Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 262 Trik Sulap


__ADS_3

Bab 262 Trik Sulap


Setelah mereka berhadapan, lelaki yang memakai jas hitam pun memperkenalkan dirinya.


"Hai nona perkenalkan nama ku Thomas Liem, apa kamu wanita yang ada di ruangan VIP nomor 28, sepertinya kita berjodoh karena kita sama sama cindo siapa nama mu ?"


Lelaki berjas hitam itu mengaku bernama Thomas Liem, dan dia pun memiliki wajah original seperti cindo pada umumnya.


Sofy pun menyeringai dan dia pun menjawab "Nama ku Mei Long, dari keluarga Long, nama indo ku Sofy, maaf aku tidak suka lelaki, apa lagi lelaki lembek seperti mu"


Di dalam ruangan VIP, meskipun di bawah sangat berisik tetapi Elis dan jagat dapat mendengar perkataan sofy dengan jelas, karena mereka berdua menggunakan energi tenaga dalam yang di pusatkan di telinga, sehingga Elis dan jagat dapat mendengar perkataan dari sofy.


"Hahaha....Sofy bilang dia tidak suka lelaki, padahal dia paling semangat kalau sedang menggoyang mas say" ucap Elis sambil tertawa.


Mendengar perkataan Elis semua orang yang ada di ruangan itu pun tersenyum, jagat pun memegang tangan Elis "wus, jangan buka rahasia di sini, aku malu tahu"


Jagat merasa malu dengan pernyataan dari Elis, masalah di atas ranjang itu sangat rahasia dan hanya mereka yang melakukannya yang tahu, jadi tidak boleh di katakan di depan umum.


Elis pun menutup mulutnya "UPS, maaf mas say, aku lupa"


Di tengah arena Thomas Liem tertawa terbahak-bahak "Hahaha.... Tidak aku sangka wanita cantik seperti mu tidak menyukai lelaki, kamu itu se prekuansi dengan si Azuka dia juga lebih suka sesama wanita dari pada pria"


Thomas Liem menunjuk ke arah belakang dengan jempol tangannya, yang di tunjuk dia adalah wanita jepang yang ada di belakangnya yang bernama Azuka.


Kemudian Thomas Liem melanjutkan "Tidak masalah kamu tidak menyukai lelaki, aku menyukainya, ingat jika aku menang layani aku, biasanya yang tidak menyukai lelaki itu lebih agresif"


Sofy berbicara dengan tatapan dingin "Tapi kalau aku menang, aku akan menjadikan mu seorang Kasim"


Thomas Liem pun berdecih marah "Cih...coba saja kalau berani dan kalau kamu menang, siapa yang akan bertarung ? kamu sendiri atau orang yang ada di belakang mu"


Sofy pun menunjuk dirinya sendiri "Aku sendiri yang akan bertarung, siapa yang akan jadi lawan ku"


"Tentu saja wanita yang ada di belakang ku, Azuka seorang samurai dan ninja yang terlatih, tidak mungkin dia kalah dari mu" cibir Thomas Liem.


"Siapa pun bagi ku sama saja, mau bertarung dengan mu juga boleh" jawab Sofy.


Thomas Liem melambaikan tangannya "aku bukan petarung arena, aku hanya bisa bertarung di atas ranjang, aku tunggu kekalahan mu dan kita akan bertarung di atas kasur, hahaha......"


Thomas Liem pun pergi meninggalkan arena tersebut dan kembali ke dalam ruangan VIP.


Sofy membuka switernya dan memberikan switer tersebut kepada Darma, kemudian darma pun berjalan keluar arena, dia memilih diam dan menyaksikan pertarungan tuanya itu di lantai dasar bersama penonton lainnya.

__ADS_1


Si rambut kuning tidak berani di antara mereka, dia menyingkir dan berbicara di tepi arena.


"Kita akan melihat petarung wanita yang cantik, silahkan bagi kalian yang ingin bertaruh" teriak si rambut kuning.


Para penjudi bergegas bertaruh dan kembali menonton, si rambut kuning pun memulai pertarungan "Ya pertarungan di mulai"


Wuss....


Azuka langsung mengeluarkan samurai yang dia bawa dan menebaskannya ke leher sofy.


Itu membuat semua orang kaget dan takut, kalau saja orang biasa yang di tebas Azuka mungkin lehernya akan langsung terputus.


Tetapi lawannya adalah sofy, dia memiliki refleks yang sangat bagus dan segera dia bisa melentingkan punggungnya, sehingga yang di tebas Azuka hanyalah angin.


