
"Terserah kau bicara apa tentang diriku. Ku rasa kau sudah mengenalku" ujar Seseorang itu yang sedang membuka blazer nya.
"Bi-bima, Bima Syellia Reymond Dirgantara?" ujar Surya yang seakan-akan tidak percaya apa yang dilihatnya.
"Iya Sur, ini aku Bima, musuh lama kau. Canda musuh, Haha .. " ucap Bima itu kemudian diiringi dengan terkekeh kecil.
"Rupanya kau masih ingat cerita dulu" jawab Surya melemah.
"Hei kawan, tidak perlu sedih. Bukankah kita berdua sudah berjanji tidak akan mengungkitnya lagi" ucap Bima.
"Mengungkit apa?" tanya Vira secara tiba-tiba.
"Mengungkit persahabatan papa dengan om Bima sayang" sahut Surya yang tidak mau didesak oleh putrinya.
"Perkenalkan Bim, ini putriku Vira" lanjut Surya yang memperkenalkan putrinya kepada Bima.
"Udah tau kok, lalu kemana putramu sekarang?" tanya Bima yang melihat sekelilingnya tidak ada orang yang sedang dicarinya.
"Entahlah, putraku yang satu itu susah diatur. Tapi dia aku sekolahin di China dan sekarang di-dia ... "
"Tenanglah pa, jika papa tidak bisa mengatakannya jangan diteruskan" ucap Vira yang melihat papa nya menahanair mata.
Bima tahu, kalau sahabatnya itu sedih ketika membahas putranya. Karena puteranya sering kali berhubungan dengan wanita diluar ikatan, Surya pun tidak sanggup membuka aib anaknya sendiri.
Orang tua mana yang tega menjatuhkan aib anaknya sendiri didepan orang lain.
Dengan rasa bersalah, Bima segera mengalihkan topik pembicaraan ini.
__ADS_1
"Apa kau ini Sur, berani-beraninya kau menculik putriku" ucap Bima yang mulai merubah topik pembicaraan.
"Berani memulai harus berani mengakhiri bukan?. Putrimu lah yang dulu memulai semua ini, Bima Dirgantara!" protes Surya yang seakan-akan terjebak oleh ucapan Bima.
"Putriku? coba katakan, apa kesalahannya sehingga kau berani menculiknya" tanya Bima.
"Kau tahu kan aku ini seperti apa. Mana tega aku menculik seorang wanita dan itu hamil pula, sebenarnya orang yang ku target itu suaminya. Karena suaminya lah yang salah besar atas peristiwa yang membuat putriku Vira sakit. Putrimu juga terlibat dalam peristiwa ini, karena aku tidak tega pada wanita jadi aku cancel deh"
"Putriku hamil? sama siapa?" kaget Surya saat mendengar kabar putrinya hamil.
"Ini nih pa biang kerok yang buat Delia hamil" ujar Arga yang semakin bersemangat menyalahkan Reza.
Reza tertunduk seakan dirinya mengakui perkataan Arga.
"Kau berani menghamili putriku tanpa adanya sebuah ikatan?"
2 menit telah menanti jawaban dari si Reza, dan akhirmya ...
BUGH
Satu tinjuan tepat diperut Reza.
"Pa, Delia udah nikah sama Dia" teriak Delia.
"Apa!! kau sudah menikah? dan itupun tanpa seizin papa? Bagaimana bisa itu terjadi!!"
"Atas dasar apa kau menikahi putriku nak? jawab!!" lanjut Surya yang membentak Reza.
__ADS_1
"CINTA" sahut Reza.
"Cinta? haha konyol sekali jawabanmu itu!. Jawablah sekali lagi, atas dasar apa kau menikahi putriku?" utqnya Bima sekali lagi pada Reza.
"CINTA, saya mencintai putri anda, Delia Reymond Dirgantara"
"Berani kau menyebut nama putriku!! rasakan ini!!"
BUGH
Dua tinjuan tepat diwajah Reza.
BUGH
Tiga tinjuan tepat dipusaka Reza.
Reza yang tadi menahan sakit dibeberapa bagian tubuhnya akhirnya mengeluarkan rintihan. "Ah, sakit om"
"Papa! cukup!!" teriak Delia.
"Cukup? kenapa nggak dilanjut. Bercinta aja nggak ada cukup-cukupnya iya kan? masa gini aja nggak dilanjut" sahut Bima yang sekali lagi meninju mulut Reza.
.
.
...#Mohon dukung author dengan vote , komen dan like. Matursuwun🙏♥️....
__ADS_1