Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 309 Ayo Mana Petarung Mu


__ADS_3

Bab 309 Ayo Mana Petarung Mu


Semua semangat untuk menyaksikan pertarungan, bahkan di antara anggota komunitas Phantom ada yang menjadi bandar judi dadakan.


Bandar judi dadakan itu pun berteriak "Ayo pasang taruhan kalian, aku yang akan menjadi bandarnya"


Semua orang bersorak karena mereka dapat bertaruh, mereka bingung karena para petarung belum muncul.


Tetapi banyak dari mereka yang langsung bertaruh atas kemenangan Wiliam Atmajaya, karena mereka tahu bahwa Wiliam Atmajaya membawa seorang ahli bela diri negri Thai dan ahli beladiri itu Petarung bawah tanah yang tak terkalahkan di tempatnya.


Mereka juga sudah melihat para petarung Wiliam Atmajaya di pertarungan dan mereka selalu menang dalam melawan para bodyguard anggota komunitas Phantom yang lain.


Sehingga mereka yakin bahwa Wiliam Atmajaya bisa menang, maka dari itu mereka tidak ragu bertaruh untuk kemenangan Wiliam Atmajaya.


Thomas Liem berkata kepada temannya "Lihatlah orang bodoh itu, dia berani memprovokasi Arssad famili, tunggu dan lihat sampai akhir si Wiliam itu akan habis"


Teman Thomas Liem bertanya "Kenapa kamu seyakin itu, si Wiliam memiliki anak buah seorang petarung dari luar negri dan katanya dia tidak terkalahkan"


Thomas Liem langsung menjitak kepala temannya "Aku tadi sudah bercerita apakah kamu tidak mendengarkannya, pokoknya jangan memprovokasi Arssad famili, lebih baik kita bertaruh untuk Arssad famili, ayo ikut aku bertaruh"


Puluhan orang bertaruh untuk kemenangan Wiliam Atmajaya, tetapi hanya Thomas Liem dan temannya yang bertaruh untuk kemenangan jagat.


"Hai Thomas, kenapa hanya kamu yang bertaruh beda, semua orang bertaruh untuk kemenangan Wiliam Atmajaya" tanya bandar judi.


Thomas Liem tersenyum "Hai Bishal, jangan pura pura tidak tahu, kemarin lusa kamu juga ada di arena tarung bawah tanah dan melihat pertarungan itu kan, kamu pintar bisa mendorong orang memasang taruhan untuk si Wiliam"


Bandar judi yang di panggil Bishal pun tertawa sambil menggaruk kepalanya "Hahaha.... Kamu tahu aja, ayo berapa uang yang akan kamu pertaruhkan"


Thomas Liem pun menulis di atas cek kemudian dia sobek cek tersebut dan dia serahkan kepada Bishal "ini aku bertaruh 5 milyar rupiah"


Bishal pun menganga "Waduh banyak amat, hai Thomas, jangan buat aku bangkrut tau"


Thomas Liem melambaikan tangannnya "Itu bukan urusan ku, aku tahu banyak yang bertaruh untuk kemenangan Wiliam, dan nilai taruhannya lebih banyak dari pada taruhan ku"


Thomas Liem pun pergi meninggalkan Bishal, teman Thomas Liem hanya bertaruh 1 milyar rupiah untuk kemenangan jagat.

__ADS_1


Jagat pun datang dengan di ikuti para bodyguardnya orang orang tahu yang datang itu adalah tuan muda Arssad yang sedang di tantang oleh Wiliam Atmajaya.


Meskipun mereka tidak tahu siapa sebenarnya jagat, tetapi dengan aura kepemimpinan dan para bodyguard yang mengikutinya, sehingga jagat mudah di kenali dan di tebak latar belakangnya.


Orang orang pun menyingkir dan memberi jalan supaya jagat bisa lewat, jagat langsung naik ke atas ring dan berkata kepada semua orang.


"Halo tuan muda dan nona muda semua, perkenalkan nama ku Arya Sandi Sandjaya yang di singkat Arssad, hari ini tuan muda Wiliam menantang ku dalam beberapa pertandingan.


Tuan muda Wiliam Atmajaya mengajukan 3 pertandingan dan 2 lainnya sudah di laksanakan dan kami seri.


Sekarang pertandingan penentuan yaitu pertarungan dengan menggunakan 3 Petarung dari masing masing kami....."


Jagat menjelaskan kepada semua orang dan jagat juga menyebutkan bahwa jagat bertaruh dengan mempertaruhkan club malam Nirwana ini dan Wiliam Atmajaya mempertaruhkan Elephant Land.


