Dukun Muda Mencari Cinta

Dukun Muda Mencari Cinta
Bab 322 Aku Tidak Membuat Mu Rugi


__ADS_3

Bab 322 Aku Tidak Membuat Mu Rugi


Di tempat yang lain, tepatnya di kediaman Agus.


Salah seorang anak buahnya berlari dan berteriak "Bos.... Bos Agus...."


"Apa teriak teriak, apa ada kebakaran sehingga kamu berlari dan berteriak memanggil ku" bentak Agus.


"Bos, ada kabar terbaru, aku tidak tahu apakah ini kabar baik atau kabar buruk untuk mu" ucap anak buah Agus yang melapor.


"Cepat katakan jangan buat aku penasaran" bentak kembali Agus.


Anak buah Agus pun melaporkan apa yang terjadi di Elephant Land, dia mendapatkan informasi itu dari anak buahnya Septian.


"Bos Septian sekarang bersama dengan Bang Anton sedang berada di Elephant Land yang sudah terbengkalai, informasi mengatakan bahwa mereka sedang membentuk gangster beruang hitam cabang kota Utara"


Agus pun menjadi shock mendengar perkataan dari anak buahnya itu "Apa Bang Anton ada di kota ini dan sekarang bersama Septian"


Anak buahnya itu mengangguk "Iya benar, aku mendapatkan informasi ini dari teman ku, dia anak buahnya bos Septian, dan kabar lainnya yaitu 3 orang wanitanya tuan muda ada di sana juga"


Agus semakin penasaran dengan informasi itu dan dia pun mendesak anak buahnya supaya memberitahukan apa yang dia tahu.


"Terus apa lagi, ayo ceritakan yang teman mu ucapkan"


Anak buahnya pun menceritakan kembali "Pemimpin gengster beruang hitam kota Utara sekarang di pegang oleh si Rimba, pereman lokal yang menguasai daerah itu, dia di taklukkan oleh salah satu wanitanya tuan muda"


"Terus..." Agus tidak sabar


"Yang menaklukkan si rimba adalah nona Sekar, dia memberikan waktu kepada si rimba untuk menguasai kota Utara dalam waktu 1 sampai 2 Minggu"


Kemudian Agus pun bergumam "Aku tidak boleh kalah dengan Septian, aku pun harus banyak memberikan kontribusi kepada tuan muda"


Agus memerintahkan kepada anak buahnya itu "Kumpulkan semua anak buah kita, nanti malam kita akan memperluas daerah kekuasaan kita"


Anak buahnya bingung "Maksud mu bos, kita akan menyerang Septian ?"


Agus menjadi kesal dengan ucapan anak buahnya itu, dia pun menampar anak buahnya itu.


Plak ....

__ADS_1


"Dasar otak udang, tidak berguna, masa kita akan menyerang sesama gangster beruang hitam, apa kamu mau kita di anggap penghianat seperti si Danu oleh tuan muda, apa kamu mau mati konyol hah...."


Agus memarahi anak buahnya itu.


Dengan polosnya anak buahnya itu bertanya "Terus, bagai mana cara memperluas daerah kekuasaan kita kalau tidak menyerang daerah lain"


"Kita akan menyerang gangster kalajengking merah yang ada di kota otonomi khusus, daerah kekuasaan kita perbatasan dengan kota otonomi khusus yang di kuasai oleh gangster kalajengking merah.


Kita taklukkan Gangster kalajengking merah dan kuasai kota otonomi khusus itu dan setelah itu kita akan di puji oleh tuan muda dan diberi lagi pil yang membuat kita lebih kuat lagi"


Mendengar penjelasan dari Agus anak buahnya mengerti dan dia pun menganggukan kepalanya "Siap bos aku mengerti, aku akan mengumpulkan anak anak untuk bersiap"


"Pergilah...." Usir Agus.


**


Di di rumah sakit Wijaya seorang polisi datang menemui tuan besar Wijaya.


"Tuan Candra, aku akan merepotkan mu, aku ingin meminta salah satu perawat mu untuk membantu ku" ucap polisi itu


Candra Wijaya selaku tuan besar dan pemilik rumah sakit Wijaya ini pun mengangguk "Untuk membantu pihak kepolisian aku akan mempersilahkan karyawan ku untuk membantu mu, siapa yang pak Ruben ingin bawa ?"


"Sebenarnya aku ingin merekrutnya sebagai salah satu dari kami, tetapi aku tidak enak dengan pak Candra, karena dia karyawan dari rumah sakit ini, dan aku dengar dia juga di tempatkan di divisi khusus rumah sakit, jujur aku sangat terbantu oleh kemampuan yang dia miliki" tutur pak Ruben.


