Dilema Cinta Arsitek Muda

Dilema Cinta Arsitek Muda
Melarikan Diri


__ADS_3


Ozzie yang baru saja mandi sengaja tidak langsung keluar dari kamar mandi dan justru mengintip untuk melihat keadaan di kamarnya.


“Argh, sial! Dia benar-benar menungguku di kamar!” gerutu Ozzie membuang nafasnya kasar saat melihat Yuri tengah duduk di sofa kamarnya.


Ozzie pun mondar mandir di kamar mandi untuk mencari cara agar bisa lepas dari Yuri kali ini sambil sesekali melihat ke arah Yuri. Kali ini Yuri tampak menguap berkali-kali, menandakan efek obat yang ia konsumsi mulai bekerja.


“Tenang Ozzie, sebentar lagi kamu pasti akan bebas!” gumam Ozzie.


Benar saja dugaan Ozzie kali ini. Yuri pun tampak menyandarkan tubuhnya dan mulai memejamkan matanya. Melihat hal tersebut, Ozzie pun mengendap perlahan-lahan untuk keluar dari kamar mandi.


Yuri yang sudah terlelap sama sekali tidak menyadari jika yang ia tunggu kini sudah keluar dari kamar. Ozzie yang sudah merasa lapar langsung menuruni anak tangga dan langsung menuju ke ruang makan.


Namun saat ia melihat Yuki tengah mencuci piring di pantry, Ozzie menangguhkan keinginannya dan mendekati istrinya sambil memeluknya dari belakang.


“Sayang, aku lapar!” rengek Ozzie dengan manja.


Yuki pun cepat cepat melepaskan pelukan Ozzie dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling. “Kaak, jangan seperti ini! Aku tidak mau Yuri sampai melihat kita!”


“Jangan takut sayang! Dia sedang terlelap di sofa kamar saat menungguku mandi tadi!” jelas Ozzie sambil memainkan rambut panjang istrinya.


Cup!


Tiba-tiba Yuki mengecup bibir Ozzie dengan singkat.

__ADS_1


“Tunggu sebentar! Aku akan menyiapkan makan malam untuk suamiku!” ucap Yuki sambil meninggalkan Ozzie yang masih terpaku di dekat tempat pencucian piring.


“Ara! Kau semakin menggemaskan! Jangan harap kau beristirahat dengan tenang malam ini sayang!” gumam Ozzie pelan.


Ia pun mengikuti langkah istrinya menuju meja makan. Yuki tampak sangat lihai menyiapkan makan malam untuk suaminya. Bahkan porsi yang disiapkan malam ini benar-benar pas sesuai dengan keinginan Ozzie.


“Have your dinner, my lovely husband!” tutur Yuki membuat senyum Ozzie merekah sempurna.


“Thank’s a lot baby!” balas Ozzie yang langsung menyantap makan malamnya.


Sambil menikmati makan malamnya, sesekali Ozzie memandang ke arah istrinya yang diam-diam juga memandanginya.


“Malam ini aku akan tidur di kamarmu, sayang!” ucap Ozzie.


“Tapi bagaimana jika nanti Yuri terbangun malam dan mencarimu?” tanya Yuki sedikit risau.


“Tapi kaaak, ...”


“Sssttt! Stop talking about her! Aku tidak mau selera makanku nanti hilang begitu saja karena terus membahas hal yang tidak penting!”


“Okey, bagaimana jika kita membahas tentang ...” Yuki menggantung kaimatnya sambil berfikir apa yang sebaiknya ia bahas dengan Ozzie malam ini.


“Tentang gaya baru yang harus kita coba malam ini sayang!” timpal Ozzie membuat wajah Yuki langsung merah merona.


“Kaaak! Jangan membicarakan hal tabu di tempat umum seperti ini!”

__ADS_1


“What? Ini bukan tempat umum sayangku. Kamu lihat, tidak ada siapa pun di ruang makan ini selain kita berdua bukan?” balas Ozzie.


“Ya tapi kalo ada yang denger nanti gimana?”


“Gak masalah dong sayang. Toh kita kan juga udah nikah secara RESMI!” timpal Ozzie.


“Ck, aku gak mau kalo bahas tentang kayak gitu di sini!” tutur Yuki yang siap untuk meninggalkan Ozzie.


“Hei, tunggu dulu dong sayang! Sebentar lagi juga makananku akan habis!” tahan Ozzie sambil menarik tangan Ashley agar tidak pergi.


“Kamu udah gak sabar ya pingin ngajakin aku ke kamar?” goda Ozzie membuat wajah Yuki kini tampak seperti kepiting rebus.


“Kak Ozzie!” protes Yuki kesal.


“Oke oke! Aku minta maaf yaa. Nie udah selesai kok makannya!” Ozzie langung menyudahi makan malamnya dan mengelap mulutnya dengan tisue.


Sedangkan Yuki langsung membawa piring kotor Ozzie ke tempat cucian piring dan mencucinya.


“Habis ini mau aku gendong gak ke kamarnya?” tawar Ozzie yang langsung dijawab Yuki dengan gelengan kepalanya.


“Gak mau kak! Aku juga bisa jalan sendiri!” balas Yuki.


“Oke! Kakak tunggu di kamar ya sayang!” Ozzie pun berbalik dan meninggalkan ruang makan.


Kali ini ia harus segera menuju ke kamar Yuki sebelum Yuri tersadar dari tidurnya.

__ADS_1


 


__ADS_2