Dilema Cinta Arsitek Muda

Dilema Cinta Arsitek Muda
Out of The Box


__ADS_3


Yuki tercengang saat mendengar syarat yang diberikan oleh Ozzie. Ia pikir Ozzie akan memintanya untuk menyelesaikan sketsa, membantunya membuat maket, atau menjadi asistennya yang selalu bisa diandalkan.


Ternyata syarat yang diberikan Ozzie benar jauh di luar dugaannya. Jika ia tidak memenuhi syarat yang diberikan Ozzie, sudah dipastikan Yuri akan sulit untuk pulih. Di saat Yuki tengah memikirkan syarat yang diajukan Ozzie, ponselnya berdering dan tampak panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal.


Yuki pun langsung mengangkat panggilan tersebut.


“Nona Yuki Aurora?” tanya suara di ujung panggilan.


“Ya saya sendiri!”


“Saya dokter Brigitta, psikiater yang menangani Yuri Amanda. Saudara Anda sama sekali tidak menunjukkan peningkatan dalam 12 jam ini. Jika 12 jam ke depan kondisinya masih seperti ini, maka kami harus membawanya ke ruang ICU dan pasien sudah dinyatakan koma!”


“Oke dokter, terima kasih banyak informasinya. Saya akan segera ke rumah sakit.”


Setelah panggilan terputus, Yuki pun langsung menyetujui syarat yang diberikan oleh Ozzie.


“Oke kak, aku siap menikah dengan kakak asal kakak serius membantu aku kali ini!” ucap Yuki.


Ozzie pun merasa lega bukan main, begitu juga dengan Mami Erin dan juga Prisca yang tanpa sengaja mendengar hal tersebut.


“Akhirnyaaa, Mami punya menantu jugaaa!” tutur Mami Erin yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar dan memeluk Yuki dengan sangat erat.


“Terima kasih, Ara! Mami yakin kamu akan menjadi menantu dan istri yang baik!”


“Leoooo!” teriak Mami Erin kemudian sambil melepaskan pelukannya terhadap Yuki.


“Hubungi Papi dan minta dia datang untuk membawa penghulu yang mami pesan semalam!” titah Mami Erin.


“Siap laksanakan, Mami!”


“Mami, apa menikahnya harus sekarang juga?” tanya Yuki saat mendengar penghulu akan datang. Terlebih mami Erin sudah memesannya semalam.


“Tentu saja sayang, niat baik memang harus disegerakan bukan?” balas Mami Erin membuat Yuki menelan ludahnya kasar.


“Prisca!”

__ADS_1


“Ya Mami!”


“Kamu bawa calon kakak ipar kamu ke kamar yang di atas. Poles wajahnya dan pakaikan gaun pernikahan mami dulu yang sudah mami siapkan di sana. Mami rasa ukurannya pasti pas!”


Yuki semakin bingung harus bagaimana lagi. Ia pikir menikahnya bukan hari ini juga. Bisa jadi selepas Ozzie membantunya, atau bahkan saat Yuri pulih dan dipastikan ia tidak jadi menikah dengan Ozzie.


“Tapi Mami...” Yuki menahan kalimatnya saat Mami Erin memberikan kode bahwa ia harus segera bersiap.


“Waktunya tinggal sedikit, Ara! Bersiaplah!” titah Mami Erin.


Prisca pun langsung mengamit lengan Yuki dan membawanya ke kamar. Kini tinggal Mami Erin dengan Ozzie yang tertinggal.


“Mami, makasih banyak udah siapkan semunya dengan sangat baik!” ucap Ozzie dengan mata yang berkaca-kaca.


“Eitz! Tunggu dulu. Ini masih belum selesai.”


“Mami masih harus menghubungi teman-teman mami dan papi. Dan Kau Ozzie akan menata ruangan ini dengan cantik bersama Boy dan Nachya yang sudah siap di luar.”


“Mereka berdua bersama tim wedding organizer sudah selesai menata taman untuk makan para tamu undangan. Sebentar lagi mereka pasti akan masuk ke dalam!”


Penjelasan Mami Erin kali ini membuat Ozzie tercengang luar biasa. Ia tidak menduga jika Maminya sudah merencanakan pernikahan dadakan ini dengan sangat baik.


“Sebenarnya apa yang sudah kalian rencanakan?” tanya Ozzie yang tidak kalah terkejutnya dengan Yuki tadi.


