
Bab 183 Ngeherem
Jagat Elis dan Sofy sudah sampai di desa cidanao, mereka pergi ke villa keluarga Tandjaya untuk mengambil mobil milik jagat yang di simpan di sana.
Mereka pun pulang bertiga dengan mengendarai mobil, dan sekarang Tandi Tandjaya tidak ikut pulang karena dia sedang menikah.
Di jalan mereka mengobrol dan Sofy pun bertanya kepada jagat "Ay, malam itu waktu aku bertarung dengan jawara keluarga Saksana, aku rasa ada yang keluar dari dalam tubuh ku, apa itu ulah mu ?"
Jagat pun tidak mengelak dia mengangguk "iya itu memang ulah ku, keluarga saksana curang dia mengirim makhluk astral untuk membantu jawaranya supaya kamu kalah, dan itu sudah di lakukan di pertarungan pertama"
"Tapi mengapa keluar dari dalam tubuh ku ?" Sofy kembali bertanya.
Jagat pun menjelaskan "ketika kamu berada di kosan Elis, kamu mengajak kencan Elis, padahal aku sedang bersama Elis, terus Elis membujuk mu untuk aku terapi, di sana aku menanamkan dua khodam pendamping untuk melindungi mu"
Jagat berbicara sedikit berbohong, pada sebenarnya jagat memasukan belatung gaib untuk mengendalikan sofy supaya dia menyukai laki-laki bukan sesama wanita.
Kemudian jagat melanjutkan "Pendamping itu akan keluar apa bila kamu dalam bahaya, dan waktu kamu bertarung itu, maka otomatis khodam pendamping di tubuh mu keluar untuk membantu mu"
"Apa khodam pendamping itu kembali ke tubuh ku ?" Tanya Sofy.
Jagat menggelengkan kepalanya "Tidak, karena Mereka sekali pakai, setelah membantu mu dari bahaya maka mereka akan bebas berkeliaran"
Padahal yang sebenarnya belatung gaib itu kembali kepada jagat dan tidak kembali ke tubuh sofy.
Jagat pun bertanya "Sekarang bagai mana perasaan mu setelah khodam pendamping tidak melindungi mu lagi ?"
"Aku merasa biasa saja dan bahkan perasaan ku menjadi sangat nyaman apa bila berada di sisi mu" jawab Sofy.
Mendengar perkataan dari sofy wajah jagat pun tersipu malu, tetapi ekspresi wajah jagat seperti biasa saja tetapi dalam hatinya dia pun berkata "Berarti pola pikir sofy sudah berubah dan aku tidak akan khawatir dengan sifat tidak lazimnya yang menyukai sesama jenis"
Di sana Elis pun menimpali "Huh, bisa aja kamu sofy, menggombali mas say ku"
__ADS_1
"Aku tidak gombal tahu, memang kenyataannya begitu, sejak aku merasakan kenikmatan di atas ranjang bersama ay, dan perlakuan dia baik kepada kita, aku tidak berhasrat lagi menyukai sesama jenis, kalau aku masih memiliki hasrat mungkin aku akan menggarap mu juga Elis" jawab Sofy.
Elis pun mengernyitkan dahinya "Ih, amit amit kalau aku harus melakukan itu dengan mu, toh cuman di gesek gesek doa apa enaknya, bisa bisa lubang kehidupan ku jadi lecet, lebih enak Langsung di masukin si doris miliknya mas say, aku kan jadi bisa eugh....."
Sofy pun mendorong pelan Elis "Huh.... dasar wanita mesum yang sangean"
"Ih biarin, kan sekarang ada mas say, tapi semenjak kita menikah, aku belum melakukan malam pertama ku dengan mas say, aku jadi kepengen" ucap Elis.
"Tuh kan, apa yang aku bilang, kalau sedang berbicara begini kamu langsung sangean" ujar sofy.
Jagat pun terkekeh geli mendengarkan ucapan kedua wanitanya "Hehehe.... baiklah, nanti sesampainya di hotel Arssad cabang kota G aku akan memuaskan kalian semua, aku janji"
Elis pun langsung mengacungkan tangannya sambil berteriak "Hore...."
