Dustanya Cinta

Dustanya Cinta
Masa Lalu Delia


__ADS_3

"Delia" panggil Reza.


"Apa, puas lo ngancurin hidup gue" pekik Delia.


"Jangan gitu dong. Gue sekarang udah jadi suami lo dan lo mau kan nerima gue?" tanya Reza


"Hmm" jawab Delia yang mengantuk


"Gue janji kok, gue nggak akan ngapa-ngapain sama kamu, sebelum keluargamu tahu tentang pernikahan kita" jelas Arga.


"Oh iya, Mama, papa, kak Arga!!" Teriak Delia saat teringat keluarganya.


"Hiks Hiks Lo harus tanggung jawab Za, Lo harus ngejelasin ini semua. Gue nggak mau tahu kalo mama dan papa marah. Hiks Hiks" tambahnya.


"Udah-udah jangan nangis, besok gue akan jelasin sama keluargamu. Sekarang kita tidur, udah malem" ajak Reza.


"Mama Papa Kak Reza, maafin Delia yang sekarang. Delia nggak tau harus apa. Disisi lain ada keluarga yang Delia sayangi dan disisi lain ada orang lain yang juga Delia sayangi. Teuntuk mama, setelah ini Delia akan janji sama mama untuk berbakti pada mama. Ya walaupun itu sulit karena Delia nggak suka diatur-atur. Mama ingatkan Kejadian dulu" Batin Delia


Delia Pov's


DiInggris, lebih tepatnya diLondon. Ya London adalah ibukota dari Inggris dan Britania Raya yang berlokasi di


sepanjang Sungai Thames.


Adat budaya Negara luar memang bukan seperti Adat budaya Negara kita sendiri. Diluar sana cara berpakaian minim diangap hal biasa, tapi kalau diNegara sendiri semua dianggap kurang sopan. Kita semua tahu hidup diKota dan Desa sangat berbeda.


Inilah yang menjadikan Delia mengingat-ngingat masa lalu yang sangat kelam.


"Delia, kita makan dulu sayang" panggil kakek Rey, Alexander Reymond.


"Iya Grandpa, sebentar"


"Nanti pulangnya Grandpa jemput ya syang" ucap Kakek Rey


"No, Delia mau pulang bareng sama pacar Delia kan kita satu sekolah"


"Iya deh, tapi jangan macam-macam ya dan hati-hati" ucapnya tersenyum.


"Dada GrandPa, Delia berangkat dulu ya" Pamit Delia denfan diiringi memberi pelukan pada Kakek Rey.


"Loh syang, makanannya kok nggak dihabisin" tanya Kakek Rey.


"Takut Telatt GrandPa" teriak Delia.


"Hei Delia jangan teriak-teriak gitu dong sama GrandPa"Jelas Mama Syellia.


"Iya-iya ma" jawab Delia yang sedang diantar oleh supir pribadinya.


Setibanya disekolah ..


"Sayang" panggil pacar Delia yang hendak mencium pipi Delia.


"No, kata GrandPa you can't kiss Delia (kamu nggak boleh cium Delia) You Understand sayang" jelas Delia pada pacarnya sambil mencubit pipinya.


"Iya, nanti pulangnya barengan kan?" tanya seseorang itu, yang tak lain adalah kekasih Delia dulu.


"Heem, GrandPa udah ngizinin Delia. Masuk sana, ruang kelasmu udah ada gurunya" perintah Delia.


"Iya, Dada sayang. Sampai ketemu lagi" pamit pacar Delia yang bernama Zerach.


Zerach sendiri merupakan warga negara inggris asli. Dia disana cukup terpandang, sebab itu dia berani mendekati Delia.


Orang tua Delia tidak setuju kalau mereka pacaran. Pasalnya, mereka itu beda keyakinan. Delia sendiri agamanya muslim dan Zerach beragama Kristen.


Orang tua Delia tidak mau jika Delia mengalami sepertinya, beda keyakinan. Tapi mereka bisa bersatu karena Syellia mengalah dan memilih untuk menganut agama suaminya, Muslim.


Dan Alexander juga ikut putrinya untuk pindah agama agar saat nanti pernikahan berlangsung dia bisa menjadi wali untuk putrinya.


Sampai bel pulang sekolah berbunyi ...


Mereka berbagi tawa, cerita dan canda dalam perjalanan.


"Sayang, ayo kita jalan-jalan" ajak Zerach.

__ADS_1


"Ayo, kita jalan kemana" tanya Delia.


"Kita jalan mengelilingi persawahan. Kan kita tinggalnya dikota dan sesekali lah kita jalan-jalan melewati pedesaan setelah itu persawahan" tawar Zerach.


"Hemm, menarik juga. Ayo" ucapnya dengan bersemangat.