“Tidak ada waktu untuk menjelaskan semua ini Ozzie, mami sibuk dan harus bersiap juga. Segeralah bergerak karena waktu kita sangat sempit!”


Ozzie pun akhirnya menurut. Ia bergegas menuju ke taman dimana semuanya sudah tertata dengan begitu cantik. Bahkan berbagai macam makanan juga sudah tersaji di sana.


“Hai Mr Ozzie!” sapa Nachya. “Apa kita sudah bisa mendekor Mansion?”


“Ya, bisa!” jawab Ozzie.


Semua tim wedding organizer pun langsung masuk ke dalam dengan berbagai peralatan dan bunga yang sudah mereka persiapkan. Sedangkan Ozzie masih berdiri terpaku antara percaya atau tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.


Tiba-tiba Boy menepuk bahu Ozzie dan tentunya membuyarkan semua lamunannya.


“Aku akan bercerita sambil mendekor Mansion!” tutur Boy sambil mengajak Ozzie masuk ke dalam.

__ADS_1


🍄🍄🍄


Sehari sebelumnya,


Prisca, Nachya, Boy, dan juga Leo sengaja bertemu untuk membahas permasalahan yang sedang terjadi pada Yuki dan Yuri yang tentunya menyeret nama Ozzie di dalamnya. Nachya adalah orang yang paling tidak terima Yuki tersakiti dan harus berkali-kali mengalah dengan Yuri.


Meski kecewa berat dengan sikap Yuri, Nachya tetap memikirkan nyawanya dan merasa bersalah karena telah membuatnya drop dengan cerita yang ia sampaikan. Di sisi lain, Nachya juga ingin membuat rekan kerjanya, Mr Ozzie merasakan bahagia.


Akhirnya di saat ide mereka berempat buntu, Mami Erin datang dan memberikan ide brilian. Memberikan syarat agar Yuki dan Ozzie bisa menikah secepatnya. Dan tidak hanya itu, mereka semua juga langsung mempersiapkan acara dadakan ini dengan sangat baik.


Papinya Ozzie diminta untuk mendaftarkan pernikahan putranya dan memanggil penghulu ke rumah. Boy dan Nachya bertangung jawab memesan wedding organizer.


Leo dan Prisca bertugas untuk memesan makanan yang disajikan saat acara. Mereka berdua juga yang bertanggung jawab masalah make up untuk Yuki di hari H nya.


Sedangkan Mami Erin yang mempersiapkan mengundang para tamu undangan mulai dari teman papi, teman mami, teman dekat Ozzie dan beberapa mahasiswa teman Yuki.


🍄🍄🍄


Ozzie benar-benar tidak menduga sama sekali saat mendengarkan cerita Boy. Ada rasa haru yang menyeruak dalam dada Ozzie melihat kepedulian orang-orang yang ada di sekelilingnya.


45 menit berlalu,


Semua sudah siap tertata dengan rapi, penghulu, wali nikah Yuki yang merupakan dosennya yang berasa dari Jepang, dan papinya Ozzie juga sudah duduk di tempat mengikat janji suci. Beberapa tamu undangan juga sudah tiba di tempat.


Kini waktunya Ozzie mengganti pakaiannya dan sedikit memoles wajahnya agar terlihat segar. Begitu juga dengan Nachya, Mami Erin dan juga Prisca yang sedang mempercantik diri mereka dengan riasan singkat.


Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba,


Ozzie dan juga Yuki mulai keluar dari kamar kemudian menuruni anak tangga. Meskipun acaranya dipersiapkan dengan sangat singkat, tidak mengurangi kemegahan dan kekhidmatan acara pernikahan mereka berdua.


Semua prosesi nikah dilaksanakan secara baik dan dalam waktu yang singkat, terlebih Yuki terus saja memikirkan Yuri. Tidak ada ucapan selamat dari para tamu undangan kepada kedua mempelai karena mereka berdua harus segera ke rumah sakit.


Sedangkan para tamu undangan kini menjadi urusan Papi dan Maminya Ozzie sebagai tuan rumah kali ini dibantu dengan Prisca, Leo, Boy, dan juga Nachya yang siap dengan berbagai acara untuk menghibur para tamu undangan.


🍄🍄🍄


Sambil menunggu bab selanjutnya, mampir dulu yuk ke Novel bestie aku.

__ADS_1



__ADS_2