Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 277 Maaf Aku Bukan Dokter, Aku Hanya Suster


__ADS_3

Bab 277 Maaf Aku Bukan Dokter, Aku Hanya Suster


Jagat tidak banyak berkomentar lagi dia hanya diam menanggapi cibiran dokter Yohanes.


Dokter Calvin tidak menyapa dia langsung duduk di kursi pemimpin sambil membuka buku catatan pasien.


"Sudah satu Minggu ini kamu tidak kerja, banyak pasien yang harus di tangani, tetapi sekarang tugas mu adalah Home visit, ini adalah surat tugas mu ada pasien yang harus di datangi, pergilah" ucap dokter Calvin.


Jagat pun beranjak dari tempat duduknya dia mengambil surat tugas yang namanya tertera di sana dan di tulis dengan tulisan tangan.


Sepertinya itu sengaja di tulis langsung oleh dokter Calvin pada waktu dia setelah membuka buku catatan pasien.


"Siapa yang akan mendampingi ku, biasanya kan ada perawat yang mendampingi dokter kalau mengunjungi pasien ?" Tanya jagat.


Dokter Calvin melambaikan tangannnya dengan acuh tak acuh "Terserah kamu saja, ajak perawat yang kamu mau"


Mendengar perkataan itu Elis langsung mengangkat tangannya "Aku saja yang akan mendampingi dokter jagat"


Elis dan Sofy bersikap profesional, dia memanggil dokter jagat apabila di tempat kerja, tetapi di luar pekerjaan Elis kembali merubah panggilanya dangan panggilan sayang yaitu mas say.


Dokter Yohanes mencegah "Jangan ! Hari ini kamu harus menemani ku menangani pasien"


"Kenapa harus aku ? kan masih banyak suster yang lain, ada suster Lita, suster Endah, suster Mira, pak Arman dan pak Hartono" Elis menyebut nama sebagian suster yang ada di sini.


Kemudian Elis kembali berbicara "Dokter Calvin bilang, dokter jagat boleh memilih siapa saja yang mendamping, sekarang aku mengajukan diri apa itu salah?"


Dokter Calvin kembali melambaikan tangannnya "Sudah sana pergi, dampingi dokter jagat, tetapi tengah hari harus sudah kembali dan di sana ada 2 pasien yang harus kalian kunjungi"


Elis tersenyum sambil menatap dokter Yohanes, dokter Yohanes pun memalingkan wajahnya


"Cih, dasar dokter Calvin, kamu tidak tahu apa yang aku mau, padahal dia tahu aku mengincar Elis dari dulu" Dokter Yohanes bergumam dalam hati.


Memang dari dulu dokter Yohanes, mencari cara untuk mendekati Elis, bahkan waktu penyakit latahnya masih ada, dia selalu mengambil kesempatan untuk membuat Elis latah supaya memeluk dirinya atau mencium pipinya.


Bahkan pernah dokter Yohanes berencana melecehkan Elis dengan memanfaatkan penyakit latah yang dia derita.


Tetapi setelah di obati oleh jagat, latah Elis sembuh dan dokter Yohanes menjadi sangat kesal karena tidak bisa memanfaatkan Elis lagi.


Elis bergegas mengambil peralatan yang sudah di siapkan, dan kemudian mengajak jagat untuk segera pergi meninggalkan ruangan divisi khusus.

__ADS_1


"Ayo dokter jagat kita berangkat" ajak Elis.


Mereka pun berangkat bersama menuju pasien pertama yang harus segera di tangani.


Rumah sakit Wijaya menerima jasa dokter yang mengunjungi rumah pasien, itu untuk mempermudah pasien yang tidak bisa kemana mana atau keluarga yang ingin merawat pasien di rumah sendiri.


Jagat melihat alamat pasien dan dia segera mengendarai mobil itu menuju tempat pasien.


Setelah beberapa menit berkendara jagat tiba di salah satu gedung yang bertuliskan Dozo Karateka.


Ternyata ini adalah sebuah perguruan beladiri karate, dan pasien yang akan di tangani oleh jagat adalah pemilik atau guru besar dari perguruan beladiri ini.


Jagat dan Elis pun masuk ke dalam Dozo setelah memarkirkan mobilnya, kemudian jagat bertanya kepada murid beladiri yang sedang berlatih.


"Apa kami bisa bertemu pak Suwarno ?"


