
Bab 312 Itu Uang Yang Sangat Banyak
Sertifikat hak milik dari Elephant Land, sudah ada di tangan jagat, dia pun meminta Wiliam Atmajaya untuk membayar minuman dan makanan yang anak buahnya makan selama pertandingan.
Wiliam Atmajaya menyerahkan cek yang berisi nominal uang 100 juta rupiah.
"Aku sudah membayar dan memberikan sertifikat itu, jadi lepaskan lah aku sekarang"
Jagat tidak akan begitu saja melepaskan Wiliam Atmajaya, dia sudah berani mendobrak masuk kedalam ruangan pribadi dan kemudian menantang jagat.
Jagat sedikitnya akan mempermalukan Wiliam Atmajaya di tempat ini supaya dia tahu rasa.
Jagat pun berseru "Teman taman semuanya"
Suara jagat pelan tetapi karena dia menggunakan energi tenaga dalam dan sambil memancarkan aura mendominasi, semua orang langsung terdiam.
Aura kepemimpinan terpancar dari jagat sehingga membuat semua orang menjadi kagum.
Jagat pun melanjutkan "Mungkin semua orang yang ada di sini tidak kenal siapa aku, perkenalkan nama ku Arya, lebih lengkapnya Nama ku Arya Sandi Sandjaya kalau di singkat menjadi Arssad.
Kalian mungkin Sering mendengar nama Arssad, ya itu adalah nama Hotel di pusat kota, dan itu menggunakan nama singkatan ku.
Itu berarti sekarang kalian semua tahu siapa aku dan latar belakang ku sebenarnya "
Semua orang menganguk tanda mengetahui bahwa mereka tahu tentang hotel Arssad dan mereka pun sudah bisa menebak bahwa jagat adalah cucu dari tuan besar Sandjaya yang mereka kenal.
Kemudian jagat melanjutkan "Aku pemilik Baru Club' Malam Nirwana ini, dari hasil pertaruhan ku dengan Thomas Liem, ini pertama kalinya aku datang ke tempat ini.
Ketika aku sedang bersenang-senang di ruangan pribadi tuan muda ini mendobrak pintu ruang pribadi ku lalu menantang dan membuat taruhan.
Aku terima tantangan itu dan dia pun kalah serta mau melarikan diri untuk tidak memberikan taruhan yang sudah di sepakati"
Semua orang berseru dan geram "dasar Wiliam kurang ajar kamu tidak jantan"
"Sudah kalah yang kalah saja, jangan mempermalukan kami sebagai anggota komunitas Phantom"
"Gara gara kamu aku jadi kehilangan banyak uang dasar bebal"
Semua orang mencaci maki Wiliam, karena menurut mereka perbuatannya sangat memalukan.
__ADS_1
Kemudian jagat mengangkat tangannya dan semua orang kembali berhenti berbicara.
"Kalau di antara kalian ada yang ingin kembali menantang ku untuk mendapatkan Club malam Nirwana ini, silahkan aku tidak akan mundur, kalian bisa memilih ingin bertarung dengan siapa di antara kami"
Semua orang saling menatap tidak ada yang berani berkomentar, apalagi Thomas Liem yang tahu kekuatan dari jagat dan yang lainnya.
Thomas Liem lebih baik menghindar dari pada harus berhadapan dengan jagat dan Arssad famili.
Kemudian ada salah seorang dari mereka yang maju dan keluar dari kerumunan orang "Tuan muda Arya, kami tidak akan berani menantang anda, oh lupa perkenalkan nama ku Bishal Mujiono, tuan muda dari keluarga Mujiono, kebetulan aku di lindungi juga oleh pengawal dari moeza bodyguard"
Jagat pun tersenyum dan berpikir bahwa Bishal bisa menjadi teman dan dia berkata begitu sekalian untuk mendekatkan diri kepada dirinya.
Bishal Mujiono melanjutkan "Moeza Bodyguard itu milik mu kan, aku sangat terbantu dengan adanya pengawal yang kuat dari perusahaan keamanan anda"
Mereka pun saling berjabat tangan "Jangan sungkan panggil aku Arya saja"
Bishal mengangguk "Baiklah, panggil aku juga Bishal, Apakah kita bisa berteman"
Jagat mengganguk "Ya kita berteman sekarang"
Setelah berjabat tangan Bishal Mujiono berseru kepada teman temannya "Teman ku semua, Apa kalian tahu 2 orang pengawal pribadi ku yang hebat, bahkan aku bisa mendapatkan uang banyak dari kalian, karena pengawal ku itu, ya itu berkata Moeza Bodyguard milik tuan muda Arya,
Bahakan kebanyakan mereka seorang master beladiri, kalau kalian tidak yakin, kalian boleh menantang bertarung pengawal kalian dengan pengawal tuan muda Arya,
aku yakin dalam beberapa jurus pengawal kalian akan tumbang, jadi aku harap dari pada kalian menjadi seorang bodoh seperti Wiliam, lebih baik berteman dengan tuan muda Arya"
Bishal Mujiono sedikit memprovokasi teman temannya, supaya mereka berpikir, dan tidak influsip seperti Wiliam Atmajaya.
