
Bab 113 Pucuk di Cinta Ulam Pun Tiba
Hari ini Cakra tidak masuk kampus karena sedang dirawat di rumah sakit, sehingga di kampus tidak ada konflik yang berarti.
Sepulang kuliah Eriska masih bersama jagat tetapi Lina sudah pulang terlebih dahulu karena ada suatu urusan.
"Rencana kamu mau kemana" tanya Eriska yang merangkul tangan jagat.
"Aku mau langsung ke rumah sakit Wijaya, karena hari ini ada jadwal piket" ucap jagat.
"Tapi sebelum kamu pergi aku mau bicara sesuatu sama kamu, ayo kita ke kantin" ajak Eriska.
Jagat menuruti Eriska dengan pergi ke kantin sekalian mereka memesan makanan karena belum makan siang.
Eriska masih ada jadwal kuliah sehingga dia tidak ikut pergi dengan jagat, dan karena jadwal kuliah jagat hanya 2 mata kuliah sehingga siang hari sudah selesai.
Mereka pun duduk di kursi yang berada di dalam kantin dan memesan makanan.
Eriska pun membuka suara untuk memulai obrolannya "Aku ingin tahu, hubungan kamu dengan suster Elis dan dokter sofy, kelihatannya bukan sekedar teman kerja"
Jagat pun menjawab pertanyaan dari Eriska tanpa di tutup tutupi dan tanpa adanya kebohongan, karena berbohong dalam membina hubungan maka kedepannya pasti akan terjadi masalah.
"Aku dan Elis sudah membina hubungan sejak seminggu yang lalu ketika kami piket di rumah sakit, sedangkan dengan Sofy baru beberapa hari yang lalu, ketika dia datang ke kosan Elis dan mengajak dia berkencan" jagat pun menjelaskan tentang bagai mana hubungan dia dengan Elis dan Sofy.
Jagat menceritakan tentang sofy yang menyukai Elis dan pergi ke kosan Elis untuk mengajak kencan kepadanya, kemudian karena jagat ada di sana dia pun jadi marah
Setelah mediasi, jagat menawarkan diri untuk menyembuhkan sofy dan dengan begitu Sofy sembuh tetapi lelaki yang dia suka malah jagat dan dengan saran dari Elis, jagat pun menerima Sofy sehingga mereka berdua menjadi pacar jagat.
"Aku tidak mengejar mereka, tetapi mereka yang mengejar ku, karena aku lelaki sejati aku tidak bisa menolak, seperti pepatah bilang pucuk di cinta ulam pun tiba, kalau ada yang menyukai ku, kenapa harus aku tolak" ucap jagat.
Eriska pun mencubit tangannya jagat "Huh, dasar play Boy. Bisa bisanya kamu begitu"
"Ait.... enak saja aku di bilang play boy, aku itu tidak mencari cewek untuk di jadikan pacar, tapi cewek itu sendiri yang mau menjadi pacar ku, contohnya kamu, yang sekarang mau menjadi pacar ku setelah sekian kali aku kamu tolak.
Apakah setelah kamu tahu aku sudah memiliki 2 pacar apa kamu berniat untuk mengundurkan diri " ucap jagat
__ADS_1
Eriska langsung menunjuk kearah jagat ketika dia bilang berniat untuk mengundurkan diri "Jangan harap aku mundur, apa lagi harus saingan cinta dengan suster Elis dan dokter sofy, aku ini Eriska Wijaya apa yang ku ingin harus aku dapatkan termasuk cinta mu"
Jagat malah melongok mendengar perkataan dari Eriska, lelaki lain bilang, mendekati Eriska itu sangat susah apa lagi memilikinya.
Tetapi jagat beda, gara gara ketemu di Club malam dan pura pura menjadi sepasang untuk membuat Cakra tidak lagi mengejar Eriska dan pada akhirnya Eriska mau berenan menjadi pacar jagat, walaupun harus menjadi pacar yang ketiga.
"Tapi kamu harus ingat, aku hanya rela Suster Elis dan dokter sofy saja yang menjadi saingan ku, jangan di tambah yang lain, dan pacar mu jangan lebih dari 5, dan aku tetap harus yang pertama di hati kamu, kalau tidak aku akan menyuruh ayah ku untuk memecat mereka berdua termasuk kamu" ancam Eriska.