Setelah menempuh beberapa jam, menit dan detik akhirnya sampai juga di provinsi South West England, Inggris. Disana cukup banyak ada berbagai macam persawahan. Suasana yang asri dan sejuk membuat persawahan plus perdesaan sangat indah.



Salah satunya adalah Bibury. Bibury adalah desa indah yang terletak dikabupaten Gloucestershire, provinsi South West England, Negara Inggris.


Desa Bibury ini memiliki pemandangan indah khas wilayah Costwold, Inggris dan terkenal dengan rumah pondok atau cottage-cottage batu tradisional yang berasal dari abad 17-an.


Dulu, Bibury adalah desa penghasil wol pada abad pertengahan. Bibury dan industri wolnya pun berjaya pada abad ke-17. Namun pada akhir abad ke-18, industri wol di Bibury menghilang sepenuhnya dan diambil alih oleh industri penggilingan jagung yang bertahan hingga tahun 1920-an.


Ada beberapa tempat yang jadi favorit turis di desa ini. Salah satunya adalah Arlington Row, jalan penuh deretan rumah tradisional dari batu yang menghadap Sungai Coln. Ada pula Bibury Trout Farm, Saxon Church, dan Church of St Mary.


"Ngapain kita disini" ucap Delia ketika melihat sekelilingnya sepi.


"Emm .. kita mau sexual intercourse" bisik Zerach pada Delia.


"Heii jangan gila deh lo, gue itu masih kelas 3SMP. Jangan ngaco deh" ucapnya.


"Ngaco? kamulah yang ngaco sayang. Sekarang kita fikirkan, hubungan kita itu nggak direstui keluargamu dan inilah yang akan menjadi solusinya" balas Zerach.


"Kan masih ada jalan yang lain Rach. Lo bisa minta restu baik-baik pada keluarga gue. gue kan sekolah masih 3th, masa lo tega si sama gue. Ngancurin masa depan gue gitu aja." bantah Delia pada Zerach.


"Gue udah berkali-kali minta restu sama keluarga lo tapi nggak pernah tuh sekalipun dapet. Malah yang gue dapet itu cacian, makian, hinaan dan itu demi dapetin lo. Sekarang kita buktikan bahwa kita bisa bersatu dengan cara ini" seringai licik dari Zerach.


"Nggak Rach, kalau lo nekat gue akan teriak" ancam Delia.


"Hust, diam dan tenanglah. Gue akan main halus kok" ucap Zerach yang mau mendekati Delia.


Delia pasrah dengan perlakuan Reza karena dia tahu dia sekarang didalam mobil dan mobil itupun terkunci.


"Delia, lo itu cantik tapi sayang .. sayang keluargamu angkuh untuk memberi restu pada kita!!" bentak Zerach pada Delia.


Zerach sedang me**ium pipi Delia berkali-kali. Saat hendak mau me**ium bibirnya tiba-tiba


Suara pecah dari kaca mobil belakang.


BUGH BUGH BUGH


Tiga pukulan keluar dari tangan Bima, papa Delia. Seketika tubuh Zerach yang terkena pukulan tadi terkujur lemas tak berdaya.


"Berani-beraninya kamu menyentuh putriku, Heii nak kalau kamu mau nyentuh anakku kalahkan aku dulu" ucap Bima selaku papa Delia.


"Papa" rengek Delia


"Tenanglah sayang, papa akan menang dan kita akan pulang" ucap Bima dengan yakin.


"Anda jangan salah sangka dulu. Saya hanya ingin restu dari keluarga anda tapi keluarga anda tidak merestuinya. Dan saya terpaksa untuk melakukan ini agar dapat restu keluarga anda" ucap Zerach sambil bersujud dikaki bima.


"Nak, andai saja keyakinanmu itu sama dengan Delia pasti kamu mudah mendapatkan putriku. Saya tahu kamu itu orang baik-baik. Berjuanglah untuk mendapatkan cinta dan restu dari keluarganya. Apapun jalan yang kamu gunakan, selagi itu masih baik saya akan mendukungmu. Kamu persis dengan saya nak, berjuang demi cinta yang beda agama tapi akhirnya saya menang untuk mendapatkan cinta saya" Curhati dari Bima Dirgantara.


Dengan langkah tertatih-tatih Zerach meminta maaf pada Bima karena salah jalan untuk mendapatkan cinta.


"Sudah kumaafkan nak, berdirilah" perintah Bima pada Zerach.


"Aku Zerach, akan bersumpah demi cinta saya akan kembali lagi pada kehidupan anda dan keluarga anda atas dasar cinta saya pada putri anda, Delia Reymond Dirgantara. Saya akan kembali dengan wajah yang berbeda dan dengan cinta yang beda juga. ini sumpah dari seseorang yang tidak dapat restu atas cinta" ucap Zerach yang langsung pergi dari tempat tersebut.


