girlfriend System In The World
Chapter 58 - Lantai 8 dan 9


__ADS_3

"Gerbang!" Pada keesokan harinya kami pergi untuk menjelajah labirin lagi. Semuanya menjadi sangat mudah sekarang berkat ada mantra elemen gelap baru ini.


Ya, itu berguna untuk menghindari penjaga, lalu keuntungan yang lain adalah ... Aku bisa mengajak semua anggota party dalam penjelajahan.


Dan, karena alasan tertentu aku tidak bisa membawa Elina pergi bersama kami. Memang, itu sepertinya cukup beresiko. Tampaknya Elina menjadi terkenal bagian wajahnya karena merupakan musuh dari Bazoar itu sendiri.


"Kita sudah sampai di lantai delapan, lalu dimana bagian sulitnya?" Bruno mengatakannya sambil membawa seekor hiu di tangan bagian ... Hmmm, itu sangat-sangat tidak lucu, anda bahkan membiarkan hiu itu memiliki kesempatan untuk menerkam.


Pada akhirnya itu berubah menjadi batu kecil setelah aku menusuknya.


"Apa yang kau lakukan?"


"Aku menghasilkan uang, kau tahu?" Daripada hanya sibuk mencari tahu, kenapa tidak sekalian aku memanfaatkannya dengan baik, kesempatan ini? Yah, aku masih memiliki waktu sebanyak kurang dari dua bulan sebelum turnamen dimulai, jadi aku bisa menggunakannya sekalian untuk menyelesaikan misi naik peringkat ke B.


Kami kemudian naik ke lantai yang lebih tinggi lagi. Lantai sembilan lebih tepatnya, disana ada kerumunan orang-orang dan kios kecil ... Hm?


"Oh, ya! Mengapa aku bisa lupa tentang wilayah aman ini!" Bruno dengan antusias menyaksikan apa yang terlihat seperti kerumunan orang-orang dan beberapa bangunan kecil. Yah, semuanya tidak sepenuhnya mungil, ada satu yang besar.


"Mungkin itu adalah semacam penginapan? Darimana kau tahu tentang wilayah aman itu, sobat?"


"Seseorang mengatakannya kepadaku." Ah, tentu. Kau bisa saja mendapatkan informasi bahkan dari mendengarkan pembicaraan orang lain. Dan, tentu Bruno termasuk beruntung karena dia tidak dikenali sebagai petualang Kota Tulha yang merupakan musuh orang-orang dari Serikat Rithea.


"Bagaimana ... Kalian mau mampir?" Aku menganggukan kepala, merasa itu mungkin ada baiknya.


"Bagaimana menurut kalian berdua?" Dua gadis disampingku terdiam sebentar sebelum masing-masing mengeluarkan pendapat.


"Ah, tentu! Jika itu adalah keinginamu."

__ADS_1


"Oke ... Aku juga setuju ..." Baik, karena semuanya sudah sepakat. Mari kita mulai acara keliling lantai sembilan ini!


***


"Oh, hai! Apakah kalian merupakan anggota baru penjalajah?" Maksudmu tentang petualang yang datang ke labirin? Seseorang menanyakan itu ketika kami hendak melewati salah-satu bangunan rumah kecil yang dipenuhi dengan beberapa kuliner masakan.


"I-Ini! Wahhh!" Tentu yang pertama berkomentar dan menunjukan reaksi antusias adalah gadis disampingku, uhmmm... Charlotte tepatnya. "A-Aku mau daging ini! Cumi-cumi dan ikan tuna!"


"W-Wow! Kau berniat membeli semuanya Charlotte? Dan, bagaimana caramu untuk membayar semuanya?"


"Apakah aku harus menjawabnya? Tentu yang membayar adalah Tuanku yang baik hati tentunya, ya?" Ah, sial! Jangan mengatakannya dengan ekspresi imut itu. Tenang, ini adalah jebakan. Kau akan terus dimanfaatkan jika Charlotte tahu kelemahanmu terbongkar!


