Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 144 Suapi Mereka Dengan Makanan Yang Tersisa


__ADS_3

Bab 144 Suapi Mereka Dengan Makanan Yang Tersisa.


Di katakan siapa yang sebenarnya miskin, mereka pun geram dan marah, tetapi tidak berani mengungkapkannya secara langsung.


Tetapi dio yang memiliki latar belakang yang kuat dia berusaha memprovokasi "Iya sih aku mengaku kamu yang miskin di sini, jadi jangan belagu kaya dengan mau mentraktir kami makan"


Jagat tersenyum, tetapi Eriska menunjuk Dio "Kamu ini ya, siapa yang mau mentraktir kalian, kalian sendiri yang mau di traktir sama Jagat"


"Ya dia kan tadi ngakunya memiliki mobil dan sopir pribadi, berarti dia kaya dong, apa salahnya kalau membuktikan kalau dia kaya dengan mentraktir kami makan" ketus Dio.


"Baiklah aku akan mentraktir kalian semua makanan, tetapi aku memiliki satu syarat" jagat pun mengajukan syarat kepada mereka.


Disana semua orang terperanjat dan menjadi senang. bukan senang karena di traktir, tetapi senang karena jagat masuk jebakan mereka.


"Baiklah toh hanya satu syarat. Syarat apaan ayo" ucap Dio.


"Pesanlah makan yang kalian suka, tetapi semua harus habis kalian semua makan, kalau ada sisa aku tidak mau membayar semua makanan yang kalian makan" ucap jagat.


Dio pun menyeringai "Baiklah ayo kawan kawan kita pesan makanan kita karena si Jagat ini yang akan membayar tagihannya"


Mereka pun memesan makanan yang paling mahal di tempat tersebut, tetapi jagat tidak memperdulikannya, toh hanya mentraktir makan orang orang yang seperti anak yang sedang kelaparan.


Jagat pun malah menyeringai dan bergumam "paling hanya menghabiskan beberapa juta saja kalau mentraktir mereka, makanan di sini tidak semahal makan yang ada di restoran kelas atas hotel Arssad"


Wajah Eriska menampakkan raut muka yang cemas, tetapi jagat memegang tangannya dan menatap dengan senyuman.


"Tenang saja, ini tidak akan mengeluarkan banyak uang kok" ucap jagat.


"Tapi, lihatlah mereka memesan banyak makan yang mahal" ucap Eriska cemas.


"Aku kan sudah katakan tadi, jika mereka tidak habis, maka aku tidak akan membayar tagihannya. Lihatlah apa mereka akan sanggup memakan makanan sebanyak itu" jawab jagat.


Eriska pun menoleh tidak percaya, karena mereka memesan banyak makan yang mahal dan bertumpuk di atas meja mereka.


"Sudahlah ayo kita makan juga, karena setelah ini aku mau menemui pasien" ucap jagat.


Mereka pun makan dengan lahap, sesekali Eriska menyapu bibir jagat dengan menggunakan tisu, begitu pula jagat.


Mereka berdua menampakkan kemesraan yang begitu romantis di saat mereka makan dan membuat orang yang melihatnya menjadi iri.


"Sialan, dia malah nampak tenang dan terlihat mesra dengan Eriska, apa aku harus menambah makanan mahal lagi di meja ini, tapi kalau aku nambah dan tidak habis maka dia tidak akan mau membayarnya, ah tapi itu mudah, kami banyak orang yang bisa menindas dirinya seorang diri" gumam Dio

__ADS_1


Dio pun memesan makanan mahal lagi seperti kerang dan lobster, dan teman temannya pun menjadi bingung dengan tingkah laku Dio


"Woy Dio apa yang kamu lakukan, ini sudah sangat banyak apa kamu mampu menghabiskan semua ini sendiri" bentak Lina sambil sedikit berbisik.


"Aku sengaja pesan, tenang saja kalau tidak habis dan dia tidak mau membayar, kita tindas saja dia, kan kita memiliki banyak orang di sini" jawab Dio.


Mereka pun mengangguk setuju "iya benar kenapa kita harus takut, kalau kita banyak orang"


Mereka pun menambah pesan mereka seperti minuman dan yang lainnya sehingga meja tersebut penuh dengan makanan.


Setelah jagat dan Eriska selesai makan, mereka pun di datangi 3 orang lelaki yang bertubuh kekar.


Mereka memakai celana PDL hitam dan sepatu taktikal, dengan kaos ketat berlogo kepala serigala dengan tulisan melingkar Moeza bodyguard.


Mereka pun berhenti di dekat jagat dan kemudian berdiri dibelakangnya dengan tangan di simpan di belakang dan kaki sedikit terbuka.


