
Di sisi lain, Yuki kini tengah meluahkan kekesalannya dengan Leo tentang sikap Ozzie yang menurutnya sangat menyebalkan.
“Kak Ozzie itu hatinya terbuat dari apa sih? Tega-teganya dia minta ganti rugi sebesar itu sama aku!” gerutu Yuki.
“Memang minta ganti rugi berapa?” tanya Leo.
“2000 poundsterling dan itu harus dilunasi 3 hari lagi. Gila kan?”
“Aku dapet uang dari mana coba? 2000 poundsterling selama 3 hari pula! Pemerasan!” keluh Yuki kesal.
“Kamu tahu kan, Ozzie itu Cuma mau kamu tetep tinggal di Mansion. Makanya dia tantang kamu kek gini Yuki. Itu artinya, Ozzie beneran suka sama kamu!”
“Belain aja terus bos kak Leo yang gila itu. Kalo cinta, buktiin yang bener! Bukan malah kasih ancaman kayak gini!”
“Emang kamu pingin pembuktian cinta yang kayak gimana sih?” tanya Leo mencoba mengulik Yuki.
Yuki pun menceritakan bagaimana Yuri sangat mengidolakan Ozzie dan bahkan kini rasa kagumnya berubah menjadi cinta. Dan kini yang Yuki mau adalah Ozzie menerima Yuri sebagai pacarnya sebagai bukti jika Ozzie benar-benar mencintai Yuki.
Leo yang mendengar keinginan Yuki kali ini langsung menelan ludahnya kasar. Belum sempat menimpali ucapan Yuki, ponsel Leo berdering mendapatkan panggilan dari Ozzie. Leo pun menjawab panggilan Ozzie dan sengaja mengeraskan suara panggilannya.
“Leo, tolong bawa Yuki ke rumah makan terdekat ya. Kasihan dia belum makan. Aku gak mau terjadi apa-apa sama dia!”
Terdengar suara Ozzie di ujung panggilan membuat hati Yuki berdesir. Seketika suaranya tercekat mendengar Ozzie yang begitu mengkhawatirkannya. Bahkan tanpa Yuki sadari, dadanya mulai berdebar-debar tidak menentu.
‘Kak Ozzie buat apa mikirin aku same segitunya banget? Ini serius ya dia suka sama aku?’ gumam Yuki dalam hati.
“Oke, aku akan langsung ajak makan ke restoran terdekat!” jawab Leo sambil melirik ke arah Yuki.
“Kalo bisa tolong rayu dia buat pulang ke Mansion. Nekat banget sih tuh anak mau nyari uang sebanyak itu!” lanjut Ozzie lagi.
“Yaa, kamu tau sendiri kan nih cewek pantang buat dikasih tantangan begini. Kayaknya bakal susah kalo ngerayu Yuki balik ke Mansion!”
__ADS_1
“Yaudah deh, tapi jangan lupa belikan Yuki stok makanan buat dibawa ke asrama untuk 3 hari. Aku yakin kok setelah libur 3 hari ini, ia bakal balik lagi ke Mansion!” ucap Ozzie sebelum menutup panggilannya.
“Siap bos! Ada lagi?” tanya Leo.
“Banyak, tapi aku cuma mau Yuki balik lagi ke Mansion!” ucap Ozzie dan panggilan pun terputus.
Leo mematikan panggilannya dan memandang ke arah Yuki. “Kau dengar sendiri kan bagaimana Ozzie benar-benar mencintaimu?” tanya Leo.
“Hemm, tapi aku gak cinta! Yang cinta sama dia itu Yuri, bukan aku!” tegas Yuki yang tidak mau meruntuhkan pertahanannya sendiri.
Leo pun tidak lagi menanggapi ucapan Yuki, ia kembali fokus mengendarai dan mencari restoran untuk mengajak Yuki makan. Saat membelokkan mobilnya ke restoran terkenal, Yuki langsung mengerutkan dahinya.
“Mau ngapain belok kesini?”
“Kamu belum makan, Ozzie minta aku bawa kamu makan dulu baru kita ke asrama!” jawab Leo.
“Iya, aku tahu. Tapi gak perlu ke restoran semahal ini kan kak?” balas Yuki.