"Bagaimana sebagai gantinya kau akan bekerja keras di labirin sepuluh dan seterusnya?" Oke, mungkin itu adalah kesepakatan yang sama-sama menguntungkan.


Aku mengambil batu kristal dari monster yang Charlotte kalahkan dan sebagai gantinya, aku akan menukar batu dengan uang dan membelikan gadis itu makanan tentunya.


Charlotte langsung menganggukan kepala bahkan sebelum aku bisa mengatakannya lebih jelas, dia sudah mengunyah ikan-ikan itu seperti orang yang baru makan setelah kelaparan selama berhari-hari.


"Apakah boleh?" Tentu saja, kenapa tidak? Kamu adalah pacarku ... Hm, ya, bisa dibilang ini merupakan hadiah dari.


"Liya, bisakah kau mengubah panggilanmu kepadaku?" Aku mengatakannya, karena aneh saja jika Liya memanggilku "Tuan." jika hubungan kami adalah semacam, pacar tentunya.


"Apakah Darling?" Tidak, selain itu. Kau hanya boleh menggunakannya pada saat-saat tertentu.


"Coba kau panggil aku dengan namaku saja, Richard."


"Richard?" Baik, kau mulai menguasainya. Pertahankan itu, oke?

__ADS_1


Sementara kami berbincang lebih lama lagi, Bruno yang tiba-tiba mengeluarkanku dari percakapan ...


"Apakah kau tahu?!" Ya, aku tidak tahu sama sekali! "Ada sesuatu di kedai sana ..."


"Apa yang kau maksud?"


"Ini dia!" Sebotol bir? Ah, tentu, itu adalah minuman alkohol, dan dia mendapatkannya dari mana? "Aku membelinya, apakah kau berniat mencicipi?"


"Aku tidak pernah ..." Tunggu, rasanya aneh saja, bukan? Apakah baik minum pada saat seperti ini? Tentu, siapapun tidak berharap akan mabuk ketika dalam perjalanan misi berburu di dalam labirin, jadi aku menolaknya.


"Ah, sayang sekali. Tapi kau harus berjanji akan mengajakku minum pada saat waktumu luang tentunya!"


***


"Disana teman!"


"Baik, aku menyerahkan bagian kanan dan kau ..." Kiri! Ah, ya! Aku langsung menebas kepala-kepala hiu yang berniat menerkamku. Mereka sungguh hiu dan bukan setengah monster, ternyata lantai selanjutnya lebih sulit dari perkiraanku.


Kira itu mirip seperti, kau yang harus menyeberangi danau lagi, tapi kali ini monster yang menunggu adalah.


"Hiu listrik?" Itu adalah electric shark yang aku sebut demikian, karena dia terus mengeluarkan listrik atau lebih jelasnya memancarkannya dari setiap bagian tubuh. Tentu itu membuatnya terlihat seperti hiu listrik lebih tepatnya.


Aku bisa dengan mudah menghadapinya karena memiliki [Shock] yang bisa menandingi kekuatan listrik hiu tapi apakah itu akan berhasil untuk Charlotte dan Bruno?


"Awwww!"


"Wa ...wa ... wa!" Mereka membeku tepatnya, atau agak bergetar karena sesuatu yang menyengat. Listrik, mereka pasti seperti itu karena hiu yang mereka sentuh.

__ADS_1


Aku menggunakan [Shock] untuk melawan listrik hiu. Listrik lawan listrik? Apakah itu akan bekerja? Tidak tahu kenapa dan bagaimana itu bisa berhasil. Tapi, dari yang aku lihat, hiu kalah dengan seratus [Shock] ku ditambah sebuah tusukan.


"Lima ya?" Mungkin itu adalah batu berwarna merah tepatnya! Itu berarti, lima batu yang bisa aku tukar dengan harga lima puluh tembaga!


__ADS_2