Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 243 Wanita Mu Banyak


__ADS_3

Bab 243 Wanita Mu Banyak


Di sana Sanusi Rahardjo menggertak giginya, karena telah di ancam oleh jagat.


Sanusi Rahardjo pun menggerutu "Sialan, beraninya dia mengancam akan membuat anak ku cacat, awas kamu jagat, aku akan membuat hidup mu menderita"


Kemudian Sanusi Rahardjo tersentak kaget karena ada yang menepuk pundaknya, dan ternyata yang menepuk pundak Sanusi Rahardjo itu adalah Dadan.


Dadan pun berbisik kepada Sanusi Rahardjo "Tuan Rahardjo, Toni telah menyinggung orang yang tidak boleh dia singgung, dan jangan coba coba membalas, kalau tidak ucapannya akan nyata"


Sanusi Rahardjo pun bertanya "Maksud mu ?...."


"Apa kamu tidak tahu siapa jagat sebenarnya, dari dia bicara dia tidak pernah takut siapa pun dan menyebut Tuan besar Sanjaya, kakek badar, kalau dia orang biasa dia tidak akan berani menyebut tuan besar seperti itu" jelas Dadan.


Sanusi Rahardjo kembali bertanya "Maksud mu ? Dia "


"Anda bisa menebaknya sendiri, dan yang aku tahu dia Low propil dan dia tunangan dari Nona Eriska" ucap Dadan.


Kemudian Dadan pun pergi menyusul jagat yang berjalan bersama Wawan yang sudah agak jauh.


Kemudian Sanusi Rahardjo pun bergumam di dalam hatinya "Apa mungkin dia Tuan Muda Arssad yang misterius"


Sanusi Rahardjo pun mengurungkan niatnya untuk membalas dendam perlakuan jagat yang di lakukan kepada anaknya itu.


Karena dia takut apa yang di katakan oleh Dadan itu benar, bahwa dia itu tuan muda Arssad.


Dan bahkan dia berada di rumah vila tuan besar Sandjaya dengan penampilan seenaknya, seperti dia pemilik vila itu.


Dan dia tidak bertemu dengan tuan besar Sandjaya di dalam rumah itu, malah di bawa keruang tamu di mana ruangan itu seperti mess untuk Asisten rumah tangga dan satpam.


Hanya sanak keluarga Sandjaya lah yang bisa masuk ke dalam rumah Vila yang sangat besar itu.


Dan Sanusi Rahardjo pun berspekulasi bahwa Sofy dan Elis memiliki Hubungan dengan keluarga Sandjaya karena mereka berdua pagi pagi sudah berada di sana dan berangkat kerja dari sana.


Sanusi Rahardjo pun menyesal karena telah memecat sofy karena di hasut oleh anaknya itu.

__ADS_1


*


Jagat pun menelpon salah satu anak buahnya yang ada di hotel Arssad dan memerintahkan mengirimkan beberapa orang dengan menggunakan Mobil inventaris yang pernah jagat beli.


Beberapa menit kemudian mobil Vans menghampiri jagat dan orang yang keluar dari mobil itu adalah Akram bersama beberapa Bodyguard yang telah pulih dari cedera karena obat yang di berikan jagat.


"Tuan muda, perintah apa yang harus kami lakukan ?" Tanya Akram.


Kemudian jagat menoleh ke arah Wawan dan Dadan "Bawa mereka berdua bersama kalian, perlakuan dengan baik, dia tahu di mana Eriska di sekap, pergi dan pantau lokasi di mana Eriska di sekap, kalau memungkinkan selamatkan dia, kalau tidak tunggu instruksi selanjutnya"


Akram mengangguk "Siap laksanakan tuan muda"


Kemudian jagat berkata kepada Wawan dan Dadan "Ikut lah bersama mereka, dan tunjukan di mana Eriska di sekap, hubungi aku kalau ada masalah, aku nanti akan membawa banyak orang untuk membantu"


Mereka pun pergi naik mobil, sedangkan jagat kembali kedalam kampus untuk mengambil motornya yang sedang di parkir.


Jagat pun pulang kerumah karena waktu sudah menunjukkan sore hari, dan dia akan bersikap untuk pertemuan nanti malam di Club malam pesona.


Sesampainya di rumah jagat kaget karena ada banyak Mobil Rolls-Royce di garasi mobil dan sepeda motor merk Ninja H2 Carbon yang masing-masing berjumlah selusin.


Elis, sofy, dara dan Dias pun menyapa jagat, karena mereka ada di garasi yang sedang memilih motor yang di berikan oleh kakek badar.


