
Bab 251 Masuk Kembali Ke Dalam Raga
Setelah kontrak terjalin, sekarang Diajeng Sekar Ayu sudah sah menjadi milik jagat, dan tinggal syarat yang ketiga yang belum jagat penuhi
"Sekarang kamu sudah menjadi milik ku, karena nama mu terlalu panjang aku akan memanggil mu Sekar mulai sekarang, karena kalau di panggil dengan nama ayu, ada dua ayu sebelum kamu yang sudah menjadi milik ku" ucap jagat.
Diajeng Sekar Ayu atau sekarang di panggil dengan nama Sekar pun mengangguk "Ya terserah Mas aja, mau panggil aku sekarang atau nama lain juga"
Nada bicara Sekar sekarang berubah yang tadinya penuh amarah dan menyebut jagat sebagai penipu, sekarang sekar memanggil jagat dengan sebutan mas.
Sekarang Sekar berbicara lemah lembut dan enak di dengar bahkan, nada bicaranya seperti wanita penggoda yang membuat jagat penuh nafsu.
Jagat sudah memenuhi dua syarat dan dia pun bertanya syarat yang ketiga "Sekarang apa syarat yang ketiga"
Sekar pun mengemukakan syarat yang ketiga, dia ingin selalu dekat dengan jagat di mana pun dan kapan pun.
Tetapi dia tidak mau di masukan kembali kedalam kartu arwah milik jagat, meskipun selalu dekat dan di bawa oleh jagat, tetap saja di dalam kartu arwah seperti di dalam penjara menurut Sekar.
Karena Sekar bukan manusia jagat pun mengambil inisiatif "Baiklah kalau begitu, kamu bisa tinggal di cincin batu wulung Ireng milik ku ini, di dalamnya penuh dengan barang dan fasilitas lainnya, aku pun sering berlatih di dalam cincin batu wulung Ireng ku ini, jadi kita bisa ketemu setiap saat"
Sekar pun setuju dan dia akan tinggal di dalam cincin batu wulung Ireng dan akan keluar jika di perintahkan oleh jagat.
Tetapi sebelum itu Sekar harus melakukan tugasnya terlebih dahulu yaitu mencari jiwa Eriska yang disekap oleh Ki Maja.
Sekar menjelaskan tentang Eriska yang sedang berbaring "Sebenarnya, antara jasad dan jiwa Eriska terhubung benang gaib, jadi kita bisa mengetahui di mana jiwa Eriska berada"
Mendengar perkataan dari Sekar jagat pun mengaktifkan mata emas untuk melihat benang gaib yang menghubungkan jiwa Eriska dan jasadnya.
Sekar tahu bahwa jagat ingin melihat benang itu dengan mata batin, di sana Sekar pun memberitahukan jagat "Mas, mata batin mu tidak akan pernah bisa melihat benang gaib tersebut, kecuali kamu keluar dari jasad mu sendiri dan melihatnya dengan mata batin mu itu, karena mata jasad tidak akan mampu melihatnya meskipun memiliki mata penglihatan yang hebat"
"Oh begitu ya, aku tidak tahu bahwa ada benang gaib yang menghubungkan jiwa yang hilang dengan jasad mereka, kalau begitu baiklah" jawab jagat.
Dia pun langsung duduk bersila kemudian tangannya bergerak dan mulutnya kumat kamit, kemudian ke dua telapak tangan jagat di rapatkan dan di letakkan di depan dadanya.
__ADS_1
Lalu tiba-tiba jagat seperti terbelah menjadi dua, jiwa jagat keluar dari dalam jasadnya.
Dengan Ajian meraga Sukma, jagat jiwa jagat bisa keluar dari dalam raganya sendiri dan kemudian dia pun mengaktifkan kembali mata emas miliknya.
Benar saja apa yang di katakan oleh Sekar, ada benang tipis berwarna merah yang membentang.
Kemudian jagat pun mengajak Sekar "Ayo kita ikut benang ini kemana benang ini berakhir"
Sekar pun mengangguk tetapi pas dia mau keluar dari kamar, dia tidak bisa menembus dinding, di karenakan jagat sudah memasang mantera supaya Sekar tidak melarikan diri dan hantu lain tidak bisa masuk ke kamar.
