Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 325 Di Balik Layar


__ADS_3

Bab 325 Di Balik Layar


Di villa real estate intan permata, semua orang sudah kembali dari aktivitas masing masing.


Sekar bercerita bahwa dia bertemu dengan pereman dan menjadikannya anak buah, serta Sekar menyuruh mereka membentuk gangster beruang hitam cabang kota Utara.


Sedangkan Dias bercerita tentang dirinya yang sengaja bertemu dengan orang tuanya sewaktu dia masih hidup dulu.


Dan Dias, dara dan sekar di anggat sebagai anak oleh ibu Dias dan mereka pun menjalin komunikasi yang baik yang membuat Dias merasa senang.


Dara tidak menceritakan apa pun, karena dirinya tidak memiliki kejadian untuk di ceritakan kepada jagat.


Sofy bercerita dirinya mengoperasi pasien sampai bekas operasi yang di lakukan tidak dia jahit, sofy menggunakan kekuatannya untuk menyembuhkan kulit yang sobek akibat di belah.


Mendengar itu semua jagat pun merasa senang, karena semua wanita yang dia miliki adalah wanita yang hebat di bidangnya masing-masing.


Kemudian jagat pun bertanya kepada Elis "Beib, ada apa ? Sepertinya hari ini kamu murung, apa ada masalah di rumah sakit?"


Elis menggelengkan kepalanya tetapi disana sofy berkata "Elis tadi di jemput pak Ruben, sehingga dari pagi Elis tidak ada di rumah sakit"


"Benarkah itu Beib, apakah ada masalah ?" Jagat kembali bertanya.


Elis pun menggelengkan kepalanya, kemudian jagat membujuk "Kalau begitu ayo ceritakan kepada kami, pengalaman mu hari ini"


Elis pun mulai membuka suara "Mas say, aku di tawari bergabung dengan kepolisian kota B, aku di rekrut di divisi khusus investasi dan interogasi"


Jagat pun menyeringai "Ya bagus itu, berarti kamu memiliki kemampuan"


Elis pun meminta ijin "Apakah kamu mengijinkan ku, tetapi aku harus melepaskan pekerjaan ku sebagai perawat, dan aku juga ditawari gaji 2 kali lipat dari rumah sakit"


Jagat mengangkat tangannya "Kenapa aku tidak mengijinkan mu, itu kan cita cita mu bukan, tentu saja aku mengijinkan"


Mendengar jagat mengijinkan Elis dia bukannya senang, dia malahan menundukkan kepalanya "tapi mas say...."


Elis. Tidak melanjutkan bicaranya.


"Tapi apa Beib ?" Tanya jagat.


"Ya kamu kan ketua dari gangster beruang hitam, sedangkan polisi dan gangster itu saling bertentangan" jawab Elis.


Jagat mengelus rambut Elis "Gangster Beruang Hitam bukan lah kumpulan para penjahat, mereka hanya kumpulan pereman yang bernaung dalam satu organisasi yang bernama beruang hitam"


Jagat menjelaskan "Mereka tidak melakukan tindakan kejahatan seperti mencuri, merampok atau pun membunuh, mereka itu hanyalah sekumpulan tukang parkir, bahkan polisi sangat terbantu dengan adanya mereka"


Elis pun membelalakan matanya karena tidak percaya dengan ucapan jagat "Kok bisa, polisi merasa terbantu"


"Ya salah satunya ketika mereka mengatur jalan, itu banyak di lakukan oleh para pereman dan polisi hanya memperhatikan di pinggir jalan,

__ADS_1


Terus di pasar, berkat adanya mereka yang menjadi keamanan pasar, tidak ada ibu ibu yang kecopetan.


Di tempat parkir juga, dengan adanya penjagaan mereka, kasus curanmor menurun, apa itu tidak membantu pihak kepolisian"


Elis pun mengangguk setuju mendengar penjelasan jagat,


Kemudian jagat pun melanjutkan "memang keberadaan mereka juga sedikit meresahkan, karena mereka itu di anggap merusak perekonomian keluarga tetapi biar pun begitu ada pihak lainnya juga yang mereka terbantu,


gangster beruang hitam memiliki usaha Abu abu tetapi mereka bukan penjahat dengan arti yang sebenarnya, mereka hanya bertahan hidup di jalan dengan menjaga tempat parkir, atau perlintasan jalan, sesekali mereka juga menjadi kolektor uang menjadi penagih utang"


Setelah itu lanjut Eriska bercerita, dia tidak menceritakan tentang dirinya sendiri, dia malah menceritakan jagat waktu di hotel Arssad.


Eriska bercerita bahwa dia menampar wanita yang bernama Ajeng, karena berani memarahi jagat, dan di kampus Eriska bercerita bahwa jagat menindas ketua seni beladiri yang ada di sana.


*


Di tempat lain


Agus dan anak buahnya mereka mendatangi markas gangster kalajengking merah di kota otonomi.


