Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 318 Anjing Kejepit


__ADS_3

Bab 318 Anjing Kejepit


Jagat pun berbalik menoleh ke arah sumber suara, kemudian jagat melihat seorang wanita yang bergegas menghampiri dirinya.


Wanita itu di ikuti sepasang suami istri yang sudah berumur sekitar 50 tahunan.


Setelah berhadapan dengan jagat wanita itu pun melayangkan tangannya dan hendak menampar pipi jagat.


Wuss....


Tetapi sebelum sampai terkena pipi jagat, tangan wanita itu di pegang oleh tangan jagat.


"Ajeng apa yang kamu lakukan, kenapa kamu ingin menampar ku ?" Tanya jagat bingung.


Tidak bingung bagai mana, jagat tidak pernah menyinggung perasaan Ajeng atau pun bermasalah dengan dirinya.


Ajeng pun berkata dengan nada tinggi menandakan dia sangat marah kepada jagat.


Sambil menunjuk hidung jagat dia pun berkata "Dasar kurang ajar, tidak tahu diri, tidak tahu berterima kasih, sudah untung kamu di terima kerja di hotel ini malah berbuat ulah"


Umpatan demi umpatan di lontarkan oleh Ajeng, jagat tidak membalas, dia hanya mendengarkan umpatan jagat sambil tersenyum.


"Apa yang kamu lakukan kepada Cakra, dia itu calon suami ku, dia sekarang cacat dan tidak berdaya, Kenapa kamu berani membuat Cakra cacat, dan kamu juga melaporkan hal buruk pak Bagas ke pemilik hotel Arssad ini supaya dia di pecat.


Ingat kamu ini hanya seorang office boy kenapa melakukan hal sejauh ini, aku tidak akan membiarkan mu begitu saja, kamu harus bertanggung jawab, sembuhkan Cakra dan kembalikan jabatan pak Bagas"


Ajeng berkata begitu sambil berlinang air mata, dia bicara terus mengenai Cakra dan pak Bagas yang sudah tidak lagi bekerja di hotel Arssad ini.


Bahkan pak Bagas di pindah ke cabang kota G, lalu kemudian dia di pecat dengan tidak hormat.


Jagat hanya menjawab dengan beberapa kalimat saja "Sudah aku bilang dulu, aku sudah menolong anjing yang sedang kejepit, sudah terbebas tetapi dia malah menggigit si penolong"

__ADS_1


Kata kata dari jagat malah di putar balik oleh Ajeng "Dasar berengsek tak tahu diri, kamu lah anjing kejepit itu, sudah untung kamu di terima kerja sebagai office boy di sini, dan malah membuat Cakra lumpuh, bahkan membuat pak Bagas di pecat...."


Ajeng memarahi jagat kalau orang Sunda bilang, sampai elak elak dasar,


Plak....


Tiba tiba pipi Ajeng ada yang menampar sampai dia berhenti berbicara dan terbengong.


Karena dia tidak menyadari ada orang yang menghampirinya lalu kemudian menamparnya.


Orang yang menampar pipi Ajeng berbalik memarahi Ajeng "wanita sialan, berani memarahi tunangan ku, oh.... Aku tahu, nama mu Ajeng tunangan si berengsek Cakra"


Kemudian Ajeng pun bertanya kepada wanita itu "Siapa kamu, kenapa datang langsung menampar ku"


Kemudian wanita itu pun memperkenalkan dirinya "Aku Eriska calon istri jagat, kamu berani menghina jagat tanpa tahu siapa dia sebenarnya dan kamu membela si Cakra berengsek itu tanpa tahu siapa Cakra sebenarnya"


Ajeng pun mendengus kesal "Apa peduli ku, dia hanya seorang office boy di hotel Arssad ini, yang telah membuat Cakra calon suami ku cacat"


Eriska tertawa terbahak-bahak "Hahaha.... Dasar wanita yang tidak tahu diri, kamu bilang calon suami ku hanya seorang office boy, Cih.... Kamu salah besar, dia ini bernama Arya Sandi Sandjaya, aku katakan sekali lagi, nama asli jagat adalah Arya Sandi Sandjaya"


Tetapi apa hubungannya dengan hotel Arssad ini ?


