
Tak terasa begitu cepat waktu berjalan
Ting Tong
Pertanda para siswa disekolah pulang. Saat Vira mau berjalan untuk menunggu taxi karena hari ini supir yang biasanya antar jemput Vira dia tidak datang karena ada alasan yang cukup kuat. Tiba-tiba bunyi klakson mobil dibelakang Vira. Siapa lagi kalau bukan Reza Andriano, kekasih Vira yang sudah bersinggah dihati Vira selama satu tahun lebih.
Tin Tin
"Ayo, gue anta Virr" ucap Reza yang masih berstatus sebagai kekasih Vira.
"Ah iya" jawab Vira yang mau duduk didepan dan tiba-tiba ..
"Delia!" kaget Vira yang melihat Delia duduk disamping Reza.
"Hai Vir, jangan salah paham dulu. Hari ini aja gue nebeng sama Reza karena kak Argaa masih disekolahan untuk mengurusi persiapan magang yang sebentar lagi akan dilaksanakan" jelas Delia yang mau pindah duduk dibelakang.
"Yaudah nggak papa deh, kamu depan aja kan yang duluan duduknya kamu dan gue akan duduk dibelakang" ucap Vira sambil tersenyum manis yang diam-diam menyeka air matanya yang keluar sedikit.
Entah kenapa akhir-akhir ini firasat Vira semakin kuat. Entah firasat adanya hubungan gelap antara Reza dan Delia atau hubungan terbatas sebagai seorang sahabat.
Mungkinkah seorang sahabat yang sudah terjalin saat masih kecil tega menghianati sahabatnya sendiri?
Jawabannya iya tega, karena sekarang hampir semua hancurnya persahabatan adalah kehadiran cinta yang tidak disengaja.
Memang benar jika cinta itu buta dan tuli
Tak melihat, tak mendengar
Namun datangnya dari hati
Tidak bisa dipungkiri
itu benar, memang benar
Hayo ngaku, siapa yang baca sambil nyanyi?😂.
...----------...
Didalam perjalanan, mobil yang ditumpangi tiga orang itu tampak sunyi. Reza terus menatap Delia yang berada disampingnya dan Vira terus memperhatikannya. Alangkah terkejutnya, Vira mendapati sebuah genggaman tangan yang erat. Siapa lagi kalau bukan Reza dan Delia.
Vira tau kalau ini bukanlah kebetulan biasa tetapi kesengajaan. Ya kesengajaan yang dipertontonkan tepat didepan mata Vira. Vira yang tak kuat memendam perasaan yang begitu sakit akhirnya ..
STOP STOP
"Lho Vir, rumahmu kan masih cukup jauh" kaget Reza yang mendapati Vira menghentikan mobilnya.
"Kamu pergi aja sama Delia, gur mau ketoko buku buat beli buku" tunjuk Vira yang tak sengaja ada toko buku.
"Oh yaudah gue pergi dulu ya Vir. Daa .." pamit Reza
"APA PEDULIMU!!!" teriak Vira sambil menangis tersedu-sedu.
"Mengerjaimu" jawab sesorang dari belakang Vira yang tak lain adalah Arga.
"Sana pergi!! gue lagi mau sendiran!!" ucap Vira sambil mengelap ingusnya yang keluar karena menangis.
"Dasar jorok" geli Arga melihat Vira yang sedang mengelap ingusnya.
"Biarin, om punya tisu nggak?" tanya Vira dengan santainya yang mengelap ingusnya dengan lengan.
"Nggak ada!! emangnya saya punya toko tisu gitu!" Ucap Arga yang semakin geli melihat Vira.
__ADS_1
"Beliin dong om" rengek Delia pada Arga
"Nggak!! om am om, kau kira gue udah setua itu!" ketus Arga yang langkahnya semakin kebelakang.
"Kerjain ah, salah siapa nggak dibeliin tisu. Dia kan
kaya masa beli satu bungkus tisu nggak bisa". Seringai licik dari wajah Vira.
Vira terus menerus mendekati Arga yang sedang menjauh darinya.
"Ka-kau mau apa" gugup Arga.
SRUPP
Seketika Vira mengusap ingusnya tepat dilengan baju Arga.
"Gila ya lo" ucap Arga sambil membuka bajunya untuk mengeringkan bekas ingusan Vira.
"Haha om laki-laki apa perempuan si!! masa sama beginian aja takut" ucap Vira yang menertawakan Arga.
"Amit-amit deh kalau saya jadi pacarnya dia" gumam hati Arga yang tidak didengar Vira.
Itulah Vira dan Arga yang tidak ada hentinya dengan berdebat saat kedua insan itu bertemu. Jika mereka berdua dipersatukan oleh author mungkin akan menjadi pasangan tergokil karena perdebatannya.
.
.
Flashback off
Dimalam hari, tepatnya disebuah Mall Delia berbelanja. Delia pergi berbelanja sama mamanya. Karena mamanya sibuk memilah baju akhirnya Delia jenuh dan pamit untuk mencari baju sendiri.
