Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 188 Kamu Tidak Tahu Siapa Yang Ada di Depan Mu


__ADS_3

Bab 188 Kamu Tidak Tahu Siapa Yang Ada di Depan Mu


Sambil merobek baju Imas, Barry pun menggerutu "Terkadang aku bertemu wanita yang tidak tahu diri seperti mu, berteriak dan mengancam akan melaporkan ku, lalu apa yang bisa mereka lakukan ? Aku masih baik baik saja sampai saat ini"


Kemudian untuk mempermudah aksinya, Barry pun memberikan penawaran "Dengarkan aku, jika kamu melayani ku sampai puas, aku akan memberi imbalan dengan sangat besar, bukan itu saja, aku akan menaikkan gaji mu 2 kali lipat, melaporkan perbuatan ku kepada petugas hanya akan mencemaskan nama baik mu sendiri"


Biasa dengan bujukan seperti itu, wanita yang akan di lecehkan oleh Barry akan berpikir, lebih baik kehilangan keperawanan dari pada kehilangan pekerjaan, dan uang yang di tawarkan oleh Barry sangat menggiurkan.


Tetapi beda ceritanya dengan Imas dia terus berontak dan melawan "Dari pada harus kehilangan kehormatan ku oleh lelaki bejat seperti mu, lebih baik aku mati, ke perawanan ku hanya akan aku serahkan kepada suami ku kelak bukan lelaki biadab seperti mu"


Di sana Barry sadar bahwa dirinya tidak berhasil menakuti Imas meskipun dengan iming iming uang dan gaji yang besar.


Dia pun tertawa terbahak-bahak "Hahaha....Aku akan lihat bagai mana nasib mu setelah aku renggut kehormatan mu, aku tidak akan perduli jika kamu mati, yang penting hari ini kamu akan menjadi milik ku"


Barry kembali menindih tubuh Imas sambil tangannya memegangi tangan Imas dan kemudian kepala Barry dia benamkan di gunung kembar milik Imas.


Wajah cantik Imas pun langsung memerah, dia pun langsung berteriak "iya....y...."


Di depan pintu Farrah sedang mendengarkan apa yang terjadi di dalam kantor, dia memang pernah mendengar tentang pelecehan seksual dan pemerkosaan.


Itu memang rumor tetapi kenyataannya yang di lakukan oleh kepala cabang yang bernama Barry ini nyata dan dia benar benar melakukan pelecehan seksual.


Farrah langsung mengedor gedor pintu kantor yang di kunci dari dalam.


Brak....brak....brak....


"Hai.... Barry lepaskan wanita yang kamu lecehkan itu, kalau tidak aku akan membawa banyak orang untuk menangkap mu" teriak Farrah.


Di dalam Barry pun merasa kesal dia pun membalas teriak Farrah "Siapa kamu, berani mengganggu kesenangan ku"


"Aku Farrah, kamu telah tertangkap basah melakukan pelecehan" ujar Farrah.


"Sialan, aku akan membuat kamu cacat dan akan menyuruh anak buah ku untuk menangkap mu dan mempermainkan mu" ancaman Barry.


Farrah tidak peduli dengan ancaman Barry dia kemudian berlari untuk membawa orang dan menyelamatkan wanita yang sedang dia sekap untuk di lecehkan.


Sebenarnya Barry memiliki kelainan seksual, dia lebih bernafsu kalau dia memaksa perempuan untuk berhubungan badan.


Seperti yang dilakukan saat ini, kalau wanita datang sendiri dan berinisiatif untuk mengajak berhubungan badan, Barry tidak suka, paling dia akan menyiksa terlebih dahulu wanita yang akan dia pake untuk meningkatkan gairah seksualnya.

__ADS_1


Farrah berlari menuju ke restoran dimana suaminya sedang menunggu, dia berniat untuk meminta bantuan suaminya dan juga mengajak orang lain untuk membantu.


"Tolong.... tolong.... Kepala cabang Barry sedang menyerap karyawan wanita untuk di perkosa" teriak Farrah panik.


Teriakan itu langsung membuat seluruh pengunjung terkejut, Farrah pun menjadi pusat perhatian.


Dokter Dian langsung berdiri dari tempat duduknya kemudian bergegas menghampiri Farrah.


"Farrah apa yang terjadi ?" Tanya dokter Dian.


Farrah pun menceritakan kronologi "Aku berniat menuju kantor kepala cabang, dan sebelum aku mau mengetuk pintu, di dalam ada teriakan wanita minta tolong yang hendak di perkosa oleh kepala cabang"


Jagat pun langsung berdiri di ikuti oleh semua orang yang ada di sana, jagat berbicara kepada sofy dan Elis "kalian berdua tunggu aku disini, aku akan memastikan apa yang terjadi"


Jagat menoleh kearah Gifari dan temannya kemudian mengangguk, yang bertanda mereka berdua ikut dengan jagat.


