
Bab 142 Bukan Aku Sok Ganteng
Jagat melongok ketika mendengar perkataan dari Eriska yang bertanya apakah dia di pelet sama Jagat.
Di sana jagat pun tertawa terbahak-bahak "Hahaha....aku memelet diri mu, Hahaha.... untuk apa, coba tanyakan kepada diri mu sendiri, kenapa kamu suka kepada ku, padahal aku sudah memiliki sofy dan Elis, apakah aku pernah mengejar mu seperti Cakra, dan laki laki lainnya hanya demi keuntungan pribadi mereka saja"
Jagat pun melanjutkan "Cakra mengejar mu karena kamu anak dari orang kaya, dan sekarang menjadikan ku musuh karena kita pura pura menjadi pacar padahal kita baru saja ketemu.
Terakhir Tomi yang kemarin lusa menyatakan cinta kepada mu, karena kamu anak dari pemilik rumah sakit Wijaya, dan dia anak dari memiliki perusahaan farmasi, yang kalau kamu jadian dengan dirinya bisa mempermulus penjualan obat obatan ke rumah sakit Wijaya"
Jagat berhenti sejenak kemudian melanjutkan bicaranya "Lah aku siap, hanya orang kampung yang kuliah untuk mendapatkan sertifikat ijin praktek dan direkrut oleh ayah mu sendiri secara langsung karena sedikit memiliki kemampuan di bidang supernatural, itu juga untuk di tempatkan di bagian divisi khusus.
Terus untuk apa aku memelet mu, untuk naik gaji, gaji ku setara dengan yang lain, untuk memanfaatkan uang mu. Aku tidak pernah minta traktir dan minta di beliin ini itu sama kamu, terus untuk apa aku memelet mu, untuk memuaskan hasrat ku, Elis dan Sofy pun bisa aku jadikan pemuas ngapain aku memelet mu.
Sekarang apakah aku memelet mu, tanya hati mu sendiri, jujur kalau aku di jodohkan dengan mu, pasti aku menolak, kenapa kalau di bandingkan dengan Elis dan Sofy kamu itu berbeda, urakan pakaian mu seperti anak Black Metal.
Tapi aku menirima mu karena kebaikan hati mu, yang tidak memandang aku orang yang miskin, dan aku menerima mu karena bertujuan untuk merubah mu sebagai wanita seutuhnya. Ucapan ku memegang pedas supaya kamu tahu apakah aku memelet mu atau tidak"
Eriska pun termenung dan mencerna setiap kata kata yang di ucapkan oleh jagat apalagi ketika dia berbicara tidak mau di jodohkan, hatinya merasa di sayat.
Eriska meneteskan air matanya, dan berkata kepada Jagat "Apa aku sejelek itu, sehingga kamu tidak mau berjodoh dengan ku, aku tahu akulah yang mengejar mu, dan apakah kamu juga terpaksa menjalin hubungan dengan ku"
"Kamu tidak jelek, tetapi gaya berpakaian mu tidak seperti wanita pada umumnya, aku lebih salut kepada sofy, dia yang dulu seorang penyuka sesama jenis tetapi mau membuka hatinya untuk seorang lelaki seperti ku hanya untuk berubah menjadi seorang wanita seutuhnya, itu pun tanpa aku suruh dan datang dari lubuk hatinya.
Tetapi kamu. apakah kamu berubah setelah menjalani hubungan dengan ku, atau malah aku yang harus berubah mengikuti kemauan mu, memang aku tidak masalah kamu mau berubah atau pun tidak.
Tetapi ingat, aku bukan milik mu, aku memiliki 2 orang lain selain dirimu, apa kamu tidak berfikir kalau mereka berdua itu saingan mu, bagai mana kamu bisa membuat ku jadi milik mu seutuhnya kalau kamu begini.
Mungkin aku akan memilih mereka berdua dari pada kamu dan lebih banyak bersama mereka dari pada bersama mu, Maaf Bukan aku sok ganteng. Sejujurnya aku hanya ingin setia kepada 1 orang saja.
Tetapi mereka berdua rela untuk aku berbagi, termasuk diri mu, yang meskipun sudah tahu aku memiliki sofy dan Elis, tetapi kamu masih mau menjadi pacar ku"
__ADS_1
Semua yang di ucapkan oleh jagat terasa pedas di telinga Eriska, karena membandingkan dirinya dengan Elis dan Sofy.