"Sayang" panggil seorang pria yang menjadi kekasih Delia.
"Iya sayang, kamu disini juga?" kaget Delia saat melihat kedatangan kekasihnya.
"Kan kamu sendiri yang bilang belanja disini terus gue susulin deh" balas kekasihnya Delia.
"Em, gimana kalau kita beli baju buat kita couple kan sekalian kita diMall nya" ajak Delia pada kekasihnya.
"Ayo" balas kekasih Delia sambil menggandeng tangannya.
Tak terasa sudah 1jam berlalu, kini mamanya Delia mrncari putrinya yang belum kunjung kembali. Orang tua mana yang tidak kuatir dengan anaknya terutama anak perempuan.
"Mama" panggil Delia kepada mamanya.
"Syukurlah nak, kamu baik-baik saja. Udah beli bajunya?" tanya Mama Syellia sebagai mamanya Delia.
"Udah kok ma, nih" ucap Delia sambil melihatkan belanjaanya.
"Kalau udah ayo kita pulang, kakakmu sudah mencemaskanmu karena pergi sama mama malam hari" ucap mama Syellia.
"Ayo mah" balas Delia.
Diperjalanan Delia nampak bahagia. Bagaimana tidak bahagia kalau baru saja dia bertemu dengan kekasihnya.
Udah pulang sayang?
Besok gue akan jemput kamu sepulang sekolah.
Jangan lupa besok kabarin gue ya. Bye sayang.
__ADS_1
Tiga pesan masuk dari ponsel Delia.
Ini masih diperjalanan
Besok gue pulang jam 14.15, gue tunggu di depan gerbang sekolah.
Balas Delia pada kelasihnya.
Yaudah sayang, jangan lupa tidur dan selamat mimpi indah.
Satu pesan masuk lagi diponsel Delia
Iya sayang
Balas Delia yang seketika itu tersenyum.
"Nak, dengerin mama ya!. Kalau pacaran sewajarnya saja gak usah berlebihan, inget kamu itu perempuan harus bisa menjaga mahkotamu sendiri sampai menikah" tutur mama Syellia yang melihat Delia sambil menerima pesan dari kekasihnya.
"Iya mah, Delia inget kok" balas Delia dengan anggukan kepala.
...-------------...
Saat makan, Delia begitu menikmati makanannya karena dia sangat bahagia sepulang sekolah nanti dia dijemput kekasihnya.
"Hilangkan seyumanmu yang jelek itu dan cepat habiskan makananmu. Kakak tidak mau sampe kamu terlambat. Apa nanti kata para guru, seorang Delia Dirgantara terlambat?!" Tegas Arga kepada Delia.
Mama Syeliia tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua anaknya.
Arga sangat menjaga kehormatan dari keluarganya. Walaupun dia sangat menyayangi Delia, tetapi kalau salah harus mendapat hukuman. Arga tidak mau sampai kehormatan keluarganya dihancurkan begitu saja oleh orang lain, karena itulah Arga bisa bela diri untuk membalas orang-orang yang mau menjatuhkan kehormatan keluarganya.
"Kakak, Delia nebeng ya sama kakak. Hari ini Delia nggak bawa mobil karena nanti pulang dijemput sama pacar Delia" jelas Delia yang tidak mau berbohong. Karena Arga sudah tau kalau Delia mempunyai seorang kekasih.
"Iya, lagian kakak nanti ada urusan" jawab Arga yang mulai mengemudikan mobilnya
...---------------...
Sepulang sekolah Delia cukup lama menunggu kedatangan kekasihnya yang mau menjemputnya.
"Sayang, lama ya?" tanya seseorang pada Delia. Siapa lagi kalau bukan kekasihnya.
"Lumayan" singkat Delia.
"Hei sayang, jangan marah dong kan melajukan mobilnya butuh waktu" jelas kekasihnya Delia yang tahu kalau Delia sedikit marah.
"Berhenti!!! tuh ada siapa didepan" ucap Delia memberitahu keberadaan sahabatnya, Vira.
Seketika mata kekasihnya Delia melotot karena tahu orang yang didepan itu Vira, kekasihnya.
"Kita harus gimana nih" panik Reza yang selingkuh dengan Delia.
"Kita samperin aja dia, siapa tau butuh bantuan. Gue kasihan aja sama dia bisa-bisanya dia dibohongin selama 10bulan bahkan mau 11bulan. Fantastis bukan" seringai licik dari Delia yang selingkuh dengan Reza.
"Sayang, aku punya ide. Coba kesini!!" tambah Delia yang sedang berbisik ditelinga Reza untuk membuat rencana.
"Sayang, idemu itu benar-benar membuatku tertarik" ucap Reza yang sedikit tersenyum sinis.
.
.
#Jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan Vote, Komen and Like serta jadikan novel ini terfavorit buat kalian🤗❤.
__ADS_1