Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 89 Kamu Cantik Sekali


__ADS_3

Bab 89 Kamu Cantik Sekali


Elis dan Sofy berubah menjadi hantu dan aura intimidasi di kamar hotel pribadi sangat pekat, sehingga terasa oleh jagat.


Aura intimidasi itu membuat orang menjadi takut dengan di tandai dengan bulu kuduk berdiri, dan perasaan tidak nyaman.


Jagat segera keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya masih memakai ****** ***** saja.


Jagat pun membelalakan matanya ketika melihat mereka berdua, Elis yang berubah menjadi hantu pocong dengan mata hitam dan taring keluar dari mulutnya.


Sedangkan sofy yang berubah menjadi hantu kuntilanak dia memiliki mata merah, rambut yang awalnya hanya sebahu menjadi panjang poni depan menutupi wajahnya.


Jagat mengira mereka itu orang lain bukan Elis dan Sofy sehingga jagat langsung memanggil mereka dengan spontan "Ayu Dias, Dara Mengapa kalian berdua bisa keluar dari dalam kartu Arwah dan kenapa kalian berdua berubah kembali menjadi seperti ini"


Elis dan Sofy malah di panggil ayu Dias dan Ayu Andara oleh jagat, karena yang dia tahu ayu Dias lah yang memang sebagai hantu pocong dan ayu Andara lah yang menjadi hantu kuntilanak.


Di sana sofy mengangkat kepalanya sehingga rambut yang menutupi tergerai dan membuat wajah sofy kelihatan.


Jagat pun segera menutup mulutnya karena kaget "Oh tidak Sofy, Elis kenapa kalian memakai pakaian Hantu milik ayu Dias dan Ayu Andara"


Elis dan Sofy tidak berbicara sedikit pun, mungkin dia juga shock dengan perubahan mereka dan berdiri seperti patung dengan wajah memucat seperti mayat.


Jagat pun dengan segera membacakan mantra untuk melepaskan pakaian hantu yang mereka pakai.


Mulut jagat komat Kamit sambil merentangkan kedua tangannya kedepan ke arah Elis dan Sofy.


Tidak butuh waktu lama kedua pakaian hantu itu terlepas dari tubuh Elis dan Sofy, kemudian pakaian itu terbang ke arah jagat.


Dengan sigap jagat pun menangkap kedua pakaian hantu tersebut dan segera di masukan kedalam tas ransel yang adan di dekatnya.


Elis dan Sofy terlihat shock mereka pun ambruk dan pingsan, jagat secara bergantian menggendong Elis dan Sofy dan di tidurkan di atas tempat tidur dalam keadaan masih memakai CD dan BH.


Jagat mengelus rambut mereka berdua "Maafkan aku, karena ceroboh meletakkan kedua pakaian hantu itu di atas meja, aku tidak tahu kalau kalian akan memakainya dan menjadi seperti ini"


Kemudian jagat mengecup kening mereka berdua secara bergantian, setelah itu mengeluarkan pakaian hantu tersebut dan kembali melipatnya kemudian di masukan kedalam plastik tadi dan di simpan di dalam tas ransel supaya aman.


"Biarkan lah mereka pingsan, anggap saja mereka sedang tidur karena kelelahan sehabis berenang dan melakukan cocok tanam dengan ku tadi di kamar mandi" gumam jagat.


Dia pun ikut berbaring di atas tempat tidur di antara Elis dan Sofy dan dia pun menyelimuti mereka, setelah itu jagat pun memejamkan matanya.

__ADS_1


**


Di kolam renang di ruang ganti Cakra menelpon anak buahnya, tidak lama anak buahnya itu mengangkat telpon dari Cakra.


"Halo Bos ada apa?...."


Cakra dengan nada yang marah memaki anak buahnya itu "Ada apa...ada apa... dasar bodoh idiot, aku perintahkan kamu untuk memukuli jagat sampai masuk ke rumah sakit, tapi apa, dia di sini malah asik bersenang senang dengan wanita dasar kamu g#blok"


"Maaf Bos, kami justru yang masuk kedalam rumah sakit, dan ini juga kami baru keluar" ucap anak buah Cakra di balik telpon.