Eriska menyadari bahwa dirinya lah yang pertama kali mengejar jagat, dan bahkan waktu jagat tidak ada di kampus, Eriska mencari jagat karena rasa cintanya.
Dia terlanjur cinta hingga membuat dibutakan cinta, benar kata lagu, cinta itu buta meskipun hati terluka masih juga mencintai.
Eriska sekarang sudah menjadi bucin, sehingga dia malah berfikir, bagai mana caranya supaya dia bisa sesering mungkin bersama jagat, tidak kalah seperti sofy dan Elis.
"Kalau begitu, bagai mana aku harus berubah dan supaya kamu mencintaiku sama seperti kamu mencintai Elis dan juga Sofy" ucap Eriska.
Kebetulan di sana ada salon dan juga toko baju, jagat pun menarik Eriska ke tempat tersebut, Eriska ikut saja masuk kedalam salon tersebut.
Dan di sana pekerja salonnya adalah seorang yang bertulang lunak, dia pun menghampiri jagat dan juga Eriska. "Mas ganteng, bisa kita bantu"
"Mbak tolong permak pacar ku ini, sekalian pakaikan baju yang cocok untuk dirinya ya" pinta jagat.
"Asiapppp.....mas ganteng" kemudian pekerja salon itu tersenyum kepada Eriska "Ayo mbak cantik, ikut aku"
karena jagat yang membawanya ke sini, mau tidak mau dia pun harus menuruti kemauan jagat. Dan dengan terpaksa Eriska ikut bersama pekerja salon itu.
Terlihat Eriska si suruh duduk di kursi dan mulai di permak, dari rambut, perawat wajah dan lainnya.
Hampir 2 jam Jagat menunggu Eriska yang sedang di permak, sampai sampai dia pun ketiduran di kursi yang berada di ruang tunggu.
Jagat tersentak kaget, ketika ada wanita cantik yang berdiri di depannya, wanita itu tersenyum manis.
"Apa kamu mau terus tidur di ruang tunggu ini, ayo kita jalan lagi" ucap Eriska.
Jagat pun mengucek matanya "E... Eriska, apa ini benar kamu"
Eriska pun mengangguk "Iya, memangnya kenapa, apa kamu tidak mengenali aku lagi"
__ADS_1
Jagat menggelengkan kepalanya "Berani sumpah, kamu cantik banget kalau berpenampilan seperti ini"
Jagat pun memuji muji Eriska yang membuat hati Eriska begitu senang, Eriska merasa melayang karena pujian dari jagat "Sudahlah ayo kita pergi jangan memuji aku terus, nanti aku bisa melayang tau"
Jangan pun bangkit tetapi dia membayar terlebih dahulu tagihan yang sudah di rekap oleh bagian kasir.
Jagat memakai kartu bank nya karena tidak membawa uang cash banyak dan sesudah membayar barulah mereka pergi.
Tadi sambil menunggu dan mencari baju buat Eriska jagat tertarik dengan jaket Hoodie yang sedang viral dia pun membeli 1 untuk dia pakai sendiri.
Dan setelah keluar dari salon jagat pun mengganti jaket jeans yang dia pakai dengan jaket Hoodie yang original.
Mereka berdua pun menjadi pusat perhatian pengunjung mall ini, karena Eriska begitu cantik dengan gaun biru muda dan jagat yang elegan hanya dengan memakai jaket Hoodie yang harganya lumayan mahal bagi kalangan menengah kebawah.
Sudah hampir jam makan siang, jagat ada janji dengan pak hendar yang kemarin menjadi pasien di rumah sakit Wijaya.
"Ka, kita makan siang di restoran pasien ku saja ya, sekalian aku periksa dia di sana, soalnya kemarin sudah janji, kan aku juga sudah bercerita sama kamu" ucap jagat.
"Ya aku sih ikut kamu saja, apakah nanti ada sofy dan Elis juga di sana ?" Tanya penasaran Eriska.
"Mungkin mereka akan terlebih dahulu berangkat menuju ke sana, karena aku belum mendapatkan ijin praktek dan hanya sofy yang memiliki, sedang Elis dia bisa jadi asisten dalam pengobatan di sana" jawab jagat.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
__ADS_1
http://saweria.co/DaniSutisna