Sekar pun terpental "Aw....Apa ini mas, aku tidak bisa menembus dinding"
Jagat pun kembali sambil menepuk jidatnya "Hadeuh, aku lupa memasang segel mantera, kalau begitu ayo peluk aku supaya kamu bisa keluar dari kamar ini"
Dengan senang hati Sekar langsung memeluk jagat dan mereka pun berhasil keluar dari kamar dan mengikuti benang gaib yang dikeluarkan oleh Eriska.
Karena mereka berdua berbentuk jiwa atau roh, mereka pun bisa melakukan terbang dengan mengikuti benang gaib tersebut.
Mereka terbang sangat jauh sampai ke kota kabupaten, dan tanpa di duga jagat dan sekar menuju ke hotel melati yang kemarin malam jagat datangi.
Tetapi benang gaib itu tidak berhenti di hotel melati, benar itu masih terbentang jauh kearah timur dan mereka pun terbang melewati hotel melati kearah timur.
Sambil dalam keadaan terbang, Sekar pun menepuk jagat "Mas di sana ada kerajaan jin, bagai mana ini, kita akan memasuki wilayah kekuasaan kerajaan Gunung Sadu"
Kerajaan jin gunung Sadu berada di kota kabupaten, disana sebenarnya bukan gunung besar, tetapi daerah perbukitan yang di sebut oleh masyarakat setempat dengan nama gunung Sadu.
Di sana jagat pun menjawab "Tenang saja, kita bukan ingin mencari masalah, toh kerajaan mereka ada di dalam goa kan, kita hanya memasuki wilayahnya saja bukan memasuki kerajaannya, ayo terbang lebih tinggi supaya kita tidak terdeteksi oleh mereka"
Jagat dan sekar pun terbang ke langit supaya tidak terdeteksi oleh makhluk halus lain.
Sebenarnya banyak tersebar kerajaan kerajaan kecil di kota kabupaten karena di daerah ini manusia dengan alam masih terjaga.
Tidak seperti kota, kebanyakan mereka adalah jin atau hantu liar, tetapi di kota kabupaten mereka terorganisir dan memiliki wilayahnya masing-masing, meskipun ada juga hantu yang liar.
__ADS_1
Meskipun mereka terbang tinggi, dengan mata emas jagat, masih bisa melihat benang gaib yang mereka ikuti.
Dan setelah beberapa mereka sampai di daerah di mana benang gaib itu berakhir.
Di sana adalah daerah panjarahan, tempat para penjiarah mengunjungi makan para wali penyebar agama.
Tetapi di sana ada juga makam para jawara terdahulu dan banyak orang yang datang ke tempat ini untuk meminta ilmu Kanuragan bahkan kekayaan kepada makam yang mereka datangi.
Daerah ini di sebut kampung cikabuyutan, dan setiap malam Jumat di sini banyak para jawara berkumpul untuk melakukan ritual mandi di sungai yang di percaya bisa memberikan kekuatan dan kekayaan.
Tentu di tempat yang di katakan suci pasti juga ada tempat yang kotor, begitu juga di sini.
Para pemuka agama banyak yang datang untuk berjiarah dan berdoa kepada sang pencipta, atas jasa para wali penyebar agama yang telah mengenalkan mereka kepada rahmatan Lil Al-Amin.
Tetapi di sisi lain banyak juga yang datang ke tempat ini hanya untuk meminta kekayaan, kekuatan kepada makam para jawara yang telah meninggal dunia.
Benang itu berakhir di satu gubuk dan terlihat ada beberapa orang murid dari Ki Maja yang berjaga.
Di sana juga banyak sekali mahkluk halus, penjaga makam dan perewangan milik para jawara dan dukun yang datang ke tempat ini.
"Baiklah sudah ketemu, ayo kita kembali" ajak jagat.
Sekar pun menjadi bingung "Loh...kok kembali sih mas, bukanya kita akan menyelamatkan Eriska ?"
"Ya kita akan menyelamatkan Eriska, tetapi bukan dalam kondisi sekarang ini, lihatlah kita ini hanyalah jiwa, dan banyak makhluk halus di sana, itu akan sangat merepotkan, kita akan pulang dan kembali membawa bantuan, kalau kita seperti ini, bagai mana kalau kita di tangkap dan di kurung seperti Eriska" jelas jagat.
"Benar juga ya" ucap Sekar sambil memegangi kepalanya.
Mereka pun segera kembali ke vila intan permata dan jagat pun masuk kembali ke dalam raganya.
"Hah.... sungguh melelahkan sekali, begini sudah lebih baik" gumam jagat yang bangun dari duduknya setelah memasuki raganya kembali.
***
__ADS_1
* Bersambung