"Baiklah nona muda Wijaya, aku akan ingat kata-kata mu, tetapi hari ini aku tidak bisa menemani kamu ya, karena aku ada piket masuk di rumah sakit" ucap jagat.
"Baiklah sana pergi, tetapi aku ingin dalam 1 Minggu kamu ada waktu berduaan dengan ku, dan menanyakan kabar ku satu kali dalam satu hari" ujar Eriska.
Jagat tersenyum "Ini seperti resep vitamin yang harus di makan 1 kali sehari"
"Ya anggap saja begitu, tapi kalau kamu tidak melakukannya, aku akan menghukum kamu" ancam Eriska.
"Baiklah aku setuju, aku akan pergi dulu, dan jangan keluyuran setelah selesai kuliah" ucap jagat.
"Baik pak bos" ucap Eriska sambil mengormat seperti prajurit yang menemui komandannya.
"Eriska....aku mencari kamu keseluruh kampus ini, ternyata kamu ada di kantin ini" ucap lelaki itu.
Eriska pun menjawab "Ada apa kak Toni mencari ku"
Toni adalah salah satu pengejar Eriska Selain Cakra, waktu di Club malam dia tidak sempat untuk merayu Eriska, karena dia sedang mengancam sofy dan pergi begitu saja.
Toni tahu Cakra sekarang sudah memiliki tunangan, dan sekarang giliran Toni yang mengejar cintanya Eriska.
Waktu di Club malam, Toni tidak bertemu dengan jagat dan sekarang dia bertemu jagat bersama Eriska.
Jagat yang berniat pergi mengurungkan niatnya dan lebih memilih duduk di kursinya.
Toni melirik ke arah jagat, dia melihat penampilan jagat yang sederhana, bahkan baju yang di pakai jagat itu murahan, sehingga Toni pun mengeryitkan dahinya, ada tatapan jijik terlintas di mata Toni.
"Eriska apa kamu ada waktu malam ini, aku ingin mengajak mu untuk makan malam di restoran terkena di kota ini" ajak Toni.
__ADS_1
Tetapi sayangnya Eriska menggelengkan kepalanya "Maaf kak Toni, hari ini aku sibuk, banyak tugas di kampus, jadi sepulang dari sini aku harus mengerjakan tugas"
Toni tersenyum masam karena ajakannya di tolak oleh Eriska, dia sebenarnya tidak suka adanya penolakan, tetapi dia tahu tidak bisa menyinggung perasaan Eriska. Kalau sampai menyinggung perasaan Eriska, keluarganya bisa habis.
Kalau saja wanita lain yang menolak Toni, mungkin kedua orang bodyguard nya akan memaksa wanita itu untuk ikut dan menurut.
Tetapi kalau di tolak Eriska dia tidak bisa berbuat apa pun, karena latar belakang Eriska yang kuat dan putri dari pemilik rumah sakit dan kampus Wijaya ini.
"Kapan kamu ada waktu untuk makan malam dengan ku, aku sangat mengharapkannya" ucap Toni.
"Entahlah aku tidak yakin memiliki waktu untuk makan malam dengan mu kak" ucap Eriska.
Dalam percakapan ini sudah 2 kali Toni di tolak oleh Eriska, niat Toni mendapatkan Eriska karena dia anak dari keluarga Wijaya.
Kalau sampai Toni bisa menjadikan Eriska kekasihnya, maka Toni bisa memanfaatkan Eriska untuk kepentingan bisnisnya.
Tetapi karena dia sudah 2 kali di tolak dia pun merasa geram, tetapi tidak bisa melampiaskan amarahnya kepada Eriska.
Toni pun menatap ke arah jagat dengan tatapan jijik dan berniat untuk melampiaskan amarahnya kepada jagat.
"Eriska apa ini sopir pribadi mu, kenapa dia ada di sini, tidak sopan kalau dia duduk bersama kita sedangkan kedua bodyguard ku saja berdiri" ucap Toni.
Kemudian Toni pun menunjuk jagat "Hai sopir, pergilah dari sini, aku sedang berbicara empat mata dengan nona mu, nanti aku yang akan mengantarkan nona muda mu kerumahnya"
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1