Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 147 Susuk


__ADS_3

Bab 147 Susuk


Semua orang berkumpul dan hendar pun menjelaskan kenapa mereka pada waktu mandi mengeluarkan benda benda tersebut dari dalam tubuh mereka.


Jagat pun melihat apa yang telah menjadi keluarkan di mulai dari bungkus milik Ujang, di dalamnya hanya ada 5 paku kecil, begitu pula milik restu.


Kemudian jagat membuka bungkusan milik Ima, disana memang sama memiliki 5 paku tetapi ada benda lainnya yaitu serpihan kaca bening berbentuk memanjang dan jarum berwarna kuning emas.


Jagat pun tersenyum sambil melirik wanita yang sekarang memakai masker dan poni yang menutupi satu mata.


"Kamu memakai susuk ya?" Tanya jagat.


Sontak Ima pun menjadi pusat perhatian bahkan restu pun langsung bertanya "benar itu Ima"


Dia tidak menjawab dan malah membisu, di sana jagat pun berbicara "tidak usah malu, kalau mau aku bisa mengembalikan susuk itu ketubuh mu lagi"


Ujang yang penasaran pun bertanya kepada jagat "apa benar kamu itu seorang dokter, aku rasa kamu itu seorang dukun karena tidak mungkin dokter melakukan praktek seperti ini, dan apa buktinya kalau Ima itu memakai susuk"


Di sana hendar pun membentak ujang "Jaga bicara mu, mereka memang dokter dari rumah sakit Wijaya, apa kamu meragukannya"


Jagat pun memberikan isyarat kepada hendar supaya tidak memarahi Ujang, dan jagat pun menjelaskan


"tadi sebelumnya kami sudah di perkenalkan oleh pak hendar siapa kami ini, selepas dari itu mau di anggap sebagai dukun atau dokter kami tidak masalah, dan untuk bukti Ima memakai susuk...."


Jagat pun mengambil 2 benda dari bungkusan kain milik Ima yang ditaruh di atas meja.


"Mereka yang sudah mandi di air 7 sumur yang sudah aku mantrai, semua benda gaib, baik itu santet, susuk atau pun benda lainnya yang di masukan kedalam tubuh secara gaib, akan keluar"


Semua orang langsung menatap ke arah Ima, dan sekarang dia pun tidak menyangkalnya "iya aku memang memakainya, karena aku ini jelek dan tidak menarik sehingga aku datang ke orang pintar untuk pasang susuk itu, dan setelah aku pasang aku menjadi percaya diri"


Kemudian Ima mulai menangis "sekarang aku kembali jelek dan bahkan aku tidak percaya diri memperlihatkan wajah ku ini"


Ujang pun menenangkan Ima "tenang saja walaupun tanpa susuk aku akan tetap menyukaimu kok"


Di sana sofy dan Elis secara bersama sama memegang dagu mereka masing masing "uh.... cocuit...."


Jagat pun tersenyum "kalau begitu coba buka masker mu"

__ADS_1


Ima pun menggelengkan kepalanya, kemudian jagat bertanya lagi "Kenapa ?"


"Aku memasang susuk di bibir dan di alis, pada waktu keluar dari bibir dan alis itu sangat menyakitkan, sehingga bibir ku menjadi dower dan alis mu menjadi bengkak" Ima menyikap rambut yang menutupi matanya.


Dan benar saja alis mata sebelah kanan bengkak dan berwarna biru seperti habis di pukul.


Sofy tersenyum kemudian mendekati Ima "jangan khawatir luka seperti itu bisa langsung sembuh"


Setelah sofy mendekat, kemudian dia pun menempelkan jarinya, mata sofy di tutup kemudian dia pun menghela nafas, kemudian tangannya bergetar dan keluar lah cahaya kuning dari tangan sofy.


Berlahan warna biru di alis Ima memudar dan kembali menjadi kecoklatan bahkan bengkaknya berlahan mengempis, dan dalam beberapa helaan nafas alis Ima pun sembuh.


Semua orang memandang takjub dengan kekuatan penyembuhan dari sofy, Karena dia bisa menyembuhkan luka seketika dan tanpa bekas.


"Ayo buka masker mu, aku akan mengobatinya juga" pinta Sofy.