"Ya dengan berat hati aku persilakan, kalau itu juga mau di rekrut pihak kepolisian " jawab Candra Wijaya.


"Baiklah kalau begitu, aku akan tanyakan langsung kepada orangtuanya" ucap pak Ruben.


Elis pun di jemput oleh pak Ruben ke kantor polisi untuk membantu mengintrogasi penjahat yang ada di sana.


Kepolisian memanfaatkan keahlian dan kekuatan Elis untuk mengetahui apa yang penjahat itu langsung, dengan adanya Elis, semua penjahat tidak dapat berbohong karena langsung ketahuan oleh Elis.


Dan sekarang kekuatan Elis sudah bertambah sehingga apa yang dia lihat bisa di transfer ke mediator lain, supaya Elis tidak dianggap berbohong.


Dengan adanya bantuan Elis, kepolisian kota B ini banyak sekali menyelesaikan kasus, baik ringan maupun berat.


Dan kebanyakan dari kasus ini adalah kasus pembunuhan dan perampokan yang memakan korban jiwa.


Bahkan kasus penyebaran narkoba sekali pun, banyak di selesaikan berkata adanya Elis, sehingga kepolisian sangat di untungkan dengan adanya Elis.

__ADS_1


Sehingga kepolisian ingin merekrutnya sebagai salah satu dari mereka.


Tetapi mereka belum mengatakan kepada Elis, dan maksud Elis di bawa ke kantor polisi itu adalah untuk menawarkan dirinya bergabung menjadi bagian dari kepolisian kota B.


Di tempat jagat sendiri dia sekarang berada di kampus setelah menyelesaikan urusannya.


Jagat ada satu mata kuliah yang harus dia ikuti, dan setelah selesai, seperti biasa jagat nongkrong di kantin dengan menyantap mie instan plus telur dan sayur serta segelas kopi hitam.


Di luar kantin, beberapa orang yang memakai seragam beladiri bertanya kepada orang yang lewat "Apa kamu melihat orang yang bernama jagat"


Orang itu pun menggelengkan kepalanya "Tidak aku tidak melihatnya"


Orang orang itu terus bertanya dan pada akhirnya dia masuk ke dalam kantin dan melihat jagat yang sedang makan.


Seseorang berbisik pada orang yang memakai seragam beladiri itu "Bos, itu dia yang bernama jagat, aku pernah melihat dia menghajar si Toni di depan orang banyak, bahkan dia berani memukul Toni di depan tuan Sanusi Rahardjo sendiri"


"Cih, berani beraninya dia bersikap arogan di kampus ini, aku akan menantang dan menghajarnya, supaya dia tidak berani bersikap arogan lagi" jawab orang yang memakai seragam beladiri.


Kemudian orang di sampingnya kembali berbicara "Tapi kita harus hati-hati bos, dia adalah pacarnya Nona Eriska"


Mendengar itu orang yang memakai seragam beladiri pun menjadi marah "Kurang ajar, dia pacar Dewi ku Eriska, berani sekali dia mendekati Dewi ku, aku akan membuat dia babak belur sekarang juga"


Orang yang memakai seragam beladiri pun menghampiri jagat, sedangkan orang yang tadi berbisik dan memanas manasi pergi meninggalkan kantin.


"Apa kamu yang bernama Jagat ?" Tanya orang yang memakai seragam beladiri.


Jagat pun mendongakkan kepalanya "ya benar, siapa kamu, apa kamu ada perlu dengan ku"


"Perkenalkan Nama ku Mandala, aku dengar kamu sudah berbuat onar di kampus ini, dan juga kamu berani mendekati Dewi ku Eriska " ucap orang yang memakai seragam beladiri yang mengaku bernama Mandala.


Jagat masih memakan mie yang ada di mangkok, sambil mengunyah dia pun berkata "Apa peduli ku, aku tidak membuat mu rugi"


Brak....


Mandala menggebrak meja "Apa kamu bilang, aku memang tidak rugi, tetapi kamu sudah berani mendekati Dewi ku, siapa pun yang berani mendekati Dewi ku akan aku hajar sampai babak belur"


Jagat malah menyeringai mendengar ancaman dari Mandala "apa aku tidak salah dengar, karena aku berani mendekati Eriska kamu mau menghajar ku, apa itu bukan lawak namanya, apa hubungan mu Dangan Eriska sehingga mau menghajar ku, apa kamu kekasihnya Eriska"


***

__ADS_1


* Bersambung


__ADS_2