Jagat pun bergegas menghampiri Farrah dan dia pun bertanya "Farrah di mana kantornya ayo kita kesana"


Mendengar itu Farrah tidak percaya bahwa ada jagat di tempat ini dia pun terpaku sejenak kemudian dokter Dian membubarkan lamunannya.


"Kenapa kamu melamun, ayo bawa kami ketempat itu" pinta Dokter Dian.


Farrah bergegas menunjukan jalan kepada jagat, dan di ikuti dokter Dian, gifari dan temannya.


Sesampainya di pintu kantor Farrah kembali mengetuk pintu.


Brak....brak.... brak....


Farrah tidak mengetuk pintu seperti pada umumnya, dia mengetuk pintu dengan cara memukul pintu dengan 5 jarinya sehingga berbunyi brak bukan tok.


"Buka pintunya kalau tidak kami akan mendobraknya" ancaman Farrah.


Di dalam Barry malah tertawa "Hahaha.... ternyata kamu berani, buka saja kalau kamu bisa, aku sudah menelepon semua anak buah ku untuk menangkap mu, setelah aku bermain dengan wanita ini, kamu juga nanti akan aku nikmati"


Barry sebenarnya tidak berpikir panjang, karena kejadian ini sudah ketahuan oleh Farrah, maka Barry anggap ini sudah terlanjur basah.


Karena kejadian ini sudah tidak bisa di sembunyikan lagi maka lebih baik berbuat secara terang terangan.


Karyawan hotel cabang ini tidak berani membantu Farrah, mereka acuh tak acuh, seakan di tempat ini tidak terjadi apa-apa.

__ADS_1


Beruntung Sekarang ada 4 lelaki yang membantu Farrah, sehingga Farrah berani bertindak.


Disana jagat langsung mengambil inisiatif "Awas Farrah, aku akan mendobrak pintu ini"


Farrah pun mengangguk setuju dan menyingkir dari depan pintu "Baik tuan muda"


Jagat menendang pintu kantor dengan sekuat tenaga dan pintu kantor itu langsung terbuka lebar.


Gifari dan temannya langsung masuk ke dalam dan di susul oleh dokter Dian dan juga jagat, sedangkan Farrah ada di barisan belakang.


Terlihat Barry sudah berdiri dengan menjadi Imas sebagai Sandra, Imas di peluk dari belakang dan di jadikan tameng, serta tangan nakalnya tidak tahu malu.


Meskipun sudah ada orang di depan, Barry tidak takut, dia malah menggerayangi gunung kembar milik Imas.


Imas pun mendesah sambil meminta tolong "Tolong... lepaskan aku"


Gifari pun berteriak kepada Barry "Hai kamu orang mesum, lepaskan wanita itu"


Barry tertawa "Hahaha.... bocah jangan ikut campur dengan urusan ku, cepatlah pergi kalau tidak, anak buah ku sebentar lagi datang dan akan menghajar mu"


Jagat pun melangkah "Oh jadi benar rumor bahwa kepala cabang hotel Arssad ini sering melakukan pelecehan, sekarang sudah ada bukti kongkret, sehingga aku tidak akan ragu untuk memecat mu dan memasukan mu kedalam penjara dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan"


Barry tanpa takut malah mencibir "Hai bocah, siapa kamu berani mengancam ku, akan memecat dan memasukkan ku kedalam penjara, hotel ini adalah wilayah kekuasaan ku, dan aku yang berkuasa di tempat ini, kamu tidak akan bisa memecat ku kecuali paman ku sendiri"


Farrah yang ada di barisan belakang langsung menunjuk ke arah Barry sambil mendekati jagat "dasar bodoh, kamu tidak tahu siapa yang ada di depan kamu ini, beliau adalah tuan muda Arssad pemilik dari hotel ini"


"Hahaha.... Farrah kamu lah yang bodoh, aku tidak akan percaya dengan kata-kata mu, kenapa, tidak mungkin bocah semuda ini pemilik hotel Arssad" ucap barry


***


*Biar Author lebih semangat untuk terus Update.


*Jangan Lupa Kaka pembaca untuk Like, Komen, Vote dan berikan Hadiahnya.


Untuk yang ikhlas memberikan sawerannya bisa langsung ke link di bawah ini


👇


http://saweria.co/DaniSutisna

__ADS_1


__ADS_2