Cakra pun kaget "Apa kalian semua masuk rumah sakit, sia sia aku menyewa si beni dan anak buahnya, ternyata dia juga kalah sama si OB sialan itu"


"Dengarkan dulu cerita ku bos, kami belum kalah dan belum berhadapan dengan jagat" ucap anak buah Cakra.


"Ya lantas, kenapa kalian 20 orang bisa masuk ke rumah sakit kalau tidak kalah sama si OB jagat sialan itu" ucap cakra kesal.


Anak buah Cakra pun mulai berbohong, cerita kebohongan itu mereka sepakati yaitu mereka sedang memantau jagat dan bertemu dengan geng motor yang jumlahnya lebih banyak dari pada mereka.


Sehingga terjadi bentrokan, dan mereka pun kalah dan dipukuli, sehingga mereka masuk kedalam rumah sakit, karena mengalami cedera serius.


"Gitu bos ceritanya" ucap anak buah Cakra.


"Siap Bos" ucap anak buahnya.


Cakra pun mengakhiri percakapan dan kemudian dia membuka baju dan hanya mengenakan celana pendek untuk berenang bersama Ajeng.


Ajeng dan Cakra pun keluar dari kamar ganti dan melihat ke arah kolam renang, mereka menatap sekeliling kolam renang mengamati seseorang yang tadi ada sekarang menghilang.


"Mas kemana si Play Boy jagat itu, tadi kan dia bersama 2 orang wanita sedang bermain air ? " Tanya Ajeng.


"Entahlah, mungkin tadi dia melihat ku dan kemudian dia pergi karena takut, sudahlah jangan pikirkan dia, lebih baik kita bersenang senang " Cakra sambil mengangkat bahunya.


Kemudian dia melihat Ajeng yang memakai baju renang, dia nampak seksi dengan baju renang yang dia pakai membuat Cakra menelan air ludahnya.


"Dek ajeng, kamu cantik sekali, dengan baju renang ini, seperti Putri duyung yang berenang di tengah samudra" puji Cakra.


Wajah Ajeng pun merah merona karena di puji oleh cakra, yang memang Cakra ini sangat pintar merayu wanita.


"Ah, mas cakra bisa aja, Ajeng kan memang begini adanya" ucap Ajeng.

__ADS_1


"Beneran kamu cantik banget, mas Cakra jadi kepengen......" Cakra tidak melanjutkan bicaranya.


Ajeng pun tersenyum manja sambil menarik tangan Cakra "Udah ah...jangan merayu aku terus, ayo kita berenang"


Ajeng dan Cakra pun melangkah ke kolam renang dan mereka pun berenang bersama.


Mereka pun bercanda tawa bersama di area kolam renang, sesekali Cakra mengambil kesempatan dengan memeluk tubuh Ajeng.


Tetapi ajeng menghiraukan nya, seperti Ajeng tidak menolak perlakuan dari Cakra yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.


Ajeng justru merasa senang di belai dan di raba oleh Cakra, terkadang ajeng pun memunggungi Cakra, supaya Cakra memeluknya dari belakang.


Dan benar saja, Cakra pun tidak ragu dia memeluk Ajeng dari belakang sampai Tongkat Sihir Cakra berbenturan dengan body belakang Ajeng yang membuat Tongkat Sihir mengeluarkan kekuatannya.


Celana pendek Cakra yang awalnya sedikit longgar sekarang menjadi sesak, karena ada sesuatu yang hidup dan menjadi tegang.


Cakra pun berbisik di telinga Ajeng sambil memeluknya "Dek Ajeng, Mas Cakra sangat mencintai dek Ajeng"


Ajeng pun mengangguk "aku juga cinta sama mas Cakra"


Ajeng melepaskan tangan Cakra yang melingkar di tubuhnya, kemudian Ajeng berbalik saling berhadapan dengan Cakra.


Kepada Cakra pun maju ke muka ajeng sambil mulut di menayunkan, Ajeng pun menutup matanya dan kemudian mereka pun saling berbagi air liur.


Mereka tidak perduli dengan para pengunjung lain yang menatap mereka, yang sedang melakukan adegan berciuman.


Memang bagi yang sedang di mabuk cinta dunia seperti milik kita berdua, sedangkan orang lain ngontrak.


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


__ADS_2