Kembali Sofy mendorong Elis "ih dasar tidak punya harga dirinya sebagai seorang wanita"
Elis pun membalas "Biarin kan dia sekarang sudah sah menjadi suami ku, dari pada kamu masih status kekasih"
Elis pun langsung memeluk sofy "Sudah jangan bersedih, kamu dan aku bahkan Dias, dara dan nona Eriska adalah wanitanya mas say, meskipun aku istri pertama mas say, aku tidak meminta untuk di istimewakan bahkan aku ingin Mas say bersikap adil kepada kita semua"
Melihat sofy dan Elis akur membuat jagat sangat bahagia dia pun berpikir dan bergumam "Apa rumah villa ku di perumahan intan permata bisa menampung semua istri ku, apa aku harus beli rumah yang lebih besar lagi bisa bisa bebas ngeherem"
Jagat cekikikan sendiri sambil menyetir mobil di sana pun Elis menyadari bahwa jagat sedang berfikir sesuatu.
Elis pun berbicara kepada jagat "Mas Say, melihat kita aku apa kamu berfikir mau menambah wanita lagi, nona Eriska bilang cukup 5 wanita saja tidak lebih dan kita menyepakatinya"
Sofy pun mengiyakan kata kata Elis "Benar itu Ay, aku setuju dengan perkataan dari Elis"
Jagat pun tersenyum masam yang Elis dan Sofy dapat melihatnya dari kaca spion dalam "Iya aku janji deh hanya 5 saja tapi dengan catatan salah satu dari kalian semua ada di dekat ku, karena aku tidak bisa tahan kalau tidak membuat si doris muntah, bisa pusing kepala ku kalau si doris tidak muntah, aku hanya dapat menahan 2 Minggu tanpa kalian"
Elis pun mengangguk "iya sih mas say kan produksi semen di dalam tubuhnya cepat, kalau tidak di keluarkan dia bisa pusing, dan kalau hanya satu orang dari kita yang melayani mas say apa tidak kasian. Kan mas say sangat kuat, bahkan sudah beberapa kali kita sudah keluar dia masih berdiri tegak"
__ADS_1
Sofy mengiyakan "iya aku juga pernah tidak sengaja melihat ay masuk ke kamar dara dan Dias karena dia belum mencapai klimaksnya"
Jagat sedikit malu karena mereka berdua blak blakan dan bahkan tahu apa yang dia perbuat setelah melampiaskan hasratnya Kepada mereka berdua
Kemudian sofy dan Elis pun saling menatap mereka sedikit tersenyum ketika melihat ekspresi jagat yang di lihat lewat kaca spion dalam.
Kemudian Elis membahas tentang hal yang telah berlalu "ingat tidak, waktu kamu menerima untuk pertama kalinya mas say sebagai lelaki mu, kita berdua main dari sore sampai subuh, setelah itu mas say membawa kita ke hotel Arssad, berapa kali kita melakukannya tanpa rasa lelah"
Sofy mengangguk "iya aku ingat itu, bahkan ay yang pertama meminta kepada kita, meskipun sudah tidak berdaya tapi kita berdua terus melakukannya"
Kemudian Elis bertanya kepada sofy "Apa kita akan sanggup melayani hasrat mas say kalau kita berlima, kayaknya tidak mungkin"
"Jadi, apakah Ay kita suruh menambah Harem lagi atau bagai mana" ucap Sofy.
"Mungkin tidak apa-apa kalau mas say nambah 2 lagi Harem, karena kan dara dan Dias bukan termasuk golongan manusia, tapi aku berpikir bahwa mas say bisa melampiaskan hasratnya Kepada mahluk astral yang dia taklukan seperti dara" ucap Elis.
Jagat pun sedikit menoleh dan angkat bicara "Apaan sih yang kalian bicarakan"
Jagat pura pura tidak mengerti dengan apa yang kedua wanitanya obrolkan, tetapi tepat di dalam hati paling dalam, jagat begitu sangat senang.
***
*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.
*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.
Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini
👇
http://saweria.co/DaniSutisna
__ADS_1