"Saya yakin kamu akan mendapat cintamu kembali. Semangat dan perjuanganmu lah yang membuahkan hasil. Semoga kamu dapat apa yang kamu inginkan, Zerach" batin Bima dengan seyum yang mengukir dibibirmya.


"Zerach !!" panggil Delia dari kejauhan.


"Da Delia, aku berjanji akan kembali lagi hanya untukmu" ucap Zerach sambil melambaikan tangannya.


"Da .. Hiks Hiks Pa .. Zerach pergi pa" sedih Delia saat tahu Zerach sudah hilang dri matanya.


"Udah-udah, papa yakin kok dia akan kembalu lagi. Tenanglah, ayo kita pulang ke Indonesia tempat papa berada dulu.


"Pa .. kok pulang" ucapnya.

__ADS_1


"Yakinlah nak, sejauh apapun jarak memisahkanmu dengan dia jika takdirnya tertulis bersatu maka dia akan kembali untukmu" jelas papa Bima pada putrinya.


"Iya Pa" balas Delia


Setibanya dirumah, Bima pun bergegas membeli tiket untuk keberangkatannya. Tapi sebelum beli tiket ...


"Ma, nanti sore kita pulang keIndonesia" singkat Bima pada Syellia.


"Lho kok pulang pa, ada apa?" kaget Syellia.


"Papa ingin pulang, karena kan masih ada teman bisnis disana" ucap Bima yang sedang menyimpan kejadian tadi.


"Maafkan aku ma telah menyimpan rahasia sebesar ini. Aku yakin kalau papa ceritain sama mama, mama akan sakit karena memikirkan ini" batin Bima.


"Baiklah Pa, kalau gitu mau kamu. Nanti mama akan beresin semua baju kita" balas Syellia


"Siapa yang mau pulang?" tanya Alexander yang tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka.


"Saya dan Syellia pa" jawab Bima yang kemudian menghentikan langkahnya.


" Ada keperluan apa, kok tiba-tiba pulang nak?" tanya Alex sekali lagi.


"Nggak ada apa-apa kok pa, cuma rekan bisnis bima ada disana. Jadi Bima harus menemuinya" jelas Bima.


"Ya sudah, kalian pergilah. Lain kali kalau ada waktu, papa akan nyusul" ucap Alex.


"Iya pa, pintu saya selalu terbuka untuk papa" jawab Bima dengan tersenyum.


"Ya tuhan, maafkan hambamu ini yang sudah membohongi dua orang sekaligus. Termasuk membohongi papa mertua, yang sudah kuanggap orang tuaku sendiri. Yaallah, dosaku ini terlalu besar untuk kau ampuni" batin Bima sekali lagi.


Selesai membeli tiket, mereka pun bergegas pergi dari rumah itu. Hanya ada kesedihan dihati Delia ketika tahu dia harus pergi dari Negara Inggris.


"Selamat tinggal Negara Inggris. Tempatmu telah mengukir sejarah bagiku dan mengukir cinta pada warga negaramu. Selamat datang Negara Indonesia, Gue harap kisah perjalanan hidupku bisa berjalan dengan lurus" ucapnya.


Vira, tunggu gue datang ya. Gue balik nih ke Indonesia, tapi masih dalam perjalanan.


Pesan dari Delia untuk Vira.


Iya, gue akan tunggu lo datang.


Balas Vira.


"Gue nggak sabar ketemu lo Vir. Lo lah sahabat gue satu-satunya yang mau nerima curhatan gue" batin Delia.


...-------------...


"Zerach!!" Teriak Delia dalam mimpinya.


"Ada apa" kaget Reza.


"Em .. nggak papa" ucap Delia diiringi keringat yang mengguyur tubuhnya.


"Nih minum, biar diri lo tenang" ucap Reza dengan menyodorkan minuman air putih pada Delia.


"Bisa-bisanya sih gue inget Zerach. Tenang.. Huft" ucap Delia dalam hatinya.


"Sekarang lo tidur lagi, besok lo harus berangkat sekolah karena besok masih ada ujian" rayu Reza.


"I-iya" jawab Delia dengan hati yang berdebar-debar karena maaih ingat kejadian 3tahun yang lalu"


"Gue harus bisa lupain Zerach. Zerach itu udah nggak ada kabarnya, jangan pikirin dia terus nggak guna. Mana janji lo Rach, yang katanya akan kembali buat hidup gue. Mana Zerachh!!" batin Delia dengan hati tetsiksa karena merasa janji Zerach tidak pasti.


#Thank's all yang udah baca♥️


#Btw, kalau ada yang tanya


R: Thor, kok ceritanya Delia terus?


A: Kan novel ini berkisah tentang 2 sahabat yang putus. Karena itu ceritanya harus dibagi-bagi.


R: Oh gitu ya thor


#Maapin author kalau ada salah kata diatas ya reader's. Harap dimaklumi🙏😁

__ADS_1


#Jangan lupa untuk selalu dukung author🙏♥️


__ADS_2