Ketiga orang itu kalau dikatakan dalam istilah baris berbaris sedang istirahat di tempat di belakang jagat yang baru selesai makan.


Orang orang mengira bahwa mereka itu depkolektor yang akan menagih hutang kepada jagat, atau orang yang akan menyita kendaraan milik jagat.


Semua orang menyeringai lebar, nampak mereka sangat senang melihat jagat di datangi depkolektor.


Tetapi kesenangan mereka langsung sirna ketika salah seorang dari mereka membungkukkan badannya "Tuan muda, kendaraan anda sudah siap, apakah Anda mau berangkat sekarang"


Kemudian jagat pun berbalik sambil menepuk pundak Eriska "ayo ka, kita berangkat, sopir dan pengawal ku sudah datang"


Eriska pun berdiri kemudian berbalik dari meja makan, jagat memberikan kunci motor dan kartu bank untuk membayar tagihan mereka dan sedikit berbisik.


Bodyguard yang di berikan kunci motor dan kartu bank pun mengangguk mengerti setelah di bisikan sesuatu oleh jagat.


"Baik tuan muda, laksanakan" ucap bodyguard setelah di berikan perintah.


"Ayo kita pulang" ajak jagat kepada Eriska.


Mereka berdua pun berjalan tetapi baru 2 langkah mereka di hentikan oleh Dio "Tunggu siapa yang akan membayar semua tagihannya kalau kamu pergi


Jagat pun berbalik "Oh iya, pengawal pribadi ku yang akan membayarnya, dia sudah aku beri kartu bank ku untuk membayar tagihannya"


Dio pun menyeringai "hehehe bagus lah kalau begitu "


Kemudian jagat memerintahkan kedua Bodyguard tersebut "Kalau mereka menghabiskan semua makanan yang ada di meja mereka maka tagihannya bayar saja, tetapi kalau tidak habis, maka cukup bayar tagihan ku saja, dan kalau mereka masih tidak mau bayar, suapi mereka dengan makanan yang tersisa lalu bayar tagihannya"

__ADS_1


Kedua bodyguard itu pun mengangguk secara serempak "Baik laksanakan tuan muda "


Jagat sengaja sedikit kejam dengan memerintahkan kepada para bodyguard nya untuk menyuapi mereka, kalau makanannya tidak habis.


Itu untuk balasan karena sudah merendahkan dan menghina jagat, dan itu belum cukup untuk apa yang telah di perbuat mereka kepada jagat.


Mereka yang mendengar itu langsung menelan ludahnya sendiri, sampai ada yang tersedak dan langsung minum air yang banyak.


Mereka memang banyak, tetapi mereka anak orang kaya yang biasa di manjakan oleh orang tua mereka, mereka hanya berani menindas orang lain dengan kekayaan orang tua mereka.


Tetapi yang di hadapi sekarang adalah jagat yang tidak akan takut walaupun di ancaman, dan bahkan sekarang mereka lah yang merasa terancam karena dua bodyguard jagat.


Bodyguard yang tinggi dan berbadan tegap, membuat mereka merinding ketakutan dan bahkan mereka tidak berani menatap wajah kedua bodyguard itu.


Mereka nampak seperti malaikat pencabut nyawa si kiri dan si kanan karena mereka berdiri di dua sisi yang berbeda sambil mengamati mereka yang sedang makan.


Jagat dan Eriska yang mengikuti bodyguard telah sedikit menjauh dari mereka yang masih sedang makan.


Tetapi di sana Lina dan Dio langsung beranjak dan berniat untuk menyusul jagat dan Eriska.


Teman temannya pun menegur "Mau Kemana kalian berdua, apa kalian mau melarikan diri dari sini"


Dio dan Lina saling menatap, kemudian Lina pun menjelaskan "kami bukan mau melarikan diri, tetapi mau melihat mobil apa yang jagat pakai"


Ya karena mereka pun penasaran maka mereka memperbolehkan Dio dan Lina untuk pergi menyusul jagat dan melihat mobil apa yang mereka kendarai.


Jagat dan Eriska pun sudah sampai di tempat parkir, karena sengaja bodyguard itu memarkir mobil di lantai di mana restoran itu berada.


Bodyguard itu pun membukakan pintu mobil "Silahkan masuk nona muda tuan muda"


Eriska dan jagat pun masuk ke dalam mobil dan si bodyguard itu menutup pintu mobil, dia pun berjalan ke arah pintu supir dan membuka lalu masuk dan menjalankan mesin mobil, kemudian gas di tancap dan mobil pun bergerak.


Dio dan Lina yang melihat jenis mobil dan merk mobil itu kemudian kembali ke teman temannya dan melanjutkan makannya.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini

__ADS_1


👇


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2