Ima pun membuka masker dan kembali Sofy menempelkan jarinya di bibir Ima, dan dalam beberapa helaan nafas bibir Jontor Ima kembali kebentuk semula.


"Karena kamu sudah sembuh, apakah kamu mau aku pakaikan kembali susuk ini" ucap Jagat.


Ima pun menatap wajah Ujang dan dia pun menggelengkan kepalanya yang bertanda, Ujang tidak setuju kalau Ima memakai susuk "tidak usah, karena sepertinya ujung menerima ku apa adanya, sehingga aku tidak akan memakai susuk lagi"


Elis yang dekat dengan restu dia sengaja menyentuh pundaknya dan dengan kekuatan Elis, jadi tahu apa yang di lakukan restu selama ini.


"Alah tongkol kecil saja sok mau pake susuk segala, belaga jomlo padahal penjahat kelamin, Santi, Risma, ayu.....apa itu yang di namakan jomblo" ucap Elis sambil mengabsen semua pacar Restu.


Restu pun terkekeh "sus... suster Elis Kenapa kamu tahu...."


Semua orang langsung tertawa melihat ekspresi restu yang ketahuan memiliki banyak pacar.


"Siapa pun yang aku sentuh, aku bisa mengetahui apa yang dia lakukan seminggu ke belakang, ya jadi aku tahu siapa saja dalam Minggu ini wanita yang telah kamu kencani" ucap Elis sambil mengangkat bahunya.


Ujang pun menggelengkan kepalanya "tidak aku sangka kamu Tu, ternyata kamu itu penjahat kelamin"


Semua orang sekarang menertawakan restu yang tidak lagi bisa mengelak. Hendar dan istrinya pun menjadi kagum kepada mereka bertiga karena sudah memperlihatkan kekuatan mereka di depannya.


Sofy pun memberi saran kepada restu "Seharusnya bukan memakai susuk, tetapi tongkol mu itu di perbesar supaya kuat dan tahan lama"

__ADS_1


Dengan sedikit malu dan garuk garuk kepala restu pun meminta saran kepada Jagat "dokter jagat, bagi resep buat memperbesar tongkol ku dong"


Semua orang langsung tertawa, Ima pun ikut berkomentar "Dasar tidak tahu malu, apa kamu tahu di sini ada wanita dan anak anak"


"Hehehe maaf" ucap restu.


Kemudian jagat pun menjawab "Ada 2 cara yang mudah untuk memperbesar tongkol yaitu cara pertama dengan menjepitnya menggunakan daun pintu, dan cara ke 2 di sengat lebah, di jamin langsung besar"


Mendengar perkataan dari jagat semua orang langsung tertawa terbahak-bahak "hahaha... benar apa yang di katakan dokter jagat, di jamin langsung besar" ucap Ujang.


Restu pun melirik ke arah Ujang "Sadis bener kamu Jang"


Kemudian restu menoleh ke arah jagat "dok ayolah serius sedikit"


Jagat pun tersenyum "karena ini privasi jadi kamu bisa menghubungi ku langsung"


Jagat pun mengeluarkan kartu namanya dan di berikan kepada restu.


"Tapi jangan mahal mahal ya dok, aku ini kan cuma karyawan di restoran bos hendar, mana ada duit aku" ucap restu terus terang.


"Tenang saja tidak sampai semahal yang kamu kira kok" ucap jagat sambil terkekeh.


Mereka pun mengobrol lama dan sudah waktunya sofy dan Elis untuk kembali ke rumah sakit, mereka pun meminta ijin untuk meninggalkan restoran tersebut.


Jagat pun berpesan sebelum dia meninggalkan tempat itu "Pak hendar, suruh saja semua karyawan mu mandi dan kumpulkan semua yang keluar dari mereka, kemudian suruh salah satu karyawan mu membawanya ke kerumah sakit"


Hendar pun mengangguk setuju "baiklah, nanti aku akan suruh restu untuk kerumah sakit setelah semua karyawan mandi, aku takut semua benda itu akan masuk kembali ke dalam tubuh kami kalau tidak kamu yang menanganinya"


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇

__ADS_1


http://saweria.co/DaniSutisna


__ADS_2