
"Pa, dengarlah Delia. Delia itu nggak hamil"
"Lalu, yang teman papa katakan?"
"Itu semua cuma akal-akalan Delia doang pa yang ingin membebaskan suami Delia"
"Apa kamu yakin kalau papa akan percaya?"
"Papa harus percaya"
"Apa buktinya?"
"Delia berani bersumpah demi tuhan dan mama kalau Delia nggak hamil. Jika anak papa ini bohong, percayalah hari ini, jam ini, menit ini dan detik ini Delia akan hidup tanpa kebahagiaan" sumpah dari Delia yang cukup mengglegar ditelinga.
"Sudahlah, papa percaya sama kamu" ucap Bima sambil memeluk putrinya yang sedang ditahan.
"Seorang pembohong selalu banyak ber sumpah" sahut Arga yang tidak terima jika Reza lolos dari cengkraman papanya.
"Dan orang yang paling menjijikkan adalah ketika dia tidak pernah mendengar penjelasannya" jawab Bima menyindir putranya sendiri.
"Dan untuk kamu nak, jangan pernah bicara soal janji. Karena Janji itu seperti hadirnya seorang bayi, mudah untuk membuat dan sulit untuk memberikan" lanjut bima menatap mata putri kesayangannya.
"Dari mana kau belajar semua kata-kata itu?" kaget Surya yang melihat temannya pandai bermain kata.
"Dari author lah, masa dari kamu si. Aku ini kan juga author dan kalian semua juga" ucap Bima dengan tertawa terbahak- bahak.
"Percaya deh" jawab Surya.
"Harus dong" serentak para pengawal itu.
Seketika, semua orang yang didalam hutan itu tertawa, HAHAHAHA.
...------------...
"Kok Vira belum pulang-pulang si" ucap Ana dengan khawatir, pasalnya putrinya itu sudah berjanji akan pulang sebelum jam 5 sore, tetapi ini sudah lebih dari jam 5.
__ADS_1
"Dimana kamu sekarang sayang" lagi-lagi ana bicara sendirian sambil menatap foto keluarganya itu.
Andai kamu tahu nak, kisah cinta papa dan mama tak seindah pemandangan alam dan juga sejuknya pegunungan.
Dulu, kisah mama begitu rumit seperti rumus matematika dan IPA. Mudah dikenang tapi tidak untuk dilupakan. Mudah dihafal tapi tidak mungkin dipraktekan seperti nyanyian.
Awalnya mama tidak mengenal siapa papamu itu, tapi papamu lah yang dulu mengenal mama dari teman mama.
Mama punya sahabat baik yang mau berbagi derita juga duka. Walau persahabatan mama masih 2 tahun, tapi kedekatan mama sama temen mama seperti pena dan buku.
Tapi sekarang ...
Mama udah nggak ada sahabat sebaik dia dan juga setulus dia. Tepat diacara ulang tahun persahabatan yang ke-3, teman mama lah yang memutus hubungan sama mama keesokan harinya.
Kalau dipikir-pikir, kisah mama dulu juga akan sepertimu nak, bertukar pasangan.
Kamu jangan putus asa sayang, walaupun sahabat kamu udah mutusin hubungannya, percayalah satu gugur tumbuh seribu
^^^_CurahanHatiAna_^^^
Betapa hatiku takkan pilu
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia, kebaikannya
Siapakah kini teman sejati
Pembela teman sendiri
Telah gugur sahabatku
__ADS_1
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Cinta sahabat sejati
#BTW ini lirik lagu Gugur Bunga Versi Author, kalau yang asli dibawah.
Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
#Entah mengapa author tiba-tiba teringat pada lagu Gugur Bunga. Kalau tidak suka episode ini boleh diskip kok, karena kita tidak bisa memaksakkan kehendak orang lain.
#Tadi diatas baru cuplikannya. Kalau yang bertanya-tanya seperti apa kisah sahabat mama Ana, Cuzz ditunggu ya. Author bakal bongkar semua rahasianya😉.
__ADS_1
...#Jangan lupa dukung author dengan vote, like dan komen. Terima kasih🙏♥️....