Murid itu menjawab sekaligus bertanya "Iya bisa, apa anda dokter dari rumah sakit Wijaya"


Jagat menganggukan kepalanya "Ya !"


"Kalau begitu ayo ikut aku dokter" ajak murid Dozo.


Murid itu mengetuk pintu.


Tok.... Tok.... Tok.... Tok....


"Master, Dokter dari rumah sakit sudah tiba"


"Persilahkan untuk masuk" ucap orang yang ada di dalam.


Murid itu pun membuka pintu kamar pribadi, dan terlihat ada lelaki yang berbaring di atas tempat tidur tanpa risbang.


Di sana juga ada seorang wanita yang berusia 20 tahunan yang sedang merawat lelaki itu.


"Dokter tolong periksa ayah ku, dia memiliki memar di tangan dan kakinya dan tidak bisa berjalan, kemarin ayah panas dingin sehingga aku meminta pihak rumah sakit untuk mengirim dokter ke tempat ini" ucap wanita yang merawat lelaki itu.


Dia pun menjelaskan kronologi yang terjadi, empat hari yang lalu sekitar pukul 8 malam setelah para murid pulang dari Dozo ini.


Ada beberapa orang yang memakai seragam beladiri karate juga yang berbeda aliran, salah satu dari mereka menantang bertarung.

__ADS_1


Master dari Dozo ini meladeninya, dan dia pun menang telak, tetapi setelah itu temannya yang kalah langsung maju dan mengeroyok master Dozo.


Alhasil master Dozo di pukuli hingga tangan dan kakinya tidak bisa di gerakkan seperti sekarang.


Selama beberapa hari ini, master Dozo hanya berbaring, dia juga sudah memanggil tukang pijat terapi, tetapi tukang pijat itu tidak bisa menyembuhkan master Dozo


Sehingga mau tidak mau anaknya itu harus menelpon rumah sakit Wijaya supaya mengirimkan dokternya untuk memeriksa.


Setelah di jelaskan jagat pun mengangguk "Oh jadi Pak Suwarno ini di pukuli oleh ahli beladiri"


Elis pun mendekat kemudian dia duduk di samping pasien, Elis menyentuh pasien tersebut dan melihat kejadian 4 hari yang lalu dengan kekuatannya.


"Orang yang memukuli pak Suwarno ada 6 orang, dia membuat pak Suwarno lumpuh dengan memukul bagian tulang kering dan tulang tangan menggunakan benda tumpul" jelas Elis.


Pak Suwarno yang mengalaminya sendiri dia terkejut "Dokter, kenapa anda bisa tahu, bahkan jumlah orang dan benda yang digunakan untuk membuat ku lumpuh ?"


Elis tersenyum "Maaf aku bukan dokter, aku hanya suster yang mendampingi dokter jagat"


Elis tidak menjawab pertanyaan dari pak Suwarno dia pun malah menjauh darinya sambil berpura pura menyiapkan peralatan yang kemudian menyerahkannya kepada jagat.


Kemudian jagat pun memeriksa pak Suwarno dengan prosedur medis.


Sambil memeriksa, jagat juga menggunakan mata emas untuk melihat cedera yang di alami oleh pak Suwarno sebagai master Dozo.


Ternyata tulang tangan dan kakinya retak. Anak dari pak Suwarno pun bertanya "Bagai mana keadaan ayah, dok. Apa dia bisa di sembuhkan"


Jagat menggelengkan kepalanya "Kalau dengan medis biasa pak Suwarno harus di operasi dan di pen, karena ada tulang di kaki dan tangan yang retak, dan dia tidak bisa lagi berkecimpung di dunia bela diri"


Deg ....


Anak pak Suwarno terduduk lemas "Dozo ini adalah penghasilan utama dari ayah, dia hanya bisa melatih beladiri, kalau dia tidak bisa melatih bela diri lagi, dari mana kami bisa hidup"


Kemudian anak pak Suwarno bertanya kembali "Dok apakah ada cara yang lain supaya, ayah sembuh, berapa pun biaya akan aku bayar"


"Baiklah kalau begitu, tetapi kalian semua tunggu di luar, aku akan berusaha mengobati pak Suwarno, sebisa mungkin jangan berisik, karena aku harus berkonsentrasi dalam mengobati pak Suwarno" ucap jagat.


***


* Bersambung

__ADS_1


__ADS_2