Hanya karena memiliki Petarung dari luar negri dia menjadi sombong dan berani menantang jagat.
Semua orang tidak ada yang berbicara, tidak ada yang berani menantang jagat walaupun mereka memiliki pengawal pribadi yang ahli dalam beladiri.
Tetapi kebanyakan dari mereka hanyalah praktisi beladiri eksternal biasa yang menyandang sabuk hitam di beladirinya masing-masing.
Itu tidak berarti apa-apa di hadapan master beladiri yang memadukan beladiri eksternal dan tenaga dalam.
Kemudian jagat berseru "Karena aku pemilik Club malam Nirwana ini aku akan mendiskon 10 persen untuk kalian semua dan mulai hari ini club malam Nirwana berganti nama menjadi Club malam Golden Phoenix"
Mendengar itu semua orang bersorak gembira, diskon 10 persen itu lumayan besar bagi mereka dan bisa bernilai beberapa juta.
__ADS_1
Kemudian jagat berseru lagi "Aku melihat motto komunitas Phantom kalian yang berbunyi Bersilaturahmi menambah relasi, kebetulan kami Arssad famili memiliki beberapa RR Phantom, kalau kalian ingin menambah relasi dengan ku, aku undang kalian, aku tunggu di ruangan pribadi nomor 1,
untuk sekarang akan aku lepaskan Wiliam, itu terserah kalian mau di apakan, aku tidak mau melihat orang pengecut seperti dia ini"
Jagat pun melepaskan Wiliam Atmajaya dan jagat pun pergi dari tempat itu
Wiliam Atmajaya merasa di permalukan dan dia pun menggertak giginya "Kurang ajar, dasar Arya bajigan, awas kamu ya, aku ini tuan muda Atmajaya, aku tidak takut terhadap latar belakang mu"
Wiliam Atmajaya langsung di hampir oleh teman temannya, entah apa yang mereka lakukan karena jagat langsung masuk ke dalam club malam.
Di ruangan pribadi nomor 1, Eriska, Dias, dara dan sekar sudah memuntahkan semua yang mereka makan dan minum.
Eriska merasa lebih baik karena sebelum dia di totok oleh jagat supaya tersadar dari mabuknya.
Jagat pun muncul dengan di ikuti oleh Elis dan Sofy serta para bodyguard lainnya.
"Sayang bagai mana, apakah kita menang ?" Tanya Eriska.
Jagat mengangguk sambil memperlihatkan berkas sertifikat Elephant Land "Ya kita menang, ini semua berkat kerja keras kalian semua"
Semua orang gembira karena memenangkan taruhan, tetapi sedetik kemudian raut wajah Eriska berubah masam.
"Aku tahu Elephant Land, dulu memang tempat destinasi wisata yang sangat terkenal, bahkan kita Utara macet karena pengunjung Elephant Land, tetapi sekarang Elephant Land sudah bangkrut dan banyak memerlukan perbaikan, dan itu berarti harus banyak juga mengeluarkan biaya untuk perbaikan tersebut"
Eriska menuturkan kegelisahannya mengenai Elephant Land, setidaknya Eriska berpikir bahwa jagat akan mengeluarkan banyak biaya untuk kembali mengoperasikan Elephant Land.
Dan juga harus melakukan banyak promosi untuk mengembalikan kejayaan Elephant Land seperti dahulu.
Tetapi sofy langsung menyanggah kekhawatiran Eriska "Tenang saja, suami kita ini sumber keuangannya tidak terbatas, kalau hanya beberapa milyar saja, suami kita bisa mendapatkannya hanya dengan mengobati satu orang kaya"
Elis pun mengiyakan "itu betul, suami kita ini sangat bisa di andalkan, dia juga sudah membuat obat terlahir kembali yang di berikan kepada kita, coba bayangkan berapa rupiah yang bisa kita dapatkan kalau obat terlahir kembali kita jual"
Mendengar itu semua orang menganguk setuju, kemudian jagat pun mengaku "Ya sebelum aku berikan kepada kalian, pil obat terlahir kembali sudah aku coba ke pasangan orang kaya yang bernama pak Wanto Subagjo dan istrinya, aku di berikan cek sebesar 50 milyar rupiah"
Mendengar itu semua orang tercengang dan membelalakan matanya karena hanya dengan menjual 2 obat terlahir kembali jagat mendapatkan 50 milyar rupiah dan itu uang yang sangat banyak.
***
*Bersambung
__ADS_1