"Ayo Ay kesini dan pilih satu" Ajak Sofy.


"Mas mau yang mana ?" Tanya Dias


"Semuanya bagus ayo kita coba" ucap dara.


Mendengar perkataan dari semua orang kompak bertanya kepadanya "Memangnya kamu bisa naik motor"


Dara pun mengacungkan jari jempolnya "Jangan Salah, Biar begini aku dulu hantu Kuntilanak Racing, yang sering balapan liar di jalan"


Semua orang langsung tertawa terbahak-bahak "Hahaha Emang di dunia hantu ada balapan liar juga Hahaha....."


Jagat pun mendekat dan bertanya kepada kakek badar "Kek, kenapa kamu membeli banyak kendaraan ?"

__ADS_1


"Hahaha.... Wanita mu banyak sehingga aku membeli lebih banyak lagi supaya mereka tidak sirik satu dengan yang lainnya" jawab kakek badar.


"Tapi kan wanita ku sekarang hanya 4 orang dan ditambah Eriska jadi 5" ucap jagat.


"Hai bocah nakal, apa kamu yakin wanita mu hanya 5 orang, aku tahu dari Elis kamu juga memiliki wanita yang kamu tinggalkan di kota T, dan aku tahu pasti kamu akan menambah lagi wanita di kemudian hari yang tidak tinggal bersama kami" ucap kakek badar.


Jagat pun tersenyum sambil menggaruk kepalanya "Hehehe.... tapi kek, aku kan bukan seorang Playboy"


Kakek Badar pun menepuk bahu jagat "Siapa bilang kamu play boy, kamu itu pria sejati yang bertanggung jawab kepada seluruh wanita mu, seorang play boy itu sering mempermainkan wanita dengan gunta ganti pasangan, tetapi kamu itu berada, kamu tidak gunta ganti, tetapi semua di jadikan Harem bahkan aku saja kalah dari mu"


Jagat kembali tersenyum "Hehehe.... Tapi kek, beli sebanyak ini kan sayang dengan uang yang kita keluarkan"


Kakek Badar menyentil jidat jagat "Anak bodoh, aku tidak mengeluarkan uang sepeser pun, tadi banyak Bos besar yang datang menemui ku dan banyak memberikan ku uang, dan ini hasilnya"


Kakek Badar menunjuk ke arah seluruh kendaraan "Uang itu hanyalah nominal, dan tidak akan di bawa mati, apa salahnya di gunakan untuk membeli sesuatu, toh uang kita tidak akan habis tujuh turunan meskipun kamu memiliki istri 10 dan anak 100"


"Buset kek banyak aman anak ku kalau setiap istri memiliki 10 anak hehehe..." Ucap jagat.


Mereka pun memilih motor tersebut, yang pertama memilih adalah jagat, dia memilih motor yang berwarna hitam.


Elis memilih yang berwarna merah muda, sofy memilih warna biru, dara memilih warna kuning dan Dias memilih warna putih.


Pilihan mereka sesuai dengan warna kesukaan mereka masing masing, dan kalau mobil mereka pun memilih warna yang sama seperti warna motor mereka.


Mereka pun kembali masuk ke dalam rumah, kakek badar pun duduk di sofa utama dan yang lainnya duduk di sofa panjang.


"Bagai mana perkembangan Eriska ?" Tanya kakek badar.


"Teman ku ada yang tahu bahwa Eriska di Culik dan dia mengikuti sampai ke kabupaten selatan, dan sekarang Akram dan bodyguard sedang menuju kesana untuk memastikan kebenarannya" jawab jagat.


"Aku tidak mengira orang yang di belakang si Cakra adalah Ki Maja jatijara, dia pesaing ku waktu aku masih muda, dia seorang petarung dan dukun yang hebat, tetapi hanya aku yang bisa mengalahkan dirinya, tidak aku sangka dia menyimpan dendam kepada ku selama ini" keluh kakek badar.


"Berarti kita akan menghadapi lawan tangguh kali ini kek, mungkin mereka sudah melakukan persiapan dengan memanfaatkan Cakra untuk menculik Eriska dan melawan kita" ucap jagat.


"Ya, kita harus membuat mereka bertekuk lutut kepada kita, dengan mengalahkan Ki Maja dan antek-anteknya, persiapan orang mu yang bisa bertarung kita akan menyerang perguruan silat Ki Maja dan membebaskan Eriska" ucap kakek badar.

__ADS_1


***


* Bersambung


__ADS_2