Eriska pun melanjutkan "Apa kamu tahu kalau Arya Sandi Sandjaya di singkat menjadi apa, Arya Sandi Sandjaya di singkat menjadi Arssad, dia adalah cucu dari pemilik Hotel ini, dan aku Eriska Wijaya calon istri dari cucu pemilik hotel ini, apa kamu tahu"


Ajeng tercengang mendengar perkataan dari Eriska dia pun bergumam "Apa, jadi jagat itu cucu pemilik hotel ini, kenapa Cakra mengatakan bahwa dia office boy"


Belum sempat Ajeng bereaksi, Eriska kembali berbicara "Kamu memang benar Cakra lumpuh karena Jagat, tetapi apakah kamu tahu kenapa dia di buat lumpuh oleh jagat "


Eriska pun menjeda ucapan, tanpa berbicara Ajeng dengan tidak sadar menggelengkan kepalanya, kemudian Eriska berkata lagi


"Karena Cakra telah berani menculik lalu menyekap ku dan dia hampir memperkosa ku, kalau tidak ada jagat yang segera menolong ku, mungkin aku telah ternoda oleh si berengsek itu"

__ADS_1


Sekarang giliran Eriska yang membeberkan keburukan Cakra kepada Ajeng "Benar kata jagat, dia itu sudah menolong anjing yang sedang kejepit, sudah di berikan pekerjaan yang nyaman Cakra malah korupsi bahkan dia menggelapkan uang 300 juta rupiah.


Bukan itu saja dia juga berani menghina tuan besar Sandjaya selaku pemilik hotel Arssad ini maka dari itu jagat membuat dia lumpuh.


Dan kamu juga harus tahu, keluarga Wibisono itu duri di dalam perusahaan Hotel Arssad ini, sudah di beri jabatan tinggi mereka malah menggigit tuan mereka.


Bahkan sepupu Cakra yang menjabat kepala cabang kota G berani melecehkan karyawan mereka.


Dan anggota Wibisono yang lainnya yang bekerja di seluruh cabang hotel Arssad berarti berbuat curang dan memanipulasi data dan mengambil keuntungan untuk mereka sendiri.


Wajar kalau tuan besar Sandjaya memecat pak Bagas dan mengeluarkan semua orang yang bermarga Wibisono dari seluruh cabang hotel Arssad, karena mereka tidak layak lagi bekerja di perusahaan ini"


Eriska menghela nafasnya, karena dengan semangat dia membeberkan semua keburukan Cakra dan keluarga Wibisono.


Eriska kembali berkata setelah menghela nafas panjang "Jadi siapa yang sebenarnya anjing ke jepit itu, bahkan aku tahu kamu itu mantan ODGJ kalau tidak di sembuhkan oleh jagat mungkin sekarang kamu masih gila, jadi siapa sekarang anjing ke jepit itu sekarang, ayo katakan"


Ajeng tidak bisa membalas perkataan dari Eriska, dia hanya terbengong, sepertinya dia shock, karena kebenaran telah di ungkapkan oleh Eriska mengenai Cakra dan keluarganya.


Dengan terbata bata Ajeng pun berkata "A....Aku Anjing Kejepit itu, aku lah anjing kejepit itu...."


Ajeng menyeringai, sepertinya Ajeng akan mengalami gangguan kejiwaan lagi.


Eriska pun menyeringai lalu kemudian dia membentak dan mengusir "Kalau begitu cepat pergi dari tempat ini, aku tidak akan membiarkan kamu menginjakan kaki di hotel Arssad ini dan cabang mana pun"


Kemudian Eriska berteriak memanggil "Pengawal, usir orang ini keluar...."


Kedua bodyguard wanita yang selalu mengikuti Eriska langsung mengusir Ajeng dan ayah ibunya.


Mereka pun menyesal karena telah datang ke tempat ini untuk melabrak jagat, tetapi hasilnya di luar dugaan, Ajeng dan keluarga malah berbalik di permalukan oleh Eriska.


Setelah Eriska selesai dengan jagat dia pun kembali menuju kampus, dan jagat pun berjanji, setelah urusan dia selesai dia akan pergi ke kampus, karena hari ini ada jadwal kelas sore.

__ADS_1


***


*. Bersambung


__ADS_2