Di akhir kata jagat berbicara "Kalian menjadi saksi pertaruhan ini, siapa pun yang melanggar dan berlaku curang, makan aku harap kalian menyebutnya pecundang dan aku harap kalian menjadi pecundang tersebut"


Semua orang bersemangat dan bersorak, mereka setuju dengan pernyataan jagat, karena memang orang yang ingkar janji dan berlaku curang adalah pecundang.


Wajah Wiliam Atmajaya pun menjadi masam, memang awalnya dia akan berlaku curang, dan kalau dia kalah, dia akan melarikan diri atau membatalkan taruhan dengan alasan apa pun.


Sehingga mau tidak mau Wiliam Atmajaya menyiapkan mental dan meyakinkan dirinya bahwa dia akan memenangkan pertarungan ini.


Kemudian jagat bertanya kepada Wiliam Atmajaya "Mana Petarung mu ayo tunjukkan kepada ku ?"


Wiliam Atmajaya dengan sombongnya dia memperkenalkan Petarung yang dia miliki "Aku akan memperkenalkan Petarung ku, dia adalah si tangan kilat, petinju Thai boxing yang tidak terkalahkan"


Petarung pertama pun maju menghampiri Wiliam Atmajaya, dia memiliki tubuh tinggi dengan otot di perut dan memiliki gerakan yang lincah.


Wiliam Atmajaya memperkenalkan Petarung ke dua "Dan yang kedua si beruang hitam, dia adalah petarung bawah tanah yang tidak pernah kalah"


Orang yang memiliki kulit gelap dengan tubuh tinggi besar pun melangkahkan maju dan menghampiri Wiliam Atmajaya.


Para penonton bersorak gembira, karena melihat dari ukuran badan mereka lebih tinggi dan besar dari pada tubuh milik penduduk Indonesia.


Sehingga mereka yakin akan memenangkan taruhan dan memiliki banyak uang dalam sekejap.

__ADS_1


Beberapa orang mencari kepada Bishal selaku bandar judi dadakan "Hahaha ..... Bishal siap siap kamu mengalami kebangkrutan, tetapi kalau kamu membutuhkan uang pinjaman aku akan meminjamkan mu dengan bunga 10 persen, bagai mana"


Bishal balik mencibir "Dasar rentenir gila, aku tidak akan mengalami kebangkrutan, tetapi lihat saja nanti, uang yang kamu pertaruhkan akan menjadi milik ku"


Terdengar Wiliam Atmajaya berkata kembali, memperkenalkan Petarung ke tiga "Petarung ku yang terakhir, dia adalah si kaki kilat, tendangannya bisa menghancurkan dinding beton"


Semua orang kembali bersorak dan bersemangat.


Wiliam Atmajaya berkata kepada jagat "Ayo mana Petarung mu, tunjukan kepada ku"


Para bodyguard jagat sudah berdiri di belakang jagat, kemudian jagat berjalan ke arah samping, kemudian dia berkata "Mereka adalah para pengawal pribadi ku, pilih sesuka hati mu, mana yang hendak kamu lawan"


Beberapa orang penonton ada yang mencibir jagat "Cih dia sangat percaya diri, itu adalah keuntungan dari Wiliam, dia pasti memilih orang yang paling lemah untuk bertarung melawan petarungnya"


"Lelaki yang berwibawa dan percaya diri, dia malah suruh Wiliam untuk memilih lawannya sendiri" ucap penonton lainnya.


Banyak orang yang berdiskusi mengenai hal itu, tentu saja Wiliam Atmajaya sangat di untungkan dengan pernyataan jagat.


Jagat hanya tersenyum dan memberikan kesempatan untuk Wiliam Atmajaya supaya dia lebih percaya diri.


Wiliam Atmajaya pun bergumam "Apa anak ini bodoh, kalau begini aku bisa dengan mudah menang dan mendapatkan Club Malam Nirwana ini"


Wiliam Atmajaya pun tertawa di dalam hatinya, karena dia yakin bisa memiliki club malam Nirwana ini dengan mudah.


Di balik itu jagat juga tertawa di dalam hatinya, jagat tahu Petarung yang di bawah oleh Wiliam Atmajaya hanya berada di tingkatan praktisi beladiri.


Mereka yang mengandalkan kekuatan fisik dan beladiri yang mereka pelajari adalah beladiri eksternal tanpa adanya tenaga dalam.


Meskipun mereka berpengalaman dalam bertarung, tetapi mereka hanya serangga kecil di hadapan master beladiri.


Apalagi para bodyguard milik jagat rata rata berada di master tidak tiga yang berarti mereka ada pada tahapan master tingkat akhir.


***


* Bersambung

__ADS_1


__ADS_2