Sesampainya di sana Agus bicara kepada ketua Gangster kalajengking merah "Sekarang kalian hanya memiliki dua pilihan, bergabung dengan gangster beruang hitam dan menjadi anak buah ku, atau aku habisi kalian dan pergi dari kota otonomi ini"


Ketua Gangster kalajengking merah putih mencibir "Cih, punya keberanian juga kamu Agus, aku tidak akan bergabung dengan gangster Beruang Hitam mu yang amuradul itu, bahkan Ketua Anton tidak tahu keberadaannya, mungkin dia bersembunyi karena takut dengan Danu dan gangster shooting gun dari Utara"


Mendengar cibiran itu Agus malah tertawa terbahak-bahak "Hahahah.... Salim.... Salim, dasar kamu itu katak dalam tempurung, tidak tahu perubahan yang terjadi di gangster beruang hitam"


Agus pun menjelaskan bahwa Gangster beruang hitam di pegang oleh orang kuat, dia memiliki latar belakang,


Danu sudah di penjara dan gangster shooting gun sudah musnah.


Agus menjelaskan bahwa sekarang Anton sedang ada proyek di kota Utara, dia bersama Septian membangun Gangster Beruang Hitam kota Utara.


Mendengar penjelasan dari Agus ketua Gangster kalajengking merah yang bernama Salim sedikit tercengang, tetapi ekspresi wajahnya tidak berubah.


Salim kembali mencibir "Punya kualifikasi apa aku harus tunduk dan menjadi anak buah mu, bahkan kamu itu orang bodoh, berani menyerang markas ku dengan sedikit orang"


Memang Agus hanya membawa sekitar 20 orang saja untuk menyerang markas gangster kalajengking merah.


Di markas gangster kalajengking merah ada sekitar 100 orang, sehingga Agus di anggap orang yang bodoh.


"Bahkan kamu hanya mencari kematian mu sendiri di tempat kekuasaan ku sendiri" ucap Salim.


Agus malah tertawa"Hahaha.... Benarkah aku mencari kematian ku, aku akan memberikan mu satu peringatan lagi, tunduk kepada ku, atau ku taklukan kamu sekarang juga"


Salim pun merasa di hina dan di provokasi, dia tidak takut kepada Agus karena anak buah Salim lebih banyak dari pada Agus .


Agus menyeringai sambil merentangkan kedua tangannya "Hahaha .... Ingatlah kami sekumpulan beruang hitam yang terkuat di hutan rimba, kalian hanya sekumpulan kelinci yang akan menjadi mangsa kami yang kuat"

__ADS_1


Ucapan itu membuat Salim dan anak buahnya geram "Salim pun tidak tahan lagi dan berteriak "Habisi mereka patahkan tangan dan kakinya lalu buang di tempat sampah"


Semua orang dari gangster kalajengking merah mengepung Agus, mereka pun langsung di serang dan perkelahian pun tidak terelakkan.


100 orang anak buah Salim dari gangster kalajengking merah melawan 20 orang anak buah Agus dari gangster beruang hitam .


Bak.... Buk.... Bak.... Buk....


Suara pukulan terdengar.


Argh....


Ugh....


Wadaw ....


Suara erangan terdengar.


Krekak....


Peletak....


Suara remuk dan patahan tulang.


Banyak orang dari gangster kalajengking merah terkapar, bahkan ada yang tangannya patah dan kakinya membentuk huruf S.


Pemandangan yang mengerikan itu dilakukan oleh anak buahnya Agus dari gangster beruang hitam.


"Anak buah mu sudah kalah, itu terbukti bahwa kalian hanya sekumpulan kelinci kecil, bagai mana sekarang, apakah kamu mau menjadi anak buah ku atau aku habisi seperti anak buah mu yang lain" ancam Agus.


Salim pun berlutut dan dia pun memohon ampun "Ampuni aku, baiklah aku akan menjadi anak buah mu, sekarang gangster kalajengking merah sudah tidak ada lagi dan kami bagian dari gangster beruang hitam"


Agus pun mengangguk dia pun memberitahukan aturan yang ada di gangster beruang hitam dan siapa saja yang tidak boleh mereka singgung.


Agus pun mengundang Salim ke Club malam pesona, dia akan memperkenalkan dirinya kepada penanggung jawab gangster beruang hitam yaitu Irfan salah satu dari trio jago bodyguard jagat yang di tempatkan di club malam pesona.


Sekarang kita otonomi khusus sudah jatuh ke tangan Agus, dia pun membayangkan pujian apa yang akan Jagat berikan kepadanya dan hadiah apa yang akan dia berikan.


Karena kekuatan yang di berikan oleh jagat, sehingga Agus menjadi pemimpin pilar geng Beruang Hitam yang sekarang di segani oleh gangster lain.


Kejatuhan gangster kalajengking merah pun menyebar seperti badai, sampai keluar kota dan semua gangster yang menguasai kota, tidak percaya bahwa seorang Agus bisa membuat Salim takluk.


Dengan kontribusi Agus, dia di berikan 20 pil obat supaya anak buahnya semakin kuat dia pun sekarang di jadikan asisten Irfan sebagai penanggung jawab gangster beruang hitam.


Dengan kata lain, Agus menjadi wakil dari Irfan, karena jagat hanya ada di balik layar gangster beruang hitam.


Dan yang menjadi ketua di gangster beruang hitam di permukaan adalah Irfan.

__ADS_1


***


* Bersambung


__ADS_2