Mau tidak mau Yuki pun turun dari mobil dan mengikuti langkah Leo masuk ke dalam restoran. Setelah memilih menu makanan, Yuki pun langsung menikmati makanannya agar ia cepat sampai di Asrama dan memikirkan cara untuk mendapatkan uang.
Percakapan antara Yuki dan Leo pun terus mengalir begitu saja. Sedikit banyak Leo mulai paham jika Yuki memang belum memiliki perasaan khusus terhadap Ozzie atau lelaki manapun. Bahkan Yuki berkali-kali berharap Ozzie bisa menerima Yuri sebagai kekasihnya.
“Ozzie gak bakalan balas cintanya Yuri. Kan dia cintanya sama kamu!” ucap Leo yang sudah kembali mengemudikan mobilnya.
“Tapi kan aku sama Yuri kembar identik, sama aja kan mau pacaran sama aku atau Yuri.”
“Tapi kepribadian kalian berdua sangat jauh berbeda. Jika tidak, mana mungkin Ozzie bisa langsung membedakan kalian saat bertukar posisi!” timpal Leo menjawab pertanyaan Yuki selama ini.
“Jadi kak Ozzie bedain aku sama Yuri Cuma dari karakter kita berdua?” tanya Yuki yang langsung diangguki oleh Leo.
“Tapi aku gak mau nyakitin perasaan saudara kembar aku sendiri kak! Jadi, tolong kakak sampaikan ke Kak Ozzie, pilih Yuri atau tidak memilih siapapun di antara aku dan Yuri!” jelas Yuki.
“Oke, aku akan menyampaikan hal ini pada Ozzie!”
__ADS_1
Leo kini sudah memarkirkan mobilnya di depan asrama. Yuki pun turun sambil membawa stok makanan yang tadi dibelikan Leo di market dekat restoran.
“Kak Leo, bilangin Kak Ozzie yaa. Makasih banyak makanannya! Semoga 2000 pound bisa turun jadi 20 poundsterling!” ucap Yuki sambil terkekeh.
“Oke, kalo gitu aku pulang yaa!” Leo melambaikan tangannya ke arah Yuki dan menjalankan mobilnya pergi.
***
Sesampainya di Mansion, Leo pun langsung diinterogasi Ozzie perihal Yuki.
“Apa?!! Yuki memberi pilihan untuk aku menjalin hubungan dengan Yuri atau tidak sama sekali di antara mereka?” tanya Ozzie yang sangat terkejut dengan semua cerita Leo.
“Yap, tepat sekali. Bahkan Yuki juga terlihat tidak memiliki perasaan apapun terhadapmu!” jelas Leo membuat hati Ozzie terbakar.
“Mana mungkin seperti itu? Buktinya Yuki diam saja saat aku cium tepat di bibirnya. Dia tidak protes sedikit pun.”
“Bahkan ia tampak salah tingkah saat terjatuh di pangkuanku dan wajahnya juga memerah. Apa ini yang ia maksud tidak mencintaiku?”
“Dasar aneh! Kenapa Yuki masih belum ngerti juga sih? Yang aku cinta itu Aurora, bukan yang lain!”
Yuri yang sedang berdiri di jendela kamar dan tanpa sengaja mendengarkan percakapan mereka berdua di teras pun sangat terkejut. Seketika air matanya pun jatuh membasahi pipinya.
“Jadi Kak Ozzie itu cintanya sama Yuki, bukan sama aku? Bahkan dia juga sudah tahu dari awal jika aku dan Yuki bertukar posisi kemarin.”
“Ternyata mereka juga sudah pernah berciuman. Tapi kenapa masalah ini Yuki tidak menceritakannya sama aku?”
“Aku fikir, Kak Ozzie menahan aku pergi dari Mansion karena benar-benar mencintai aku. Tapi ternyata aku sudah salah duga!”
“Kenapa harus seperti ini jadinya? Kenapa Kak Ozzie memilih untuk suka dan cinta sama Yuki, padahal yang selama ini mencintainya itu aku?” gumam Yuri sambil menyandarkan tubuhnya di tembok.
“Dan Ara yang dimaksud juga Yuki Aurora, bukan Yuri Amanda.” Tangis Yuri pecah seketika. Ia meratapi kekecewaan hatinya setelah mengetahui bukan dirinyalah yang sebenarnya dicintai Ozzie melainkan justru Yuki yang sama sekali tidak mencintai Ozzie.
__ADS_1