Azuka langsung memposisikan diri dengan posisi siaga, samurai di pegang oleh kedua tangannya dengan posisi di samping.


Azuka dan Sofy melangkah memutari arena, dan setelah satu putaran Azuka langsung menyerang sofy dengan samurai yang dia pegang.


Hiuk....


Wuss....


Para penonton yang ada di barisan depan langsung mundur beberapa langkah, bahkan mereka membalikan meja untuk membuat tameng.


Di rasa sangat berbahaya bagi penonton, salah satu panitia menekan tombol saklar merah dan kemudian ada kelap kelip lampu merah di atas.


Dan nampak jeruji besi yang sangat besar turun dari atas lantai dua dan menutup arena pertarungan.


Para penonton pun makin semangat, karena biasanya kalau jeruji besi di turunkan itu akan menjadi pertandingan hidup dan mati.


Tetapi kali ini langsung di turunkan begitu saja, karena salah satu dari petarung menggunakan senjata tajam.


Di arena ini semua orang bebas memakai senjata apa saja tidak ada larangan, tetapi kebanyakan petarung memilih menggunakan tinju saja dari pada menggunakan senjata.


Dan sekarang adalah kali pertama bagi petarung yang menggunakan senjata, semua orang tidak protes dalam hal itu.


Tetapi beberapa orang yang memasang taruhan kepada sofy mengeluh, karena sofy tidak menggunakan senjata tajam, dan menurut prediksi mereka, sofy akan cepat kalah.


Apa lagi kalau sampai terkena Tebasan samurai yang sangat tajam tersebut, mungkin sofy akan mengalami cacat seumur hidup atau bahkan mati di arena.


Melihat kebrutalan Azuka, Thomas Liem berkata melalui pengeras suara "Hai Azuka, kamu boleh menebaskannya tetapi jangan sampai dia mati, dia harus melayani ku terlebih dahulu sebelum dia mati"

__ADS_1


Di arena pertarungan sofy malah mengacungkan jari tengah ke arah ruangan VIP nomor 7.


Sofy pun berkata kepada Azuka "jangan dengarkan ocehan tuan mu itu, keluarkan semua kemampuan mu, aku tidak akan kalah di arena ini"


Azuka menatap dingin ke arah sofy dia pun menyunggingkan bibirnya "Tidak ada yang hidup ketika melawan ku, bersiap lah menemui raja neraka"


Wuss....


Kembali Azuka menyerang, sofy dari tadi menghindar dan tidak bisa balik membalas dengan tinjuannya, itu karena tidak ada celah untuk menyerang balik.


Pertahanan dan penyerangan Azuka begitu bagus sehingga sofy tidak bisa mendaratkan serangan.


Sofy terus menghindari samurai Azuka, dan sesekali menyerang dengan tinjunya, tetapi Azuka juga bisa menghindari serangan sofy.


Di luar arena ada seorang wanita yang bersorak menyemangati keduanya, dia bersorak sambil melambai lambaikan selendang yang dia pegang.


Tetapi dia tidak sengaja terdorong oleh penonton lain sehingga selendang yang dia pegang itu lepas dan terhempas sampai tersangkut di jeruji.


Sofy berpikir itu adalah kesempatan dia untuk mengambil selendang tersebut, tadinya sofy ingin mengeluarkan pedang yang ada di dalam cincin batu wulung.


Tetapi itu akan terlihat mencolok kalau tiba tiba ada sebuah pedang di tangan sofy.


Sofy berpikir bahwa selendang itu akan menjadi trik sulap, yaitu bisa menjadikan selendang menjadi sebuah pedang.


Kemudian sofy bergegas menghampiri selendang tersebut, dan segera sofy melompat untuk meraih selendang.


Setelah selendang ada di tangan sofy, dia pun memutar selendang tersebut seolah dia jadikan tongkat.


Wuss....


Dengan cepat sofy memasukan selendang tersebut dan mengeluarkan pedang yang ada di cincin batu wulung.


Trang....


Sofy sekarang menahan samurai Azuka dengan pedang yang dia keluarkan, semua penonton tercengang.


Karena yang mereka lihat tadi adalah sofy meraih selendang dan dia putar lalu tiba-tiba berubah menjadi pedang.


Orang orang yang menaruh taruhan dengan kemenangan sofy bertambah semangat mereka pun bersorak, karena jagoan yang dia jagokan memiliki senjata dan pertarungan akan lebih seru lagi.


Mereka semangat karena sudah di pastikan sofy akan memenangkan pertarungan ini.

__ADS_1


***


* Bersambung


__ADS_2